Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 28 Feb 2017
  • visibility 831
  • comment 0 komentar

IMG-20170228-WA0084

lpminvest.com– Guru Besar dan Akademisi UIN Walisongo adakan diskusi “Meski Berbeda, Kita Saudara”. Diskusi ini mengusung tema “Meneguhkan Bumi Walisongo sebagai Benteng Moderat” berlangsung di Auditorium 1 lantai II UIN Walisongo Semarang. Selasa, (28/02/2017).

Acara yang berlangsung pukul 13.00-16.00 ini berlatar belakang menguaknya kelompok-kelompok yang saling menyerang, baik bermotif politik, ekonomi dan lain sebagainya. Pasalnya, sebelum menggelar diskusi, beberapa kali telah dilakukan diskusi-diskusi kecil antar akademisi.

Tidak hanya berakhir sampai disini, diskusi akan dilanjutkan pada tanggal 15 Maret 2017 bertempat di Wisma Perdamaian yang telah disetujui Walikota Semarang. Nantinya diskusi akan dihadiri KH.Mustofa Bisri (Gus Mus) dan Habib Luthfi bin Yahya. Selain itu juga dihadiri oleh perwakilan akademisi dari Perguruan Tinggi se-Jawa Tengah.

Muhibbin, menuturkan diskusi lanjutan akan dilaksanakan karena telah mendapat persetujuan dari para Rektor Perguruan Tinggi.

“Setelah berkomunikasi dengan para Rektor terkait diskusi ini, mereka menyetujui dan UIN Walisongo dianggap mampu mengawalinya. UIN bagaikan mobil, Guru Besar maupun akademisi ibarat supirnya.” ujar Rektor UIN Walisongo Semarang.

Diskusi yang bertempat di aula 1 Lantai II ini dihadiri kurang lebih 80 peserta yang terdiri dari Guru Besar, akademisi, maupun Pers Mahasiswa. Disebukan bahwa Akar radikalisme bermula dari banyaknya pihak yang mencoba untuk melakukan pengeboman.

Menurut Arsyad Mbai yang disebutkan oleh Abdul Hadi dalam diskusi ini bahwa radikalisme adalah akar dari terorisme. Ideologi radikalisme  merupakan penyebab dari maraknya aksi teror. Ada dua penyebab radikalisme, yang pertama, penindasan politik Islam, dan kedua, fenomena ekonomi politik.

“Ada salah satu tanggapan dari akademisi yang lain bahwa kita selalu menggebu tentang radikalisme dan melupakan liberalisme. Menuliskan tentang kafir, intoleransi, riddah, kristenisasi dan sebagainya. Sekali-kali kalau bisa mengumpulkan kaum radikalisme dan liberalisme dalamsatu forum dibawah satu panji. Kita beda, kita sama.”Ujarnya.

Sebelum mengakhiri diskusi, dilakukan penandatanganan petisi oleh Rektor UIN Walisongo. petisi tersebut nantinya akan dikirimkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). (anizara_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Romantisme Moderasi Beragama, Bisakah Berperan dalam Pendidikan?

    Romantisme Moderasi Beragama, Bisakah Berperan dalam Pendidikan?

    • calendar_month Sel, 17 Jan 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 985
    • 0Komentar

    Indonesia merupakan negara multikultural yang memiliki beranekaragaman suku, bahasa, budaya serta agama. Sebagai negara yang memiliki ragam perbedaan, Indonesia perlu menjadikan perbedaan tersebut sebagai harmoni yang menyatukan satu sama lain. Moderasi menjadi upaya penting untuk perwujudan peradaban dan perdamaian dunia yang bermartabat. Perlu kita ketahui prinsip moderasi adalah sikap atau cara pandang perilaku yang moderat, […]

  • Jadi Wisudawan Termuda, Ternyata Thomy Pernah Melakukan Ini

    Jadi Wisudawan Termuda, Ternyata Thomy Pernah Melakukan Ini

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 786
    • 0Komentar

    lpminvest.com– M. Thomy Hilmi Azizy menjadi wisudawan termuda UIN Walisongo Semarang pada Pelepasan Wisuda ke 74 tahun akademik 2018/2019. Pria kelahiran Lamongan, 27 Juli 1998 ini lulus di usia 20 tahun dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,7. Mahasiswa program studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ini bercerita bahwa dirinya sewaktu masih duduk […]

  • Pulang Kuliah, Mahasiswa IAIN Walisongo ditodong orang tak dikenal

    Pulang Kuliah, Mahasiswa IAIN Walisongo ditodong orang tak dikenal

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 675
    • 0Komentar

    lpminvest.com-Tindakan kejahatan menimpa mahasiswa IAIN Walisongo Semarang, selasa (2/9). Ketika itu Umam (21) baru saja pulang kuliah bersama kawannya Kholilah. Tanpa mereka duga tiba-tiba datang seorang laki-laki tidak dikenal membawa senjata tajam hampiri mereka. Kejadian tersebut terjadi di depan gerbang kampus 1 IAIN Walisongo pukul 18.30 Wib. Pada saat kejadian, situasi dilokasi  gelap dan sepi. Umam mahasiswa Fakultas […]

  • Вавада онлайн официальный

    Вавада онлайн официальный

    • calendar_month Sel, 13 Feb 2024
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 376
    • 0Komentar

    img { width: 750px; } iframe.movie { width: 750px; height: 450px; } Вавада онлайн официальный сайт и его возможности Получите доступ к широкому спектру развлечений, не выходя из дома. Платформа предлагает разнообразие игровых автоматов, карточных игр и живых казино, что позволяет каждому выбрать что-то по своему вкусу. Каждый посетитель сможет найти развлечение, соответствующее его предпочтениям. […]

  • Tikus Bergelar

    Tikus Bergelar

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 692
    • 0Komentar

    Oleh : Amimah Ulul Demi kefanaan berupa harta meruah Demi tak cukup sesuap nasi, mengaharap hidangan di meja yang meriah Perut membuncit, gelegek pun mendesah Ah… nikmatlah sudah.. Berhias kacamata kinclong bergaya sok songong Wara wiri di gedongan ala orang budiman Penuh gaya di podium, bercakap lantang tentang kerakyatan Si tikus terus bergerilya Di balik […]

  • Sempat Cuti Kuliah, Kru Invest Jadi Wisudawati Terbaik

    Sempat Cuti Kuliah, Kru Invest Jadi Wisudawati Terbaik

    • calendar_month Rab, 7 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 775
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Salah satu kru Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest, Siti Rohmawati menjadi wisudawati terbaik dengan mendapatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,83. Rabu, (7/03/2018). Rahma, sapaan akrabnya merupakan mahasiswi jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang sempat cuti kuliah selama satu tahun karena patah tulang akibat kecelakaan yang pernah dialaminya di daerah Demak-Kudus, […]

expand_less