Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Webinar Kesetaraan Gender; Dilema Perempuan dan Kemampuan Multitaskingnya

Webinar Kesetaraan Gender; Dilema Perempuan dan Kemampuan Multitaskingnya

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 4 Nov 2021
  • visibility 784
  • comment 0 komentar
(Narasumber sedang memaparkan materinya)

(Narasumber sedang memaparkan materinya)

lpminvest.com Webinar Kesetaraan Gender dengan tema “Peran Penting Wanita Karier dalam Pekerjaan dan Keluarga” digelar pada Kamis, (4/11/2021). Acara ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN RdR Angkatan 77 Kelompok 21 UIN Walisongo Semarang lewat platform virtual Zoom Meeting. Tema ini diangkat untuk menegaskan bahwa perempuan diputari oleh dilema atas keadaan karena ke-serba bisaan-nya atau multitasking.

Webinar dibuka dengan sambutan Waway Sadhya selaku Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok 21. Dalam sambutannya, dia menyampaikan support atas berlangsungnya webinar yang sudah kesekian kalinya terselenggara.

“Berbicara kesetaraan gender, perempuan seakan-akan diharuskan memilih salah satu dari dua pilihan, seperti kenapa perempuan harus memilih antara jadi ibu rumah tangga atau bekerja di kantor dan lain-lainnya? Padahal perempuan bisa melalukan dua pekerjaan itu sekaligus dengan sangat baik,” tutur Waway Sadhya.

Dalam webinar kesetaraan gender yang berlangsung pukul 10.00 WIB ini menghadirkan narasumber Direktur Lembaga Bantuan Hukum LRC KJHAM, Nur Laila Hafidhoh. Ia menegaskan bahwa perempuan ketidakadilan gender dapat mencuatkan masalah baru.

“Perempuan bukan hanya sebagai ibu yang menyusui anaknya, ibu yang harus memasak untuk keluarganya. Seakan-akan itu adalah hal mutlak bagi perempuan. Perempuan dianggap lemah lembut, laki-laki dianggap yang kuat. Stereotip itulah yang membuat ketidakadilan gender, yang bahkan bias memunculkan diskriminasi – diskriminasi baru terhadap perempuan,” tegas Laila.

Laila menambahkan bahwa diskriminasi-diskriminasi yang bermunculan akibat ketidakadilan gender merupakan dilema tersendiri bagi kaum perempuan.

“Lebih dari itu, diskriminasi—diskriminasi yang terbentuk dari sebuah ketidakadilan gender itu bisa saja meluas menjadi kekerasan terhadap perempuan, kekerasan seksual, bahkan kekerasan psikis perempuan dan banyak diskriminasi lainnya. Di lingkungan kerja, tidak sedikit perempuan yang menjadi korbannya hingga memutuskan untuk resign,” tambahnya.

Webinar berjalan dengan lancar dan banyak partisipan yang antusias dengan tema menarik itu, sampai penghujung acara berakhir. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembukaan Tidak Sesuai Jadwal, Banyak Mahasiswa Baru Pingsan

    Pembukaan Tidak Sesuai Jadwal, Banyak Mahasiswa Baru Pingsan

    • calendar_month Sel, 23 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 603
    • 0Komentar

    lpminvest.com-Banyak mahasiswa baru pingsan karena kelelahan saat menunggu upacara pembukaan Orientasi Pengenalan Akademik (OPAK) UIN Walisong. (Selasa,23/8/16). Pelaksanaan OPAK yang dijadwalkan pukul 07.00 Wib terjadi keterlambatan hingga pukul 09.00. Upacara pembukaan dilaksanakan di lapangan kampus 3 Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. Sebagaimana yang diklarifikasi Ketua Korps Suka Rela (KSR-red) Palang Merah Indonesia (PMI) UIN Walisongo […]

  • Ini Pemutus Mata Rantai Kemiskinan Menurut Nusron Wahid

    Ini Pemutus Mata Rantai Kemiskinan Menurut Nusron Wahid

    • calendar_month Jum, 6 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 662
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Financial Inclusion untuk Pekerja Migran dan Dampaknya terhadap Perekonomian” menjadi tema studium general Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) kali ini. Ritus yang selalu ada tiap tahun ini berlangsung di Audit I Kampus I UIN Walisongo dan dibatasi hanya untuk 60 mahasiswa. Jumat, (6/9/2019). Dihadiri Wakil Rektor I Mukhsin Jamil, Dekan FEBI Saefullah, dosen […]

  • Paku Bumi

    Paku Bumi

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 709
    • 0Komentar

    Bumi masih Selalu Berotasi pada poros Jam pasir masih meruntuhkan butir waktu Sejuta candaanpun masih hiha hihi Datang tak terduga Menyelinap dan menyiksa diri Dunia bergejolak berujung bisu menungu satu langkah yg tak pasti Bumi menari becanda ria Melihat insan yg tercaci Terkurung bak dibui Mengharap semua pulih kembali

  • UIN Walisongo Kembangkan Skill Mahasiswa Lewat Pelatihan Gratis

    UIN Walisongo Kembangkan Skill Mahasiswa Lewat Pelatihan Gratis

    • calendar_month Ming, 28 Okt 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 684
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka mengembangkan skill mahasiswa, Project Implementation Unit (PIU) UIN Walisongo Semarang bekerja sama dengan Islamic Development Bank (IsDB) menggelar Training Desain Grafis di Hotel Aston Inn Pandanaran Semarang. Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek bertajuk “The Support to Quality Improvement of Islamic Higher Education Project” (IND-0164-LOAN REGISTER 10863301). Digelar secara gratis, acara yang […]

  • Prodi EI  Studi Religi; Siti Khadijah Wali ke Tujuh di Bali

    Prodi EI Studi Religi; Siti Khadijah Wali ke Tujuh di Bali

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 1.141
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sama halnya di Jawa yang identik dengan walisongo, Bali juga memiliki walipitu yang memiliki peranan penting dalam penyebaran agama Islam. Tujuh di antaranya yaitu sebagai berikut,

  • Beban Ekonomi Yang Tersembunyi

    Beban Ekonomi Yang Tersembunyi

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 720
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Aniqotussolehah   Sandwich adalah sebutan untuk roti yang disusun bertumpuk dengan isian di tengahnya. Tapi akhir-akhir ini seseorang yang memiliki beban finansial ganda akrab disebut sadnwich, generasi sandwich lebih tepatnya. Hal ini lantaran seseorang menanggung biaya kehidupan dirinya sendiri sembari menanggung kehidupan orang lain, seperti keluarga, seolah posisinya di tengah dua kebutuhan yang […]

expand_less