Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Mahasiswa KKN Mencoba Patahkan Stigma Bahasa Inggris Susah, Lewat Aplikasi English For Kids

Mahasiswa KKN Mencoba Patahkan Stigma Bahasa Inggris Susah, Lewat Aplikasi English For Kids

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 18 Okt 2020
  • visibility 305
  • comment 0 komentar
Kegiatan belajar di lakukan di serambi Mushola Baitur Ridho RT 01/ RW 01 Kelurahan Dombo, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Kegiatan belajar di lakukan di serambi Mushola Baitur Ridho RT 01/ RW 01 Kelurahan Dombo, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

lpminvest.comMahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) menginisiasi program belajar bahasa Inggris kepada siswa Sekolah Dasar (SD). Kegiatan belajar di lakukan di serambi Mushola Baitur Ridho RT 01/ RW 01 Kelurahan Dombo, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Minggu, (18/10/2020)

Kegiatan ini di lakukan sebagai upaya mematahkan stigma anak, bahwa belajar bahasa Inggris itu mudah dan menyenangkan. Serta solusi agar siswa SD  tetap bisa belajar bahasa Inggris, meskipun tidak mendapatkannya di bangku Sekolah Dasar.

“Mbak, belajar bahasa Inggris dasar dulu aja mbak. Soalnya yang kelas 3 sama 4 SD belum pernah dapat pelajaran bahasa Inggris,” Tutur Rina siswa yang duduk di bangku 6 SD.

Rina menceritakan bahwa pelajaran bahasa Inggris sekarang sudah tidak ada di Sekolah Dasar, sehingga teman-temannya banyak yang belum bisa bahasa Inggris dasar seperti angka.

Mengetahui alasan tersebut, Mahasiswa KKN bernama Anaqoh menginisiasikan belajar bahasa Inggris melalui media yang menarik seperti Powerpoint dan lewat aplikasi handphone.

“Anak-anak sekarang kan milenial banget dan lebih suka pembelajaran yang modern, jadi saya mencoba mengikuti gaya mereka dengan  menjelaskan pelajaran lewat media Elektronik seperti Handphone yaitu melalui aplikasi bernama English For Kids,” Ujar Anaqoh mahasiswa KKN RdR UIN Walisongo.

Aplikasi English For Kids ini sangat lengkap untuk belajar anak, mulai dari ABC course, Preschool, vocab dan expression. Aplikasi ini juga bisa di unduh secara gratis di Playstore.

Tujuan pengenalan aplikasi ini selain menarik minat anak terhadap belajar bahasa Inggris, juga agar para anak-anak bisa teralihkan dari kecanduan bermain game dan menonton Youtube. Karena selama Pandemi banyak orangtua yang mengeluhkan anaknya hanya bermain handphone dan tidak mau belajar. Jadi, pengenalan aplikasi belajar bahasa Inggris ini selain bisa menjadi hiburan juga bisa menjadi alternatif untuk belajar anak.

“Bagus mbak, jadi anak saya malah bisa belajar bahasa Inggris sekalian. Biasanya handphone dipakai untuk nonton youtube. Kalo buat belajar gini kan saya tidak eman kalo mau beliin kuota,” respon Sri selaku salah satu wali murid.

Respon dari anak juga sangat antusias mengenai pengenalan aplikasi belajar bahasa Inggris, “Ternyata gampang ya mbak, terus seru lagi. Nanti aku mau pinjem handphone Mas buat download aplikasi ini,” ujar Tutik siswa kelas 3 Sekolah dasar. Anaqoh_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haidar Bagir; Islam Tuhan, Islam Manusia

    Haidar Bagir; Islam Tuhan, Islam Manusia

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 384
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Komunitas Rahim Bangsa kembali menggelar event bertajuk Diskusi Buku, dengan mengangkat tema “Islam Tuhan, Islam Manusia” yang bertempat di gedung A lt. 3 Kampus III,  Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), UIN Walisongo Semarang.  Sabtu, (14/4/2017). Menurut Nur Hasyim, koordinator Rahim Bangsa, saat memberi sambutan, acara diskusi buku ini merupakan bagian dari upaya komunitas […]

  • KKN MIT-DR Kelompok 6 Usung Webinar Stop Pernikahan Dini

    KKN MIT-DR Kelompok 6 Usung Webinar Stop Pernikahan Dini

    • calendar_month Kam, 15 Jul 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 241
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kamis, (15/7/2021) Kelompok 6 KKN MIT-DR UIN Walisongo Semarang tengah mengadakan webinar bertajuk “Stop Pernikahan Dini! Siapkan Generasi Muda yang Berencana.” Melalui Zoom Meeting, acara ini bertujuan untuk mensosialisasikan di kalangan mahasiswa akan bahayanya pernikahan dini. Pernikahan dini merupakan pernikahan/perkawinan yang melibatkan anak-anak berusia kurang dari 18 tahun. Baik antara anak dengan sesamanya, maupun […]

  • GenBI UIN Walisongo Gandeng Desa Kedungboto Jadi Objek Desa Binaan

    GenBI UIN Walisongo Gandeng Desa Kedungboto Jadi Objek Desa Binaan

    • calendar_month Sen, 15 Jan 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 384
    • 0Komentar

    lpminvest.com- GenBI (Generasi Baru Indonesia) Komisariat UIN (Universitas Islam Negeri) Walisongo Semarang telah mengadakan kegiatan pembukaan Desa Binaan pada Senin, (15/01/24) yang berlokasi di Desa Kedungboto, Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. GenBI adalah nama untuk komunitas yang anggotanya merupakan penerima beasiswa Bank Indonesia. Kegiatan tersebut memberikan nuansa kebersamaan dengan dihadiri oleh beberapa tokoh penting dari berbagai […]

  • UIN Walisongo Borong Medali di Ajang Kompetisi IPPBMM 2021

    UIN Walisongo Borong Medali di Ajang Kompetisi IPPBMM 2021

    • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 291
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Jumat (25/6/2021), kontingen UIN Walisongo Semarang berhasil memborong medali dalam ajang bergengsi Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) 2021. Perolehannya sebanyak 9 medali di antaranya 2 emas, 1 perak, dan 6 perunggu. Medali dan gelar juara yang diperoleh merupakan sumbangan dari cabang lomba tenis meja, catur, karate, pencak silat, dan karya tulis […]

  • Kekuatan Batu Akik

    Kekuatan Batu Akik

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Lpminvest.com, NGALIYAN-Saat dijumpai dipelataran jalan, di sebelah gang samping kiri SMP 16 di kota Ngaliyan, para penjual  batu akik masih sibuk melayani pertanyaan. Ardi yang kerap disapa gendut itu masih asik mengosok-gosokan sebuah batu pada papan datar mirip batu yang digenggamnya. Rabu 1 Juli 2015 lalu. Deddy juga tidak kalah dengan rekannya. Persis duduk di […]

  • Bekal Bisnis Usai Bertandang di Yogyakarta

    Bekal Bisnis Usai Bertandang di Yogyakarta

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sabtu, (27/7/2019) di dinginnya pagi kebun buah Mangunan Yogyakarta, aku beserta rombonganku dari Semarang sangat antusias bersiap menerima materi kewirausahaan. Dalam ruangan berukuran tujuh kali lima belas meter, aku dan semua peserta Santripreneur Camp 2019 yang berseragam serba putih meluapkan rasa ingin tahu bak lele yang sedang berebut makanan. Meski terkadang harus berebut tempat ternyaman […]

expand_less