Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kelompok KKN UIN Walisongo Berikan Psikoedukasi Bullying Bagi Siswa SD di Regunung

Kelompok KKN UIN Walisongo Berikan Psikoedukasi Bullying Bagi Siswa SD di Regunung

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
  • visibility 614
  • comment 0 komentar

(Salah satu anggota KKN UIN Walisongo sedang menjelaskan tentang Psikoedukasi tentang bullying kepada siswa kelas 6)

lpminvest.com – Mahasiswa KKN Reguler Kelompok 47 UIN Walisongo Semarang lakukan Psikoedukasi untuk Kelas 6 SD 03 Regunung, Kabupaten Semarang. Kegiatan psikoedukasi bertajuk “Mencegah Perilaku Bullying” yang dilaksanakan pada Senin (24/10/2022). Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan edukasi terkait tindakan preventif bullying bagi anak-anak sekolah dasar.

Psikoedukasi adalah memberikan pengetahuan tentang berbagai aspek penyakit atau gejala, menghilangkan kesalahpahaman, dan ketidaksadaran yang dilakukan di kelas 6 SD 03 Regunung sebagai bentuk pencegahan kepada siswa-siswi terhadap perilaku bullying. Bullying merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja, tujuannya untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus.

Dalam psikoedukasi tersebut, Conchieta Masda Azzahra menjelaskan pentingnya menghargai dan menghormati sesama teman. Conchieta mengangkat tema bullying karena melihat kebiasaan siswa-siswi yang selalu beradu baik verbal maupun non verbal. Dalam pemaparannya, Conchieta menjelaskan berbagai macam-macam bentuk bullying.

Bullying itu ada dua (2) macam, yaitu verbal dan non verbal. Bullying verbal seperti mencaci, sedangkan yang masuk ke dalam kategori bullying non verbal seperti memukul,” jelas Conchieta.

Antusiasme siswa-siswi sangat terlihat, hal ini dapat dinilai dari mereka yang menanggapi dan bertanya. Siswa kelas 6 sangat interaktif dalam mengikuti psikoedukasi ini salah satunya Anam.

“Bagaimana jika ada orang lain yang mengejek kita tapi kita hanya diam dan tidak membalasnya dan berakibat menyakiti diri sendiri?” tanya Anam salah satu siswa kelas 6.

Bullying yang diterima dan berakibat menyakiti diri sendiri sebaiknya dicegah dan dihindari. Kita tidak berhak disakiti oleh siapapun.

“Seharusnya jika kita merasa disakiti jangan menyakiti diri sendiri, diri kita tidak berhak untuk disakiti oleh siapapun,” ujar Choncieta menjawab pertanyaan.

Terakhir, Conchieta menegaskan bahwa untuk menanggulangi masalah yang dikeluhkan oleh siswa-siswi adalah pencegahan perilaku melalui diri sendiri. Diantaranya menanamkan sikap saling menghargai meskipun berbeda pendapat. [i]

Reporter: Naba A’la Lail (Mahasiswa anggota KKN UIN Walisongo Semarang Kelompok 47)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Wisudawan, Pramuka Walisongo Menyelenggarakan Prosesi Adat

    Sambut Wisudawan, Pramuka Walisongo Menyelenggarakan Prosesi Adat

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 520
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kegiatan penjemputan wisuda menjadi salah satu tradisi beberapa organisasi yang ada di UIN Walisongo Semarang. Setiap organisasi mempunyai prosesi tersendiri yang menjadi ciri khas organisasi tersebut. Salah satunya tradisi yang dilakukan UKK Pramuka yang mengadakan prosesi adat sebagai bentuk apresiasi kepada wisudawan yang sudah menyelesaikan studinya. Rabu, (08/11/2023). Unit Kegiatan Khusus (UKK) Pramuka mengadakan […]

  • Tarian Babalu Jadi Pembuka Acara Performance Orda di NCF 2023

    Tarian Babalu Jadi Pembuka Acara Performance Orda di NCF 2023

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 768
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Organisasi daerah (Orda) Keluarga Mahasiswa Batang Semarang (KMBS) menjadi pembuka Performance di acara Nusantara Culture Festival (NCF) pada hari ini (25/05/2023). Orda KMBS mewakilkan 4 personil anggotanya untuk menampilkan Tarian Babalu, yaitu tarian adat yang berasal dari daerahnya. Tarian tersebut berhasil mencuri perhatian penonton. Tari Babalu merupakan tarian yang sudah ada sejak zaman dahulu. […]

  • Menyoal Keakraban Kita

    Menyoal Keakraban Kita

    • calendar_month Sen, 23 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Oleh : Dwi Ari Apriliani   Aku nyaris berkawan dengan kesendirian Tapi kamu baik, menjelma setenang mungkin Di setiap sudut pikiranku Kamu bukan segalanya, Tapi segalanya bisa diraih saat menggenggammu Bahkan semua mengangguk, Kamu jendela dunia Kamu lekat dengan segudang ilmu Berulang kali kumencoba meletakkan cinta di dalamnya Agar bebas berkumpul dengan paragrafmu Merasa nyaman […]

  • Tanah Air Beta Terampas Kapitalis

    Tanah Air Beta Terampas Kapitalis

    • calendar_month Kam, 7 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 534
    • 0Komentar

    Oleh: Akhyar Manarul HF Ungkapan Indonesia Tanah Air Beta tentu sudah tidak asing lagi bagi rakyat Indonesia. Negara dengan kekayaan yang sangat melimpah menjadi surga dunia bagi rakyatnya. Namun kini Indonesia Tanah Air Kapitalis seolah lebih tepat diungkapkan. Rakyat tergusur oleh kepentingan asing dan para pemilik modal yang hendak menguasai kekayaan Indonesia. Mirisnya, hal tersebut […]

  • 274 Calon Wisudawan FEBI Lepas Status Mahasiswanya

    274 Calon Wisudawan FEBI Lepas Status Mahasiswanya

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 455
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sebanyak 274 calon wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang angkatan 11 mengikuti prosesi Pelepasan Wisuda. Senin, (26/8/2019). Acara tersebut bertempat di Ballroom lantai 5 Haris Hotel Semarang. Dalam laporan yang disampaikan Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan FEBI Ali Murtadho, calon wisudawan dari jurusan S2 Ekonomi Syariah sebanyak 7 orang […]

  • Menyiapkan Masa Depan Lulusan Sarjana

    Menyiapkan Masa Depan Lulusan Sarjana

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 431
    • 0Komentar

    “Jika sudah lulus kuliah, kamu harus bisa mendapat pekerjaan yang lebih baik dibanding Bapak dan Ibuk.” Mungkin sepenggal ucapan tersebut pernah diterima oleh sebagian besar mahasiswa. Bahkan tak jarang menjadi motivasi yang terngiang sepanjang kurun waktu perkuliahan. Memang, mengenyam bangku perkuliahan merupakan tanggung jawab juga beban moral yang mendalam. Tanggung jawab moral tersebut yang menjadikan […]

expand_less