Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Mahasiswa KKN Turut Andil dalam Budaya ‘Tali Jabutan’ di Peringatan Maulid Nabi

Mahasiswa KKN Turut Andil dalam Budaya ‘Tali Jabutan’ di Peringatan Maulid Nabi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 30 Okt 2020
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

WhatsApp Image 2020-10-30 at 3.16.05 PM (1)
lpminvest.com– Di tengah pandemi COVID-19, Pondok Pesantren (Ponpes) Tabarukan Cengker-Giri, Kabupaten Gresik, tetap antusias menyambut Maulid Nabi Muhammad pada Kamis (29/10/2020). Kompak mengenakan pakaian putih rapi, acara tersebut berlangsung di halaman pondok yang terletak di Jalan Sunan Giri, Gang 15J Keteg, Desa Giri Kebomas, Gresik.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) angkatan 75 kelompok 4 turut andil dalam memainkan rebana bersama dengan santri Ponpes Tabarukan Cengker.
“Identiknya sholawat nabi itu diiringi musik rebana. Jadi, saya dengan santri yang lain bersama turut menyukseskan acara ini,” ungkap Iqbal Rasyid selaku anggota KKN RdR kelompok 4.
Berbeda dengan prosesi maulid nabi di tempat lain, kali ini banyak kejutan yang disuguhkan untuk jamaah.
“Adat istiadat yang ada di Ponpes Tabarukan Cengker, yaitu diawali dengan lampu dimatikan dan ada lantunan adzan yang berjumlah delapan. Maksudnya itu ketika kanjeng nabi itu lahir semua keangkamukaan di bumi dihilangkan oleh Allah Swt., dan diganti adzan dari delapan arah,” ungkap Kiai Mukhtarul Fuad.
Kiai sekaligus pemiliki Ponpes tersebut juga menuturkan bahwa adzan yang diiringi obor ini sebagai simbol bahwa kelahiran Nabi ke dunia menjadi padang atau cerah dalam bahasa Indonesia.
“Apapun jenis penyakitnya, adzan itu bukan sekadar pengingat solat saja. Namun bisa untuk mencegah, menghancurkan, dan menghalau segala wabah bala bencana. Itulah alasan mengapa ada adzan 8 arah. Bukan hanya adzan, tapi juga sambil membawa obor karena waktu Kanjeng Nabi belum lahir, dunia itu gelap. Usai kelahiran Nabi, dunia menjadi terang,” tuturnya.
Simbolis yang ada ini tidak ada di zaman Nabi, hanya saja Kiai Mukhtarul ingin menghormati tamu Nabi Muhammad Saw.
“Kalian semua yang hadir termasuk tamunya Kanjeng Nabi. Sebelum masuk pondok, panjenengan diarak, disambut, dan dihormati karena kalian tamunya Kanjeng Nabi. Apa yang kita lakukan tadi bukan termasuk ajaran Nabi, tapi adat istiadat yang ada di pondok Tabarukan Cengker,” terangnya.
Tidak kalah penting yakni Jabutan Tali Maulid Nabi juga mewarnai prosesi perayaan.
“Mengenai tali yang ada di jabutan maulid, nanti tali itu waktu saya membaca fi khubbi sayyidina muhmmad maka talinya di ikat. Intinya, setiap tali yang diikat itu bisa menjadikan saksi bahwa kita semua itu termasuk umatnya Kanjeng Nabi Muhammad Saw. Kalau orang dulu dibuat kendet atau tali yg diikatkan di perut. Mengapa di perut, karena ketika meninggal didatangi malaikat Izrail tali itu keliatan bahwa kalian itu umat Kanjeng Nabi Muhammad Saw. sehingga nyawa kita tidak akan dicabut dengan cabutan yang menyakitkan, melainkan lemah lembut,” pungkasnya. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asah Kepekaan Sosial Kru Baru Lewat Workshop

    Asah Kepekaan Sosial Kru Baru Lewat Workshop

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 56
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Demi menumbuhkan kepekaan sosial sebagai jurnalis, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengadakan acara Workshop Materi untuk kru baru usai dinyatakan lolos seleksi. Kamis, (10/10/2019). Bertempat di Pondok Pesantren Al-Ihya 2, Ngaliyan, Semarang, acara ini mengusung tema “Membentuk Jiwa Kritis Insan Pers dalam Membaca Realitas Sosial”.  […]

  • Aku Berbisnis, Maka Aku Ada

    Aku Berbisnis, Maka Aku Ada

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Tingginya angka pengangguran di Indonesia menunjukkan bahwa pemerintah sampai hari ini belum mampu mewujudkan kesejahteraan rakyatnya. Teriakan buruh yang masih nyaring kita dengar, mengindikasikan bahwa ada permasalahan ketenagakerjaan di Republik ini. Badan Pusat Statistik mencatat, angka pengangguran pada Agustus 2015 mencapai 7,6 juta orang dengan tingkat pengangguran terbuka mencapai 6,18 persen. Menurut Martius (2004), salah […]

  • Kesiapan Ekonomi Kreatif Menyongsong MEA

    Kesiapan Ekonomi Kreatif Menyongsong MEA

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Negara kita butuh keajaiban dalam rangka menyiapkan MEA (Masyarkat Ekonomi ASEAN), yang mau tidak mau, siap tidak siap harus dilAksanakan 2015. Pemerintah dalam hal ini kementrian yang terkait selalu mengumbar ke-optimisan mereka dalam menyongsong MEA, Perangkat dari berbagai kementrian sudah di siapkan jauh-jauh hari untuk menjalankan MEA pada 2015. Kebijakan-kebijkan ekspor-Impor, isu redenominasi dan berbagai […]

  • Aksi Buruh Di Semarang Diakhiri Oleh Bentrok Dengan Polisi

    Aksi Buruh Di Semarang Diakhiri Oleh Bentrok Dengan Polisi

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 80
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Aksi perayaan Hari Buruh Internasional (Mayday) digelar di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Kamis (1/5/2025). Unjuk rasa ini diikuti oleh ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJaT). Aliansi ini terdiri dari beberapa federasi seperti Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Serikat Buruh Seluruh Masyarakat Grobogan (S.B Semar), Aliansi Serikat Pekerja […]

  • Kekuatan Batu Akik

    Kekuatan Batu Akik

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Lpminvest.com, NGALIYAN-Saat dijumpai dipelataran jalan, di sebelah gang samping kiri SMP 16 di kota Ngaliyan, para penjual  batu akik masih sibuk melayani pertanyaan. Ardi yang kerap disapa gendut itu masih asik mengosok-gosokan sebuah batu pada papan datar mirip batu yang digenggamnya. Rabu 1 Juli 2015 lalu. Deddy juga tidak kalah dengan rekannya. Persis duduk di […]

  • Biarkan Semesta Yang Bekerja

    Biarkan Semesta Yang Bekerja

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Oleh: Thoriqotul Hidayah Biarkan semesta yang bekerja Tanpa kau paksa, tanpa kau tanya Ada caranya sendiri, meski tak selalu jelas Menenun nasib dengan benang yang bebas Kau tak perlu tahu ke mana angin berlari Atau kapan hujan akan berhenti Cukup serahkan langkah pada waktu Dan biarkan dunia menjawab rindu Takdir, bagai bintang di malam pekat […]

expand_less