Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Lima Rekomendasi, Tontonan dari Series Barat hingga Asean

Lima Rekomendasi, Tontonan dari Series Barat hingga Asean

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
  • visibility 577
  • comment 0 komentar

(Oleh: Nabilla Baitul Izza)

Di tengah pandemi Covid-19 ini kita semua diharuskan untuk di rumah saja. Bekerja, ibadah, sekolah ataupun kuliah juga di rumah saja. Hal tersebut bukannya tanpa alasan, tetapi bisa membantu mengurangi persebaran covid-19 yang belum ada obatnya itu. Keuntungannya adalah tenaga kesehatan menjadi tidak terlalu terbebani dengan melonjaknya jumlah pasien dan bisa fokus terhadap pasien-pasien yang sudah terkena virus itu.

Segala hal yang dilakukan di rumah belum kita rasakan sebelumnya. Untuk Indonesia sendiri, ini merupakan hal yang pertama. Bahkan saat hari raya idul fitri kemarin, tidak ada lagi istilah mudik dan halal bi halal. Itu menjadikan kita bosan atau stuck in quarantine selama kurang lebih tiga bulan ini. Untuk mengusir rasa jenuh, biasanya orang-orang mengalihkannya pada kegiatan menonton. Berikut lima tontonan yang cocok untuk remaja agar menambah wawasan:

Pertama, 13 Reasons Why (18+). Series ini berlatar belakang di sekolah (Liberty High School), dimana ada seorang remaja perempuan bernama Hannah Bekker yang memutuskan untuk mengakhiri hidupnya karena banyak mengalami tekanan bahkan pemerkosaan. Sebelum itu, dia membuat rekaman berjumlah 13 yang berisi alasan-alasan mengapa ia bunuh diri. Untuk mengetahui cerita selanjutnya, tontonlah series ini di platform resminya: Netflix.

(Foto: Para Pemain 13 Reasons Why Season 4. Sumber: akun twitter resmi 13 reasons why)

Series ini sangat booming sejak awal dirilis pada tahun 2017 silam (terakhir rilis pada 5 Juni 2020: season keempat). Cerita yang disajikan sangat relatable dengan kehidupan remaja masa kini yang penuh akan tekanan namun tidak ada yang peduli. Series ini mengajarkan kita semua- remaja dan para orang tua- agar aware dengan lingkungan sekitar, agar peduli dengan teman dan anak-anak kita. Dampak positif jika kita “ada” saat mereka “butuh pertolongan” adalah dapat menekan angka bunuh diri yang terjadi pada remaja generasi sekarang ini.

Kedua, Sex Education (18+). Series rilisan Original Netflix yang sudah mencapai dua seasons ini banyak diperbincangkan dan direkomendasikan oleh para remaja di dunia, termasuk Indonesia. Sepertinya series ini wajib ditonton remaja untuk menambah wawasan mengenai pendidikan seksual.

Seks menjadi hal yang tabu di kalangan remaja padahal hal itu penting untuk diketahui. Otis Millburn menjadi tokoh utama dalam series ini dimana dia merupakan anak seorang sex expert, Dr. Jean Millburn. Otis menjadi konsultan seks untuk teman-temannya di sekolah, Mordale High. Series ini akan membuka wawasan kita mengenai pendidikan seksual, orientasi seksual, hingga harus waspada terhadap kekerasan seksual yang bisa mengakibatkan trauma bagi korbannya. Pengetahuan mengenai seks dan pertemanan akan mendominasi dalam series ini.

(Sumber: Twitter @maykamaykaba. Potongan scene Sex Education Season 2)

Ketiga, Extracurricular (16+). Series ini berasal dari Korea Selatan yang menceritakan sebuah kehidupan seorang remaja laki-laki bernama Jisoo. Jisoo sangat dipandang sebelah mata keberadaannya karena merupakan anak yang tidak lagi mempunyai orang tua walaupun dia sangat berprestasi di sekolah. Disamping itu, dia memiliki pekerjaan yang sangat beresiko tinggi dan tidak ada seorang pun yang tahu mengenai hal itu.

Untuk mengetahui keseluruhan cerita, kalian bisa menontonnya di Netflix dengan dubbing bahasa Inggris.

(Sumber: Netflix)

Keempat, Who Are You (13+). Series ini berasal dari Thailand yang merupakan remake dari drama Korea berjudul School 2015: Who Are You. Rilisan GMM TV agensi ini sangat diminati para remaja, tak terkecuali dari Indonesia. Series yang sudah tamat ini berjumlah 18 episode dan tayang seminggu dua kali setiap hari Sabtu dan Minggu. Ceritanya berlatar belakang di sekolah, dengan pemeran utama yang mempunyai kembaran. Terdapat insiden sehingga mereka bertukar peran. Untuk melihat aksi para aktor besar Thailand seperti Perawat Sangpotirat, Kayavine, dan Namtan, kalian bisa nonton di kanal YouTube GMM TV.

(Para Pemain Who Are You. Sumber: Twitter)

Kelima, The Gifted (13+). Series yang diperankan oleh Nanon Korapat, Fiat Pattadon, dan yang lainnya ini juga berasal dari Thailand yang merupakan garapan lanjutan dari sebuah film pendek karya mahasiswa di salah satu universitas di sana. Series ini dipegang oleh GMM TV agensi. Series ini menceritakan kisah beberapa anak sebuah sekolah yang masuk kelas unggulan dikarenakan kemampuan mereka di luar batas manusia. Saat ini sedang dilakukan proses syuting series lanjutan The Gifted dengan judul The Gifted Graduation.

(Sumber: Twitter @justababii. Poster The Gifted Graduation)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum Mahasiswa Akuntansi Syariah Indonesia, Resmi Dilantik

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 336
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Forum Mahasiswa Akuntansi Syariah Indonesia (FORMAKSI), periode 2020 – 2021 resmi dilantik oleh Saifullah  selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Pelantikan tersebut berlangsung di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang. Dihadiri oleh Mahasiswa UIN Walisongo Semarang dan delegasi dari 14 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) seluruh Indonesia. Kamis (12/3/2020). Saifullah, […]

  • Luar Biasa, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 361
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram ( MIT) ke-9 Posko 46 UIN Walisongo mampu menciptakan alat pengolah limbah plastik menjadi bahan bakar setara premium. Alat yang dinamakan Destilator Sampah ini merupakan alat sederhana yang dikembangkan oleh mahasiswa guna mengurangi permasalahan sampah plastik yang semakin membludak setiap tahun, khususnya di Desa Bedono. Alat […]

  • Program Perpustakaan Keliling, Upaya Merawat Literasi di Tengah Pandemi

    • calendar_month Rab, 14 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 307
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) Angkatan 75 kELOMPOK 30 UIN Walisongo Semarang, berusaha menjaga literasi di masa pandemi dengan mengadakan perpustakaan keliling di Desa Purworejo. Kecamatan Bonang, Demak. Rabu, (14/10/2020). Kegiatan dengan maksud untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis dan berhitung bagi anak-anak. Ini berlangsung di di halaman Masjid Baiturrahman RT […]

  • FEIS Kembali Digelar FEBI UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 274
    • 0Komentar

    lpminvest – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo kembali mengadakan Festival Ekonomi Islam (FEIs). Acara yang kedua kalinya diadakan ini bertema “Filantropi Islam (Zakat & Wakaf) Menuju Sustainable Economic Development  di Era Revolusi Industri 4.0″. Serangkaian FEIs 2019 diantaranya National Competition Islamic Accounting, Islamic Economic, Sharia Banking yang berlangsung di Auditorium I lantai […]

  • Persiapkan KKN di Kota Wali, Mahasiswa UIN Walisongo Penuhi Auditorium

    • calendar_month Sel, 25 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 301
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo gelar orientasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan penyusunan struktur tim KKN di Audit 2 kampus III UIN Walisongo Semarang. Senin, (24/9/2018). Acara orientasi KKN ini berlangsung sebelum pembekalan KKN. Semester ini, pembekalan KKN dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama digelar tanggal 25 September 2018 dan kelompok […]

  • Dilema Kepesertaan JKN dan Yudisium Nilai

    • calendar_month Sab, 6 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Baru-baru ini mahasiswa UIN Walisongo Semarang digegerkan dengan pengumuman yang dikeluarkan oleh Kepala Biro AUPK Nomor B-4285/Un.10.0/B1/KU.00.1/12/2017 tertanggal 29 Desember 2017 yang mengacu kepada Surat Keputusan (SK) Rektor Nomor 389 Tahun 2017 tanggal 4 Oktober 2017 tentang kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Sekilas tidak ada yang aneh dari pengumuman tersebut. […]

expand_less
Exit mobile version