Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Aksi Tolak RUU Penyiaran oleh Aliansi Jurnalis Jawa Tengah

Aksi Tolak RUU Penyiaran oleh Aliansi Jurnalis Jawa Tengah

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 30 Mei 2024
  • visibility 352
  • comment 0 komentar

lpminvest.com- Aliansi Jurnalis Jawa Tengah bersama masyarakat sipil dan Aksi Kamisan menggelar aksi penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah pada Kamis (30/05/2024). Aksi ini merupakan bentuk reaksi jurnalis terhadap adanya pembahasan revisi undang-undang penyiaran yang kini tengah dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Dalam aksi ini beberapa perwakilan memberikan orasi sambil mengutarakan enam tuntutan yang berisikan penolakan terhadap RUU itu. Penolakan dilakukan lantaran RUU tersebut dirasa akan membungkam kebebasan pers. Dari RUU ini pers dilarang menayangkan pers eksklusif dan menayangkan konten yang menyajikan perilaku LGBTQ+, bahkan akan terjadi tumpang tindih antara kewenangan dewan pers dengan KPI, serta pelarangan berita investigasi. Beberapa hal tersebut bertentangan dengan UU penyiaran sebelumnya.

Pelarangan konten eksklusif dapat menjadi bentuk keengganan pemerintah dalam memperbaiki penyelenggaraan negara. Hal ini sebagaimana dituturkan Aris dari Aliansi Jurnalistik Independen (AJI).

“Ketika investigasi itu dilarang padahal investigasi itu bentuk membongkar kejahatan, membongkar korupsi, dan lain berarti yang menjadi pertanyaan kita adalah kenapa konten investigasi ini dilarang? padahal investigasi merupakan mahkota dari jurnalistik,” ujar Aris lebih lengkap.

Melalui aksi ini Aris menolak RUU penyiaran itu, “Batalkan, tidak usah dilanjutkan,”

RUU juga dapat mengancam keberadaan pers mahasiswa (persma) sebagaimana dikatakan Farhan selaku koordinator dari Forum Pers Mahasiswa Semarang (FPMS).

“Kalau RUU ini disahkan tentunya akan mengancam persma yang tidak mempunyai payung hukum. Dengan hal tersebut persma akan sangat mudah dibredel,” ungkap Farhan.

aksi penyegelan dan tabur bunga kuburan

Setelah itu dilanjutkan dengan penyegelan pintu gerbang DPRD Jawa Tengah disertai dengan tabur bunga oleh Divisi Gender anak dan kelompok marjinal AJI Semarang, sebagai simbol pemerintah sudah mati dan tidak mendengarkan aspirasi rakyat.

Selain itu, dalam tuntutannya Aliansi Jurnalis Jawa Tengah menyarankan agar melibatkan partisipasi publik dalam penyusunan revisi UU Penyiaran serta menggunakan UU Pers sebagai pertimbangan pembuatan regulasi mengenai peraturan tentang pers sehingga nanti tidak akan ada peraturan yang tumpang tindih terkait kemerdekaan pers. Mahda, Afida, & Diyah_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Festival Sastra, Berikut Pengumuman Pemenang Lomba Cipta Puisi LPM Invest 2024

    • calendar_month Sel, 11 Jun 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest telah menyelenggarakan Lomba Cipta Puisi dalam rangka Festival Sastra 2024 LPM Invest. Pada Festival Sastra kali ini mengambil tema “Merayakan Keindahan Bahasa Dalam Karya Sastra”. Setelah dibukanya pendaftaran gelombang 1 pada tanggal 24 April-08 Mei 2024 dan pendaftaran gelombang 2 pada tanggal 09-24 Mei 2024. Hingga memasuki tahap pengumpulan karya, […]

  • Berniat Mengundurkan Diri, Mahasiswa Ini Malah Sabet Juara Satu

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 415
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Ajang bergengsi tahunan antar Fakultas UIN Walisongo Semarang, Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah dan Keterampilan (orsenik) resmi dibuka hari ini. Salah satu cabor (cabang olahraga) yang dilombakan yakni pidato Bahasa Arab, yang berlangsung di Laboratorium Dakwah. Rabu, (18/9/2019). Lomba pidato Bahasa Arab ini diikuti oleh 16 mahasiswa baru yang merupakan delegasi dari tiap fakultas, dimana […]

  • PENGUMUMAN SELEKSI LPM INVEST 2018

    • calendar_month Ming, 7 Okt 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Salam Pers. Berdasarkan tes seleksi yang telah dilakukan sebelumnya dan pertimbangan hasil tes seleksi oleh LPM Invest, berikut kami sampaikan nama-nama yang lolos seleksi kru magang LPM Invest 2018: Mudrik Syahrullah Devilia Azis Dyah Puspita Galih Alamsyah Alfian Fathilah Anis Khoerunnisa Yusuf Bahtiar Rifka Nur Fadliyyah Shofiatun Hanny Nur Safitri Endah Pratiwi Subagyo Alif Nurohman […]

  • Menyelamatkan “Mesin” Ekonomi Kita: Hentikan Gempuran Pajak pada Kelas Menengah

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Ditengah narasi optimisme pertumbuhan ekonomi makro yang sering didengungkan pemerintah ada realitas pahit yang terjadi dimana kelas menengah Indonesia sedang “megap-megap”. Pemerintah perlu segera menahan kebijakan perluasan pajak yang membebani konsumsi masyarakat dan mengalihkan perhatian pada upaya memulihkan daya beli. Kebijakan yang terus menambah beban pajak bagi kelas menengah sementara pendapatan mereka tidak meningkat ini  […]

  • Rektor Baru Sambut Maba 2019, Ini Wejangan yang Disampaikan

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 375
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pada pembukaan acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2019, rektor baru UIN Walisongo Semarang Imam Taufiq menyambut dan mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru (maba) UIN Walisongo 2019. Pada kesempatan itu, Imam Taufik juga memberikan wejangan-wejangan kepada maba 2019. “Selamat kepada 4.419 mahasiswa baru, selamat datang di kampus untuk kemanusiaan dan peradaban,” ucapnya […]

  • Narasumber KPK RI Berhalangan Hadir Menuai Kekecewaan Maba

    • calendar_month Sab, 26 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 343
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Pemberian materi Pedidikan anti korupsi pada hari ketiga proses Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tuai kekecewaan sebagian mahasiswa. (Rabu, 23/8/17). Rencana pemberian materi pendidikan anti korupsi dari KPK RI hanya disampaikan oleh satu narasumber. Padahal seharusnya disampaikan oleh dua narasumber yang mana tiap narasumber akan mengisi empat fakultas. Berdasarkan keterangan, pengisian materi oleh KPK […]

expand_less
Exit mobile version