Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 28 Feb 2017
  • visibility 220
  • comment 0 komentar

IMG-20170228-WA0084

lpminvest.com– Guru Besar dan Akademisi UIN Walisongo adakan diskusi “Meski Berbeda, Kita Saudara”. Diskusi ini mengusung tema “Meneguhkan Bumi Walisongo sebagai Benteng Moderat” berlangsung di Auditorium 1 lantai II UIN Walisongo Semarang. Selasa, (28/02/2017).

Acara yang berlangsung pukul 13.00-16.00 ini berlatar belakang menguaknya kelompok-kelompok yang saling menyerang, baik bermotif politik, ekonomi dan lain sebagainya. Pasalnya, sebelum menggelar diskusi, beberapa kali telah dilakukan diskusi-diskusi kecil antar akademisi.

Tidak hanya berakhir sampai disini, diskusi akan dilanjutkan pada tanggal 15 Maret 2017 bertempat di Wisma Perdamaian yang telah disetujui Walikota Semarang. Nantinya diskusi akan dihadiri KH.Mustofa Bisri (Gus Mus) dan Habib Luthfi bin Yahya. Selain itu juga dihadiri oleh perwakilan akademisi dari Perguruan Tinggi se-Jawa Tengah.

Muhibbin, menuturkan diskusi lanjutan akan dilaksanakan karena telah mendapat persetujuan dari para Rektor Perguruan Tinggi.

“Setelah berkomunikasi dengan para Rektor terkait diskusi ini, mereka menyetujui dan UIN Walisongo dianggap mampu mengawalinya. UIN bagaikan mobil, Guru Besar maupun akademisi ibarat supirnya.” ujar Rektor UIN Walisongo Semarang.

Diskusi yang bertempat di aula 1 Lantai II ini dihadiri kurang lebih 80 peserta yang terdiri dari Guru Besar, akademisi, maupun Pers Mahasiswa. Disebukan bahwa Akar radikalisme bermula dari banyaknya pihak yang mencoba untuk melakukan pengeboman.

Menurut Arsyad Mbai yang disebutkan oleh Abdul Hadi dalam diskusi ini bahwa radikalisme adalah akar dari terorisme. Ideologi radikalisme  merupakan penyebab dari maraknya aksi teror. Ada dua penyebab radikalisme, yang pertama, penindasan politik Islam, dan kedua, fenomena ekonomi politik.

“Ada salah satu tanggapan dari akademisi yang lain bahwa kita selalu menggebu tentang radikalisme dan melupakan liberalisme. Menuliskan tentang kafir, intoleransi, riddah, kristenisasi dan sebagainya. Sekali-kali kalau bisa mengumpulkan kaum radikalisme dan liberalisme dalamsatu forum dibawah satu panji. Kita beda, kita sama.”Ujarnya.

Sebelum mengakhiri diskusi, dilakukan penandatanganan petisi oleh Rektor UIN Walisongo. petisi tersebut nantinya akan dikirimkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). (anizara_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Umroh Gratis dan Sepeda Jadi Hadiah Utama

    • calendar_month Jum, 9 Des 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 189
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Penyelenggaraan jalan sehat yang diadakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dalam rangka perayaan hari lahir FEBI yang ke-9 menghadirkan berbagai doorprize menarik untuk para peserta jalan sehat pada jumat (9/12/2022) di Lapangan Febi UIN Walisongo Semarang. Peserta jalan sehat diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan seluruh civitas academica dengan start dan finish di […]

  • GenBI UIN Walisongo Gelar Grand Opening Desa Binaan Asmaraloka

    • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 176
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menyelenggarakan acara Grand Opening Desa Binaan Asmaraloka pada Sabtu, (4/2/2023) yang diadakan di Balai Desa Tambahsari, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini merupakan program kerja wajib GenBI Komisariat Walisongo Semarang, yang menjadi ciri khas dari Bank Indonesia (BI) di Jawa Tengah. Tujuan dari […]

  • Cahaya di Tengah Mendung, Part 1

    • calendar_month Sab, 25 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Hari yang buruk. Mobil mogok, hujan lebat dan kehilangan pekerjaan. Semua hal yang aku benci datang secara berturut-turut mengakibatkan tubuh yang lelah luar biasa. Hati, pikiran, dan tubuh. Saking lelahnya, aku hanya bisa terdiam memperhatikan langit dari balik jendela bus tanpa ekspresi. Semuanya terasa begitu datar, bahkan hasrat untuk menangis tak ada. Selain menggenggam tiket […]

  • Waktu Kurang Memadahi, Donor Darah Sepi Peminat

    • calendar_month Rab, 9 Des 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 126
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Korps Suka Rela (KSR) UIN Walisongo kembali bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), untuk menggelar Donor Darah di UIN Walisongo Semarang. Senin, (23/11/2015). Donor Darah kali ini mengusung tema “Kita Peduli dan Ada Untuk Berbagi”, acara di gelar di beberapa titik kampus. Yaitu di teras perpustakaan Universitas, gedung Pusat Kegiatan Mahasisa (PKM) Ushuludin, […]

  • Rheyna, Wisudawan Terbaik S-1 Ajak Seluruh Wisudawan untuk Wujudkan Mimpi

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 163
    • 0Komentar

    lpminvest.com –  Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang sukses selenggarakan acara Wisuda Doktor (S.3) Ke-34, Magister (S.2) Ke-58, dan Sarjana (S.1) Ke-91dengan satu sesi dalam sidang senat terbuka pada Rabu (7/2/2024). Acara ini bertempat di Auditorium II kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Alunan gamelan yang dimainkan oleh UKM Teater Wadas dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi […]

  • Wisata Religi; Agama dan Kepentingan Pasar  

    • calendar_month Sab, 15 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 147
    • 0Komentar

     Oleh : M. Maulana Ali Kru Lembaga Pers Mahasiswa Invest Wisata religi menjadi pergumulan yang sangat penting untuk dibahas oleh agamawan, ekonom, budayawan, bahkan akademisi. Fenomena ini erat kaitannya dengan masyarakat Indonesia karena melihat kultur budaya masyarakatnya yang kental dengan mistik. Setiap orang memiliki cara masing-masing dalam kaitannya dengan penghayatan atas agamanya masing-masing. Wisata berarti rekreasi, […]

expand_less
Exit mobile version