Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Sambut Wisudawan, Pramuka Walisongo Menyelenggarakan Prosesi Adat

Sambut Wisudawan, Pramuka Walisongo Menyelenggarakan Prosesi Adat

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
  • visibility 177
  • comment 0 komentar

(Wisudawan sedang melakukan push up sebanyak 5 kali)

lpminvest.com- Kegiatan penjemputan wisuda menjadi salah satu tradisi beberapa organisasi yang ada di UIN Walisongo Semarang. Setiap organisasi mempunyai prosesi tersendiri yang menjadi ciri khas organisasi tersebut. Salah satunya tradisi yang dilakukan UKK Pramuka yang mengadakan prosesi adat sebagai bentuk apresiasi kepada wisudawan yang sudah menyelesaikan studinya.

Rabu, (08/11/2023). Unit Kegiatan Khusus (UKK) Pramuka mengadakan prosesi adat sebagaimana yang telah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya. Prosesi adat ini berlangsung di halaman Sanggar Pramuka Walisongo. Diawali dengan penyambutan wisudawan oleh Pataka (pasukan pembawa tongkat) yang terdiri dari 5 anggota Birawa, lalu penyampaian kesan pesan dari perwakilan wisudawan dan dilanjutkan dengan prosesi khusus yaitu push up sebanyak lima kali sebagai bentuk i’tikad wisudawan untuk ikhlas meninggalkan Pramuka Walisongo. Selain untuk melestarikan adat dari Pramuka Walisongo sendiri, kegiatan ini menunjukkan bahwa UKK Pramuka juga mempunyai ciri khas yang mana tradisi ini menjadikan pembeda UKK Pramuka dengan UKM atau UKK lainnya. Sebagaimana dikatakan oleh Pemangku Adat Pramuka Walisongo.

“Adat ini sudah ada sejak Pramuka Walisongo terbentuk, maka sudah menjadi tugas kami untuk melestarikannya, prosesi adat ini juga menjadi ciri khas bahwa ini lah Pramuka Walisongo,” tutur Ghozali selaku Pemangku Adat Pramuka Walisongo.

(Foto Bersama anggota UKK Pramuka dengan Wisudawan)

Setelah prosesi adat berlangsung, anggota Pramuka Walisongo menyalami wisudawan sebagai ungkapan selamat kepada mereka. Wisudawan meneteskan air mata ketika memberikan kesan pesan selama menjadi anggota Pramuka Walisongo dan mahasiswa UIN Walisongo Semarang, ia mengaku sangat senang dan terharu dengan prosesi adat ini. Seperti yang disampaikan oleh salah satu wisudawati.

Nggak nyangka, dulu saya jadi petugas Pataka yang menyambut wisudawan, sekarang malah saya yang disambut oleh Pataka,” ungkap Shella sebagai wisudawati dari anggota Pramuka Walisongo.

Shella juga berharap semoga Pramuka Walisongo semakin berjaya, dan anggotanya semakin semangat untuk berkegiatan serta menjalani perkuliahan. Sebagai domisioner, Shella menjelaskan akan tetap berada di Pramuka Walisongo walaupun sudah menyelesaikan pendidikan sarjananya. “Sedih juga karena sudah lulus, tapi nggak akan kemana-mana, tetap disini menjadi anggota Pramuka Walisongo sampai purna tugas,” paparnya.

Dalam Pramuka sendiri, kriteria keanggotaan tidak berdasarkan jenjang pendidikan tetapi berdasarkan usia. Seperti untuk golongan Pandega batas usia adalah antara 20-25 tahun. Maka walaupun sudah menyelesaikan pendidikan di UIN Walisongo Semarang, mereka masih bisa bergabung sebagai anggota Pramuka Walisongo. Dan setelah berusia 25 tahun atau sebelum usia tersebut sudah menikah, maka anggota dinyatakan telah purna tugas. Irfan&Diyah&Azizah_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Si Tua Butuh Teman Mati

    Si Tua Butuh Teman Mati

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Oleh : Amimah Ulul Mualifah Sayup-sayup lampu uplik usang tak temaram oleh hembusan desah nafasnya Dengan nafas tersengal-sengal ia tertegun dengan suatu makna mendalam Ayat-ayat cinta Sekelilingnya terkepung dingin angin malam Bambu di luar rumah bambunya berdecit-decit, Ikut bertasbih, menemani si tua bersemedi dalam sajadah berkaratnya Dengan Warna pudar tiada berlukis rupa Khusuk sampai tertunduk […]

  • Lewat Kreasi Paper MOB PBAK, DEMA-U Suarakan Kasus HAM

    Lewat Kreasi Paper MOB PBAK, DEMA-U Suarakan Kasus HAM

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 168
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) hari pertama yang dilaksanakan di lapangan kampus 3 UIN Walisongo Semarang berlangsung dengan meriah. Kegiatan hari difokuskan pada pembentukan formasi paper MOB oleh para mahasiswa baru (maba) UIN Walisongo Semarang yang berjumlah 4.419 maba. Senin, (18/08/2019). Tahun ini, tim kreatif PBAK menampilkan kreasi paper mob […]

  • 3.844 Genwa Semarakkan PBAK UIN Walisongo

    3.844 Genwa Semarakkan PBAK UIN Walisongo

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 174
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Generasi Walisongo (Genwa) 2017 UIN Walisongo Semarang mengikuti upacara pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) dengan tema besar “Meneguhkan Integritas Mahasiswa dalam Upaya Memperkokoh NKRI”. Bertempat di lapangan sepakbola Kampus III UIN Walisongo Semarang. Berdasarkan peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 4962 tahun 2016, PBAK merupakan perubahan orientasi pengenalan akademik (OPAK) sebagaimana […]

  • 74 Tahun Indonesia Merdeka; Apa Kabar Literasi Kita?

    74 Tahun Indonesia Merdeka; Apa Kabar Literasi Kita?

    • calendar_month Sab, 17 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Kata merdeka dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki tiga makna. Pertama, bebas. Maksud bebas di sini tentu sudah kita rasakan sejak 17 Agustus 1945, yakni bebas dari penjajah. Hal ini tidak terlepas dari peran pahlawan yang gugur di medan perang maupun yang berjuang memproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia. Kedua, tidak terkena atau lepas dari tuntutan. […]

  • Beauty Privilege

    Beauty Privilege

    • calendar_month Jum, 11 Des 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Ada satu pepatah terkenal yang agak terdengar omong kosong untuk diterapkan di dunia nyata yang serba menggunakan mata. “Dont’t Judge Book by the Cover” atau versi bahasa Indonesianya “Jangan Menilai Buku dari Sampulnya”. Penilaian terhadap objek untuk pertama kalinya tentu menilai secara visual. Mustahil seseorang mampu menilai buku dari isinya sedangkan belum membacanya. Begitu pun […]

  • Babak I, 69 Esai Siap Rebutkan 10 Kursi Esai Terbaik

    Babak I, 69 Esai Siap Rebutkan 10 Kursi Esai Terbaik

    • calendar_month Rab, 24 Apr 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 162
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pendaftaran National Essay Competition (NEC) 2019 oleh Lembaga Pers Mahasiswa Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Walisongo Semarang resmi ditutup pada Sabtu (20/4/2019) lalu. Terhitung, sebanyak 69 peserta yang berasal dari 38 universitas di Indonesia kini telah memasuki seleksi tahap I, yaitu seleksi berkas dan administrasi guna memperebutkan kursi 10 finalis esai terbaik. 10 […]

expand_less