Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Indonesia Development Forum 2022: 4 Strategi Pertumbuhan di Masa Depan

Indonesia Development Forum 2022: 4 Strategi Pertumbuhan di Masa Depan

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 30 Des 2022
  • visibility 402
  • comment 0 komentar

Oleh: Ahmad Kasyif Syarof (Wakil PU)

Indonesia Development Forum (IDF) merupakan forum berskala Internasional ang dihadiri para petinggi luar Negeri dan turut mengundang pemerintah Indonesia dimana pembahasan utamanya adalah tentang pembangunan. Pada tahun 2022, forum IDF diadakan di Bali, Indonesia pada tanggal 21-22 November yang lalu dengan usungan tema The 2045 Development Agenda: New Industrialization Paradigma for Indonesia’s Economic Transformation”. Pembahasan acara akbar itu meliputi strategi dan solusi terbaik untuk menjawab tantangan pembangunan dan industri. Rangkaian acara IDF tahun ini memuat 4 skema.

Pertama INSPIRE, merupakan rangkaian yang menghimpun sumber inspirasi perumusan kebijakan diantaranya berasal dari praktik terbaik dan kisah sukses yang dapat menjadi motto serta pembelajaran. Kedua, IMAGINE sebagai rangkaian yang menampung aspirasi masa depan Indonesia yaitu ide-ide segar dari berbagai lapisan masyarakat terkait arah solusi yang perlu diambil dalam mengatasi tantangan pembangunan dan masih merupakan buah pemikiran yang butuh dimatangkan lebih lanjut untuk memperjelas wujudnya. Ketiga, INNOVATE merupakan sesi yang mewadahi diskusi produktif mengenai ide-ide pembangunan yang sudah berbentuk inovasi, dimana relatif terdapat kesiapan lebih terkait program maupun produk inovasi dengan potensi lebih untuk selanjutnya, mengarah kepada kreasi an kolaborasi untuk proses Implementasi, sedangkan yang terakhir yaitu INITIATE. Keempat, INITIATE merupakan tahap akhir berupa rencana aksi dan rencana tindak lanjut IDF yang berperan menutup keseluruhan rangkaian acara tersebut. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Bapak Taufiq Hanafi.

Puncsk Acara Indonesia Development Forum 2022. Sumber: Youtube

Pembangunan Indonesia dilihat dari berbagai fundamentalnya terdapat 4 sumber pertumbuhan dalam Negeri dimasa depan. Pertama, Industri Pengolahan dimana Industri ini harus menjadi Industri Kompleks yang didalamnya juga menguasai pasar, produksi, serta teknologinya. Adanya hal diatas, maka Industri Pengolahan akan menjadi Industri Maju dan berbeda dengan Industri yang marak di Indonesia yakni Industri Garmen.

Kedua, Ekspor dibidang jasa, jika dilihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) dunia ekspor impor hanya tentang barang. Bahkan tidak ada sama sekali yang menyangkut ekspor impor jasa. Agar Triwulan III Indonesia bisa lebih kuat, maka harus memperbaiki neraca perdagangan jasa, jadi tidak hanya barang tapi juga jasa. Contoh Negara yang sukses dibidang ekspor jasa adalah Korea Selatan. Negara ini menumbuhkan ekspor jasa melalui Drama Korea (Drakor) dan K-Pop. Salah satu ekspor jasa yang berpotensi di Indonesia yakni sektor pariwisata, seperti yang kita ketahui bahwa sektor pariwisata di negara ini sangat berkembang. Hal tersebut tercermin dari adanya KTT G20 beberapa waktu lalu yang dihadiri perwakilan setiap negara keanggotaan forum multilateral itu. G20 memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata Indonesia, khususnya wilayah Bali.

Ketiga, Ekonomi Digital dimana Indonesia sudah jelas mempunyai potensi ekonomi digital. Bisnis digital hidup karena adanya Interrnet Connection (Jaringan Internet). Salah satu faktor yang bisa membuat ekonomi digital berkembang adalah Entrepreneurship yang muncul dari perusahaan-perusahaan Start-Up. Indonesia butuh lebih banyak pengusaha untuk meningkatkan Start-Up agar bisa bersaing dengan Negara lain mengingat sekarang Indonesia masuk ke dalam 10 Negara dengan Industri Start-Up terbesar.

Terakhir, Green Economy (Ekonomi Hijau). Indonesia adalah salah satu pemilik cadangan nikel terbesar. Bappenas harus menekan pemerintah terutama kepada Kementerian Energi dan PLN untuk membuat jaringan transmisi yang tidak lagi lokal. Karena dengan adanya baterai, maka konektivitas listriknya harus dibangun dengan grade yang lengkap.

Prof. Bambang Brodjonegoro menyampaikan satu (1) hal mengenai potensi manufaktur Indonesia, “Kalau kita ingin mengaktualisasi manufaktur di Indonesia gunakanlah momen yang tepat. Jadi, ketika ndonesia punya program 10.000 megawatt lah atau sekian ribu megawatt harusnya pada saat itu juga Indonesia membangun kapabilitas Manufacturing untuk Builder, untuk Turbin”. Prof. Ricardo Hausmann juga menyampaikan terkait keseriusan Indonesia terhadap Green Economy, ”Kalau Indonesia mau serius masuk Green Economy, jangan hanya menjadi Consumer yang baik, jangan hanya menjadi Importer yang baik, tapi jadilah produser yang kompeten, produser yang nantinya bisa bikin berbagai macam jenis pembangkit atau teknologi yang berkaitan tentang Green Economy”.

Adanya gambaran empat (4) sumber pertumbuhan Indonesia dimasa depan, bukan hanya pemerintah yang berperan untuk kemajuan ekonomi di Indonesia. Namun lebih dari itu, masyarakat juga bisa turut andil dalam memajukan sektor ekonomi pembangunan di Indonesia nan berkelanjutan.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhibbin; Kuliah yang Penting Fokus dan Tekun

    Muhibbin; Kuliah yang Penting Fokus dan Tekun

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Lpminvest.com – Bertempat di Gedung Serba Guna Kampus III UIN Walisongo Semarang mahasiswa baru (maba-red) UIN Walisongo yang terjaring dari jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) melaksanakan lapor diri. Selasa, (12/5/2017). Lapor diri maba jalur SNMPTN berbarengan dengan dilaksanakannya ujian tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan tinggi Negeri (SBMPTN). “Lapor diri ini memang sengaja […]

  • Mahasiswi Asal Brebes ini Jadi Wisudawati Terbaik FEBI

    Mahasiswi Asal Brebes ini Jadi Wisudawati Terbaik FEBI

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 287
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Mahasiswi asal Brebes, Nahla Nadira Rahmah menjadi wisudawati terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo pada wisuda periode Agustus 2019 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.94. “Saya bukan wisudawan terbaik, tapi kebetulan nilai IPK saya lebih tinggi dari yang lain. Saya yakin masih banyak wisudawan yang jauh lebih baik dari saya. […]

  • Catatan Harian Menantu Sinting

    Catatan Harian Menantu Sinting

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 907
    • 0Komentar

    Identitas Film Judul                : Catatan Harian Menantu Sinting Kategori film   : Drama Komedi Sutradara        : Sunil Soraya Produser         : Soraya Intercine Films Penulis             : Donna Rosamayna dan Rosi L. Simamora Pemeran          : Ariel Tatum, Raditya Dika, Lina Marpaung, Robby Purba, dan Raline Shah Peresensi         : Septi Kumala Dewi Film Catatan Harian […]

  • Bentuk Kabinet Sinergi Karya, Fahmi Dorong Mahasiswa Lebih Berkarya

    Bentuk Kabinet Sinergi Karya, Fahmi Dorong Mahasiswa Lebih Berkarya

    • calendar_month Rab, 24 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 280
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Dalam acara Pelantikan Lembaga Eksekutif Mahasiswa dan Seminar Nasional  UIN Walisongo Semarang, Syarifuddin Fahmi selaku Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) 2018 mengungkapkan akan membentuk konsep Kabinet “Sinergi Karya” dalam kepengurusannya. Menurut Fahmi, ukuran universitas dapat dikatakan berprestasi apabila universitas tersebut mempunyai banyak karya yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional. “Dan […]

  • Atlet Silat FEBI Terpaksa Dilarikan ke Rumah Sakit Karena Insiden Ini

    Atlet Silat FEBI Terpaksa Dilarikan ke Rumah Sakit Karena Insiden Ini

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 244
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Cabang olahraga (cabor) pencak silat putra berlangsung alot antar peserta. Cabor yang dipertandingkan di hari kedua Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) 2019 itu bahkan sempat menimbulkan kegaduhan antara pihak suporter dan panitia. Kamis, (20/9/2019). Kegaduhan bermula saat atlet pencak silat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Movico Eka Candra berlaga melawan atlet […]

  • Pelabelan Nama Ilmiah Pada Tanaman, Usaha Edukatif Mahasiswa KKN kepada Masyarakat

    Pelabelan Nama Ilmiah Pada Tanaman, Usaha Edukatif Mahasiswa KKN kepada Masyarakat

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 345
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Senin (2/11/2020) tetap produktif di tengah pandemi, mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75  posko 117 UIN Walisongo melakukan pelabelan nama pada tanaman. Kegiatan tersebut  dilaksanakan di Dukuh Dudukan, Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Kegiatan pelabelan nama ilmiah pada tanaman ini merupakan kegiatan memberikan infomasi tentang nama ilmiah, nama lokal, […]

expand_less