Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Gadis Asal Magelang, Farras Khirzi Khanifah Berhasil Meraih IPK Tertinggi

Gadis Asal Magelang, Farras Khirzi Khanifah Berhasil Meraih IPK Tertinggi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
  • visibility 552
  • comment 0 komentar

(Farras dan Keluarganya Berpose dengan Bahagia di Momen Wisuda Periode Mei 2022 UIN Walisongo Semarang)

lpminvest.com– Pelaksanaan wisuda UIN Walisongo Semarang digelar secara luring pada Selasa (24/5/2022). Salah satu momen yang ditunggu-tunggu ialah ketika pembacaan nama wisudawan-wisudawati terbaik. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) menjadi salah satu acuan merah predikat tersebut.

Farras Khirzi Khanifah mahasiswi jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) menjadi wisudawati peraih IPK tertinggi dengan nilai 3,97 (predikat cumlaude). Farras, sapaan akrabnya, menjadi wisudawati terbaik FST sekaligus peraih IPK tertinggi se-universitas tingkat sarjana (S1) pada Wisuda ke- 84 periode Mei 2022 yang digelar di Auditorium 2 Kampus 3. Skripsi yang ia buat berjudul “Metaanalisis Penggunaan Model Pembelajaran Biologi terhadap Higher Order Thinking Skills Biologi SMA”.

Gadis asal Magelang itu mengaku tidak memiliki tips khusus untuk menjaga indeks prestasinya agar tetap tinggi. Akan tetapi, ia mencari strategi untuk tetap mengejar IPK tinggi.

“Sebenarnya tidak ada tips khusus untuk mempertahankan IPK agar tetap konstan. Saya hanya banyak bertanya kepada kating, apa saja biasanya buku yang dipakai oleh dosen pengampu mata kuliah dan memahami penilaian dari masing-masing dosen serta memahami dengan tepat kontrak kuliah yang diberikan dosen,” ungkap Farras saat ditanya tips meraih IPK tertinggi oleh Kru Magang LPM Invest.

Ia juga mengaku, sempat mengalami penurunan IPK saat semester 2. Namun, berhasil bangkit kembali dengan modal fokus dan giat belajar.

“Di semester 3 saya berusaha memperbaiki dengan cara belajar lebih giat lagi, lebih fokus saat kelas dan alhamdulillah saat semester 3 IPK saya naik kembali dan sampai sekarang konstan,” jelasnya Farras.

Farras berpesan untuk mahasiswa dan mahasiswi yang sedang kuliah, untuk tetap semangat, jalani prosesnya dan kejar apa yang diinginkan.

M. Fathul Mubin, ayahanda dari Farras Khirzi Khanifah mengaku sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian anaknya yang menjadi peraih IPK tertinggi.

“Mudah-mudahan jadi ilmu yang bermanfaat dunia dan akhirat,” terangnya. Lisda&Tegar_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Moderasi di Kalangan Akademisi Dinilai Lamban

    Moderasi di Kalangan Akademisi Dinilai Lamban

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 437
    • 0Komentar

    “Kalangan akademisi dianggap terlalu lama berdiam diri untuk tidak ikut campur dalam urusan ini, sehingga saat ini kita dituntut untuk menyuarakan moderasi khususnya Islam yang moderat, Islam yang rahmatan lil ‘alamin.” (Prof. Muhibbin). lpminvest.com– Dalam rangka meneguhkan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo sebagai kampus yang moderat, segenap Guru Besar dan jajaran akademisi UIN Walisongo menyelenggarakan […]

  • Memanfaatkan Kekayaan Alam, Tim KKN Reg-82 Posko 2 Kembangkan UMKM Lewat Jajanan Pisang Molen

    Memanfaatkan Kekayaan Alam, Tim KKN Reg-82 Posko 2 Kembangkan UMKM Lewat Jajanan Pisang Molen

    • calendar_month Sab, 18 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 637
    • 0Komentar

    lpminvest.com – UMKM merupakan salah satu sektor penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Senin (13/5/2024), Tim KKN Reg-82 Posko 2 mengadakan pembuatan molen pisang bersama ibu-ibu warga Dusun Plandaan, Desa Kaliputih, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Mbah Kamsiyah pada pukul 13.00 – 16.30 WIB. Tidak hanya ibu-ibu saja yang turut memeriahkan […]

  • Aizzah,  Mahasiswa FEBI Menjuarai Sharia Accounting Event  Days 2020

    Aizzah, Mahasiswa FEBI Menjuarai Sharia Accounting Event Days 2020

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 381
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Aizzah Sifaur Robbyah mahasiswi UIN Walisongo Semarang Prodi Akuntansi Syari’ah berhasil meraih juara pertama di Syariah Accounting Event  Days Institut Agama Islam Negeri Madura yang bertajuk Kenali Dirimu, Hancurkan Batasmu, Tunjukkan Kemampuanmu Untuk Menghadapi Disrupsi Masa Depan. Event diikuti kurang lebih 20 Universitas di Indonesia termasuk di dalamnya UIN Walisongo Semarang sendiri. Minggu (03/05/2020) […]

  • Menelisik Peluang di Dalam Tantangan

    Menelisik Peluang di Dalam Tantangan

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Berat sama dipikul ringan sama dijinjing. Gotong-royong, begitulah makna yang tersirat ketika mendengar peribahasa tersebut. Peribahasa yang amat populer dan tentu sudah tidak asing lagi ditelinga. Alih-alih gotong-royong sudah dikenalkan sejak masih dini bagi masyarakat Indonesia. Bahkan sejarahpun banyak mencatat kekuatan dari gotong-royong tersebut. Di masa pandemi yang masih saja menetap ini telah merisaukan dunia […]

  • Nabeela Raih Cumlaude, Kerjakan Skripsi Hanya Dua Bulan

    Nabeela Raih Cumlaude, Kerjakan Skripsi Hanya Dua Bulan

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 488
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo meloloskan sebanyak 1.518 wisudawan dan wisudawati yang bertempat di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo. Dalam Sidang Senat Terbuka Kamis,(9/2/2023). Nabeela Himmatus Tsuroya salah satu wisudawati dari jurusan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (FITK) yang berhasil mendapatkan gelar cumlaude dengan perolehan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) […]

  • Cahaya di Tengah Mendung, Part 2

    Cahaya di Tengah Mendung, Part 2

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 372
    • 0Komentar

    “Om, kapan-kapan main lagi yuk.” “Kalau Om sedih ke halaman aja, tiap sore kita main di sana.” “Kita pulang dulu ya, Om.” Aku melambai ringan membalas tiga anak yang sekarang berpamitan itu. Raut bahagia tercetak jelas di wajah mereka, bahkan menular sesaat padaku. Ternyata mereka tinggal di lantai yang berbeda, untuk itu aku membiarkan ketiga […]

expand_less