Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » STRAIGHT NEWS » Kisah Wisudawan Inspiratif FEBI, Sang Pengantar Koran

Kisah Wisudawan Inspiratif FEBI, Sang Pengantar Koran

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 27 Agu 2019
  • visibility 678
  • comment 0 komentar
Nashrur Rohim, Wisudawan Terinspiratif FEBI yang pernah bekerja menjadi loper koran.

Nashrur Rohim, Wisudawan Terinspiratif FEBI yang pernah bekerja menjadi loper koran.

lpminvest.com – Sudah barang umum mahasiswa UIN Walisongo kuliah sambil bekerja. Biasanya, mereka bekerja sebagai driver ojek online, penjaga toko atau warung makan, ngelesi atau menjadi pegawai cetering. Namun, yang dikerjakan salah satu calon wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) ini berbeda dan jarang diambil oleh mahasiswa. Ialah Nashrur Rohim, calon wisudawan dari jurusan D3 Perbankan Syariah yang semasa kuliahnya bekerja sebagai loper koran di salah satu perusahaan media massa di Semarang.

Di wisuda FEBI angkatan 11 periode Agustus ini, Nashrur berhasil menjadi wisudawan paling inspiratif di FEBI. Selain itu, ia juga masuk dalam 15 wisudawan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi paralel FEBI, yaitu dengan IPK 3,90.

Saat acara Penglepasan Wisuda FEBI di Ballroom lantai 5 Haris Hotel Senin kemarin, ia bercerita mengenai pekerjaannya sebagai loper koran. Nashrur mengatakan bahwa sehabis Subuh ia harus berkeliling mengantarkan koran ke berbagai kelurahan di Semarang. Ia mengantar koran mulai dari daerah Wonodri, MT. Haryono, Barito, Jl. Majapahit, Jl. Soekarno Hatta dan berakhir di Kelurahan Penggaron. Hal itu dilakukannya setiap hari mulai pukul 05.00 – 06.30 selama sebulan.  Jatah libur hanya jika tanggal merah dan perayaan hari-hari besar.

Nashrur mulai bekerja menjadi loper koran sejak 2016. Selama tiga tahunan ia harus berjuang mengatur dan membagi waktunya antara bekerja dan kuliah. Ia mengatakan, saat masih kuliah pernah beberapa kali harus telat masuk kelas karena harus mengantar koran terlebih dahulu.

“Pernah pas di semester awal yang kuliahnya jam 06.10 atau nggak yang jam 07.00,” terangnya saat diwawancarai kru lpminvest.com via Whatsapp. Selasa, (27/8/2019).

Baca juga: http://lpminvest.com/2019/08/mahasiswi-asal-brebes-ini-jadi-wisudawati-terbaik-febi/

Tak sampai disitu, Nashrur juga menyebut pernah mengalami ban bocor di tengah pagi-pagi buta saat bekerja. Pria yang  lahir di Demak pada 11 Desember 1997 itu pun terpaksa harus mendorong kendaraannya. Ia mengatakan pernah mendorong kendaraannya sampai dua kilometer lebih sampai mendapat tukang tambal ban. Koran-koran yang dibawanya pun pernah sampai berjatuhan di tengah-tengah jalan.

Nashrur Rohim dan Ketua Jurusan D3 Perbankan Syariah Johan Arifin di acara Pengleoasan Wisuda FEBI, Senin, (26/8/2019) di Ballroom Haris Hotel Semarang.

Nashrur Rohim dan Ketua Jurusan D3 Perbankan Syariah Johan Arifin di acara Penglepasan Wisuda FEBI, Senin, (26/8/2019) di Ballroom Haris Hotel Semarang.

Hasil yang ia peroleh dari keliling mengantar koran berkisar Rp 600-an ribu. Penghasilannya tersebut ia gunakan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Sebagai anak yang telah ditinggal wafat ayahnya, Nashrur bertekad untuk menjadi orang yang mandiri dan tidak membebani keluarganya. Untuk itu ia rela bekerja menjadi seorang loper.

“Motivasinya pasti untuk memenuhi kebutuhan, pasti itu pertama. Terus saya pikir itu pekerjaannya tidak terlalu berat. Kerjanya hanya beberapa jam,” jelas pria dengan empat saudara itu.

Semangatnya dalam bekerja dan belajar sebagai wujud terima kasih kepada keempat saudaranya. Pasalnya saudaranya tersebut yang telah memberi kepercayaan kepadanya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UIN Walsiongo dan membantu membiayai kuliah.

“Sebelum beliau (ayahnya) pulang, beliau pesen sama saudara-saudara saya. Saudara-saudara saya kebetulan sudah menikah, tinggal saya. Kebetulan saya dititipkan kepada saudara-saudara saya. Kata Ayah ke saudara-saudaraku, adikmu tinggal satu tolong dibantu, saya percayakan kepada kalian,” tutur Nasrur terharu.

Sontak para wisudawan dan tamu undangan yang hadir di Penglepasan Wisuda memberikan tepuk tangan dengan meriah.

Kini, Nashrur sudah tak lagi menjadi loper koran. Setelah kelulusannya ia tidak muluk-muluk akan menjadi apa nantinya. Ia hanya berpegangan bahwa hidup yang penting harus produktif.

“Yang pasti harus produktif. Soalnya buat Ibu juga, Ibu sama aku soalnya,” terangnya. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dengan Keyakinan Hati dan Doa Orang Tua Ghina Nafsiyah Raih S1 Cumlaude

    Dengan Keyakinan Hati dan Doa Orang Tua Ghina Nafsiyah Raih S1 Cumlaude

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 802
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Skripsi yang berjudul “Analisis Hukum Pidana Islam Terhadap Diversi Sexsual Bullying Yang Pelaku Dan Korbannya Anak (Studi Kasus Nomor B/1508/VII/Res.124/2022/Reskrim Di Polres Kabupaten Tasikmalaya)”. Berhasil mengantarkan Ghina Nafsiyah menjadi wisudawan terbaik di Fakultas Syariah dan Hukum Islam (FSH), UIN Walisongo. Segenap usaha yang Beliau perjuangkan selama 4 tahun tidak sia-sia, Ghina berhasil memperoleh IPK […]

  • Cahaya dalam Sujud

    Cahaya dalam Sujud

    • calendar_month Sen, 12 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 645
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Widi Astuti Pagi ini kudapati sebuah hamparan pemandangan yang membuatku tiada hentinya bersyukur kepada-Nya betapa indah apa yang tengah berada di depanku ini, yang tengah kulihat saat ini.             “Subhanallah” desahku dengan melepas nafas setelah merasakan betapa sejuknya udara pagi ini di pondok putri daerah Yogyakarta yang sudah kurang lebih tiga tahun kutempati […]

  • Вавада Казино бонусы и преимущества отзывы игроков

    Вавада Казино бонусы и преимущества отзывы игроков

    • calendar_month Ming, 7 Jan 2024
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 270
    • 0Komentar

    img { width: 750px; } iframe.movie { width: 750px; height: 450px; } Вавада Казино бонусы и отзывы игроков 2026 года Если вы находитесь в поиске привлекательных предложений и информации о платформе, обратите внимание на разнообразные акции. Многие игроки отмечают, что текущие предложения позволяют значительно увеличить стартовый капитал и продлить игровое время. Например, сравнительно легкие условия […]

  • Begini Persiapan Wisudawan untuk Momen Wisuda

    Begini Persiapan Wisudawan untuk Momen Wisuda

    • calendar_month Sab, 8 Jun 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 754
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sabtu, (8/06/2024) hari yang paling dinanti-nanti bagi wisudawan/wisudawati Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Pasalnya, pada hari itu tentunya jadi agenda penting bagi wisudawan/wisudawati. Berbicara mengenai budget wisuda, tentunya wisudawan/wisudawati berbeda. Bagi wisudawati, pilihan kebaya dan songket tentu merupakan hal yang sangat diutamakan. Selain itu, make up yang digunakan juga sangat diperhatikan. Mereka tentu […]

  • 4.419 Maba UIN Walisongo 2019 Ikuti PBAK Hari Ini

    4.419 Maba UIN Walisongo 2019 Ikuti PBAK Hari Ini

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 809
    • 0Komentar

    lpminvest.com–  Hari ini, sebanyak 4.419 mahasiswa baru (maba) UIN Walisongo tahun ajaran 2019 mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Dengan mengangkat tema Eksplorasi Spirit Kemanusiaan Menuju Indonesia Berperadaban, acara pembukaan penerimaan maba itu diadakan di Lapangan Sepak Bola UIN Walisongo. PBAK 2019 akan diselenggarakan selama empat hari ke depan, yaitu Senin sampai Kamis (19-22/08/2019). […]

  • Presiden DEMA UIN Walisongo: Jangan Ada Mahar di Pemilihan Rektor

    Presiden DEMA UIN Walisongo: Jangan Ada Mahar di Pemilihan Rektor

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 854
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Beberapa hari yang lalu masyarakat Indonesia dikejutkan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Muchammad Romahurmuziy atau yang kerap disapa Gus Romy. OTT tersebut dilakukan atas dugaan kasus suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). KPK menggeladah kantor Kemenag dan menyita sejumlah uang. Setelah KPK melakukan […]

expand_less