Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Webinar Moderasi Beragama, Keshalihan Sosial dan Ritual Sama Pentingnya

Webinar Moderasi Beragama, Keshalihan Sosial dan Ritual Sama Pentingnya

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 25 Okt 2020
  • visibility 146
  • comment 0 komentar

lpminvest.com– Bertajuk Suarakan Moderasi Beragama untuk Pebaharuan Karakter Milenial adalah sebuah webinar moderasi agama yang digelar oleh kelompok 17 Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) Angkatan 75 UIN Walisongo Semarang. Minggu, (25/10/2020).

Melalui Zoom Meeting Khoirul Anwar hadir sebagai narasumber, yang kebetulan juga penulis buku Berislam di Era Mienial.

“Judul diskusi kita pagi ini ‘Berislam Secara Moderat’, yang sama persis dengan judul buku saya yang insyaallah akan terbit pada bulan Desamber nanti. Jadi teman-teman di sini bakal tahu isi buku sayasebelum waktunya tapi hanya nol koma sekian persennya saja,” tungkasnya.

Moderasi beragama ini merupakan dirkursus global, bukan lagi lokal yang secara umum memiliki tiga prinsip.

“Manusia harus memiliki perasaan bahwa dunia ini milik bersama  dan kita harus memunculkan rasa persaudaran kepada semua orang, kemudian rasa cinta kasih juga harus tumbuh tanpa membeda-bedakan agama, budaya, suku, ras, warna kuli, aal, jenis kelamin, dn lainnya, serta yang terakhir yaitu harus memperlakukan manusia dengan setara atau adil. Sehingga secara umum prinsip moderasi agama ada tiga yaitu kemanusiaan, persaudaraan, dan keadlilan,” papar laki-laki kelahiran Brebes ini.

Moderat berasal dari bahasa Arab yaitu tawassuth yang artinya tengah. Tengah di sini maksudnya adil dan baik.

“Saya analogikan ya. Contohnya wasit sepak bola, wasit artinya tengah dan secara harfiah dia selalu di tengah lapangan. Bukan hanya sebatas itu,  tapi wasit itu bersikap adil dan baik meskipun pemain berada di pojok lapangan sekalipun wasit akan menganggap itu pelanggaran,” tuturnya.

Terkadang manusia sering tidak sadar kalau dia adalah makhluk sosial sehingga tenggang rasanya berkurang hanya karena ada orang lain yang kurang shalih.

“Coba perhatikan orang yang khusyuk shalatnya dan sering jamaah ke masjid pasti mereka kurang ramah dengan orang yang jarang ke masjid, orang yang memakai pakaian tertutup akan kurang ramah dengan orang yang pakaiannya terbuka. Moderasi agama itu bukan hanya mengatur hubungan kita dengan Allah semata tapi juga dengan makhluk dan lingkungan. akan tetapi banyak di antara kita yang tidak sadar akan hal ini, padahal keshalihan sosial dan ritual itu sama pentingnya,” paparnya.

Masih sejalan dengan pertanyaan Izzul Akmal yang bertanya perihal penerapan toleransi moderasi beragama di masa sekarang.

“Apakah boleh mengucapkan selamat natal? Tentu boleh. Ketika kita mengucapkannya bukan berarti kita menjadi Kristen. Karena beralih ke Kristen tidak semudah itu, apalagi beralih ke Katolik lebih rumit. Ucapan tersebut hanya bentuk apresiasi atau penghargaan,” ungkap Khoirul Anwar yang sering disapa Awang tersebut.

Awang merinci bahwa singkatnya toleransi itu penghargaan atas perbedaan, dan menyadari setiap orang mempunyai hak dan kewajiban. Ari_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RESTRUKTURISASI KEUANGAN PRIBADI DI TENGAH PANDEMI

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 177
    • 0Komentar

      “Semua kekecewaan harus dialirkan menjadi energi positif untuk bekerja lebih baik dan lebih keras lagi, sehingga berbagai prestasi yang lebih baik dan lebih tinggi bisa diraih,”ujar Sri Mulyani. Sepertinya ungkapan tersebut sangat relevan dengan keadaan sekarang. Di tengah pandemi covid-19 yang tak tahu menahu kapan berakhirnya ini, sehingga menyebabkan hampir seluruh sektor perekonomian terdampak […]

  • Peduli Terhadap Sosial; Lindu Aji Putra Mabes 26 Gelar Bhakti Ramadhan

    • calendar_month Sen, 13 Jun 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Lpminvest.com – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan, Lindu Aji Putra Mabes 26 Semarang, menggelar Bhakti Ramadhan di Desa Jimbaran Kecamatan Bandungan Semarang. Minggu, (12/06/16). Agenda bersifat sosial ini mengusung tema “Semangat Berbagi Sempurnakan Ibadah di Bulan Suci” berlangsung lancar dan tidak ada kendala sedikitpun. Niko (35) selaku ketua panitia Bhakti Ramadhan tersebut mengungkapkan bahwa […]

  • Dekan FEBI; Alumni Harus Memiliki Modal Sosial

    • calendar_month Ming, 3 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 146
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Keluarga Alumni (KALAM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang melaksanakan sarasehan alumni yang bertajuk Konsolidasi dan Sinergi Alumni yang Maju dan Terdepan. Acara berlangsung di ballroom Candi Indah Hotel Semarang, dengan dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan III, Kasubag dan beberapa pejabat civitas akademika FEBI. Minggu, (3/03/2019). Ketua Umum terpilih, Ahmad Luthfi menuturkan […]

  • Mengaumlah

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Oleh: Mahda Nuurainiyah   Yang tertindas, tak punya rupa, Mewujud berupa angka belaka Dalam data tanpa suara,   Maka mengaumlah pada hari itu, Hari tunggal berhimpunnya suara, Serentak rintihan pekik disoroti, Puas-puaskan!   Tiada usang dalam hal berbenah, Tiada akhir untuk revolusi, Tuntutlah tuntut sampai runtut,   Buang sejenak topeng setan bernama sopan, Pastikan semua […]

  • Peringati Hari Pangan Sedunia, Mahasiswa KKN Pamerkan Brownies Singkong

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 171
    • 0Komentar

    lpminvest.com- (16/10/20). Singkong adalah tumbuhan pangan yang dapat tumbuh di mana pun, bahkan tanah di pekarangan warga pun dapat menumbuhkan Singkong. Di Dusun Welang, Kabupaten Kendal, kebanyakan warganya pun menanam singkong. Hasilnya, singkong di dusun tersebut melimpah. Sayangnya, hasil yang melimpah tidak diikuti pemanfaatan yang optimal. Singkong masih dijual sebagai bahan mentah dengan nilai ekonomis […]

  • Aksi Tolak RUU Penyiaran oleh Aliansi Jurnalis Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 170
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Aliansi Jurnalis Jawa Tengah bersama masyarakat sipil dan Aksi Kamisan menggelar aksi penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah pada Kamis (30/05/2024). Aksi ini merupakan bentuk reaksi jurnalis terhadap adanya pembahasan revisi undang-undang penyiaran yang kini tengah dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dalam aksi ini […]

expand_less
Exit mobile version