Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Hidup Berkecukupan Makna Tersirat dari Film “Orang Kaya Baru”

Hidup Berkecukupan Makna Tersirat dari Film “Orang Kaya Baru”

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 5 Feb 2024
  • visibility 1.559
  • comment 0 komentar

Identitas Film 

Judul               : Orang Kaya Baru

Penulis            : Joko Anwar

Sutradara         : Ody C. Harahap

Produser          : Sukhdev Singh. Wicky V. Olindo

Di Produksi     : Screenplay Film, Legacy Pictures

Durasi             : 99 menit

Rilis                : 24 Januari 2019

Negara            : Indonesia

Bahasa            : Indonesia

Sinopsis Film

Orang Kaya Baru adalah film drama komedi Indonesia yang dirilis pada tahun 2019. Film ini dibintangi oleh Raline Shah, Lukman Sardi, Cut Mini, Derby Romero, Fatih Unru, dan Refal Hady. Film ini tayang perdana di bioskop pada 24 Januari 2019.

Di dalam film ini mengisahkan sebuah keluarga kompak yang tiba-tiba menjadi keluarga yang kaya raya. Awalnya keluarga tersebut merupakan keluarga kecil sederhana yang hidup serba pas-pasan, namun tetap kompak dan ceria meskipun selalu berkhayal menjadi kaya. Ada beberapa pemeran di film ini yaitu, bapak (Lukman Sardi), Ibu (Cut Mini), Duta (Derby Romero), Tika (Raline Shah), dan Dodi (Fatih Unru).

Orang kaya baru alias OKB biasanya merujuk kepada mereka yang belum lama naik kelas sosial dan ekonomi. Mereka tengah beradaptasi dengan kondisi keuangan yang baru. Ini ditandai dengan cara berbusana maupun perilaku yang kurang elegan kalau tidak mau dibilang norak. Mengawali film tersebut, mereka menjalani aktivitas setiap hari seperti keluarga sederhana pada umumnya. Meskipun bukan keluarga kaya, mereka mampu menjalani hari dengan menyenangkan. Bapak selalu bahagia meski tidak punya uang. Keluarga mereka sangat hangat. Hubungan antara anak dan orang tua (Cut Mini dan Lukman Sardi) juga begitu dekat. Hal ini diperlihatkan dalam ritual makan malam bersama dan saling bercerita tentang apa yang terjadi hari itu.

Namun hal tak terduga pun terjadi, Bapak meninggal setelah makan bersama keluarga. Sehingga  keadaan pun berubah drastis seperti narasi yang disuarakan oleh Tika “Tiba-tiba masa depan keluarga kami sangat belarak, seperti naik lift ke lantai paling atas lalu terjun jatuh ke lantai yang paling bawah. Pagi yang biasa kami lewati dengan mudah, sekarang terasa asing dan menakutkan.

Beberapa waktu setelahnya datang pengacara pribadi Bapak ke rumah dan memberikan sebuah video peninggalan Bapak untuk keluarganya. Dalam video tersebut, Bapak berkata bahwa sebetulnya ia adalah orang kaya dan memiliki warisan yang banyak, tetapi selama ini disembunyikan dari istri dan anak-anaknya. Setelah Bapak meninggal, dia memberikan seluruh hartanya kepada istri dan anak-anaknya sehingga mereka mendadak kaya. Berbagai hal lucu dan menggelitik terjadi ketika mereka berubah menjadi orang kaya mendadak. Namun, sikap mereka juga menjadi berubah drastis saat sudah bergelimang harta. Mereka menjadi lebih mementingkan diri sendiri dan cukup mengganggu keharmonisan keluarga. Mereka menjadi orang yang senang berfoya-foya karena mendapatkan sesuatu menjadi mudah dengan uang.

Hal tersebut berlanjut sampai suatu ketika warisan Bapak yang berjumlah Rp. 30 Miliar habis dan mereka mulai kebingungan karena masih banyak keinginan mereka yang belum terpenuhi. Akhirnya, mereka menjadi miskin kembali dan mereka baru menyadari bahwa kebahagiaan yang sesungguhnya adalah keutuhan keluarga, dan bukan semata-mata karena uang. Mereka berubah menjadi orang-orang yang lebih bersyukur dari sebelumnya dan merasa cukup dengan harta pas-pasan yang dimiliki.

Pesan yang diberikan cukup baik dan mudah dipahami oleh penontonya seperti perkataan bapak di saat makan malam, dan kondisi keluarga yang berubah drastis sebelum dan sesudah bapak meninggal. Meski seakan dipenuhi petuah, pelajaran dari film ini tidak terasa sok menggurui karena dibumbui komedi. Joko Anwar sebagai penulis naskah bisa menyelipkan adegan komedi dengan baik. Candaan demi candaan ditampilkan secara natural lewat situasi dan percakapan. Film ini sukses membuat penonton tertawa lepas, meski tak semua komedi terasa lucu.

Kekurangan dari film Orang Kaya Baru, seperti ingin cepat-cepat mengakhiri film. Penyelesaian filmnya tanggung dan banyak cut yang membuat penonton kebingungan karena alur yang tiba-tiba berganti tanpa adanya penjelasan. Film ini seakan berusaha menyelesaikan masalah dengan menghadirkan masalah baru yang justru mengandung adegan yang tidak terlalu penting.  Namun secara keseluruhan film ini layak tonton dan bisa menjadi pilihan film yang menghibur sekaligus mengingatkan kembali akan hangatnya kebersamaan keluarga.

Royhan Maliki Rizqi (Tim Website)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unik, Delegasi MQK FST Gunakan Bahasa Daerahnya

    Unik, Delegasi MQK FST Gunakan Bahasa Daerahnya

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 304
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Delegasi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) pada Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (orsenik) 2019 cabang lomba Musabaqoh Qiroatul Kutub (MQK) mencuri perhatian dewan juri dan perserta lainnya karena keunikannya. Dengan penuh percaya diri dan tanpa malu, Yusri Kamilatul Huda memberikan penampilan terbaiknya dengan menggunakan bahasa daerahnya Jawa Barat, yaitu bahasa Sunda. Karena […]

  • Indonesia Development Forum 2022: 4 Strategi Pertumbuhan di Masa Depan

    Indonesia Development Forum 2022: 4 Strategi Pertumbuhan di Masa Depan

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Indonesia Development Forum (IDF) merupakan forum berskala Internasional ang dihadiri para petinggi luar Negeri dan turut mengundang pemerintah Indonesia dimana pembahasan utamanya adalah tentang pembangunan. Pada tahun 2022, forum IDF diadakan di Bali, Indonesia pada tanggal 21-22 November yang lalu dengan usungan tema The 2045 Development Agenda: New Industrialization Paradigma for Indonesia’s Economic Transformation”. Pembahasan […]

  • Cabang Lomba Tulis Puisi Sumbang Medali Emas untuk FEBI

    Cabang Lomba Tulis Puisi Sumbang Medali Emas untuk FEBI

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 331
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Cabang lomba tulis sastra pada Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) 2019 berlangsung di Pusat Pengembangan Bahasa lantai 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Kamis, (18/9/2019). Cabang lomba tulis sastra dibagi menjadi tiga kategori, yaitu kategori cerpen, puisi, dan naskah sastra. Adapun total peserta yang mengikuti lomba tersebut secara keseluruhan berjumlah 24 orang […]

  • Pemeriksaan Jentik Nyamuk, Cara Sederhana Peduli Kesehatan Masyarakat

    Pemeriksaan Jentik Nyamuk, Cara Sederhana Peduli Kesehatan Masyarakat

    • calendar_month Sen, 9 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 526
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Jumat (06/11/2020), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) UIN Walisongo kelompok 52 mengadakan kegiatan Pemeriksaan Jentik Nyamuk (PJN). Upaya pendeteksian dini itu dilaksanakan di wilayah Perumahan Bank Niaga, Ngaliyan, Semarang. Kegiatan ini dilakukan melalui kunjungan ke setiap rumah dan memeriksa tempat yang memungkinkan adanya jentik nyamuk. Pemeriksaan ini bertujuan mengurangi populasi nyamuk […]

  • DIDUGA REM BLONG, TRUK KONTAINER NYERUDUK TIGA MOBIL

    DIDUGA REM BLONG, TRUK KONTAINER NYERUDUK TIGA MOBIL

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 256
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Di tengah teriknya matahari dan kepulan gas kendaraan bermotor yang berlalu-lalang di Jalan Ngaliyan-Boja, sebuah truk kontainer bernomor polisi BL 8571AK, warna cokelat pekat yang memuat ceriping dari PT. BMG Boja menuju PT. Indofood Jakarta melaju kencang dari arah Selatan, tepatnya di Jalan Prof. Hamka 110 C Ngaliyan. Kontainer yang melaju kencang itu berusaha […]

  • Semnas KOBI; Kembangkan Jiwa Kepemimpinan Berbisnis dan Berwirausaha

    Semnas KOBI; Kembangkan Jiwa Kepemimpinan Berbisnis dan Berwirausaha

    • calendar_month Sen, 5 Jun 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 258
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Pengetahuan dan kemampuan seseorang dalam berwirausaha yang dimulai sejak perkuliahan merupakan salah satu modal bagi seseorang yang ingin berwirausaha atau menjadi pebisnis. Kemampuan berwirausaha bisa dipengaruhi oleh bakat. Namun, bisa juga melalui pengalaman atau pelatihan terkait kewirausahaan.   Untuk itu, Komunitas Bisnis (KOBI) Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) mengadakan Seminar Nasional Kewirausahaan dengan tema […]

expand_less