Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Kesiapan Ekonomi Kreatif Menyongsong MEA

Kesiapan Ekonomi Kreatif Menyongsong MEA

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 24 Okt 2014
  • visibility 179
  • comment 0 komentar

Negara kita butuh keajaiban dalam rangka menyiapkan MEA (Masyarkat Ekonomi ASEAN), yang mau tidak mau, siap tidak siap harus dilAksanakan 2015. Pemerintah dalam hal ini kementrian yang terkait selalu mengumbar ke-optimisan mereka dalam menyongsong MEA, Perangkat dari berbagai kementrian sudah di siapkan jauh-jauh hari untuk menjalankan MEA pada 2015.

Kebijakan-kebijkan ekspor-Impor, isu redenominasi dan berbagai kebijakan kaitanya dengan perdagangan dan perekonomian penting di laksanakan. Tidak menutup kemungkinan masuknya sektor ekonomi kratif dalam mengikuti MEA, sektor ekonomi kreatif sangat menjalar akhir-akhir ini, berbagai macam produk di hasilakan dari sektor ini, akan lebih baik juga ketika pemerintah mau ikut campur dalam perkembangan ekonomi kreatif di indonesia.

Kalau kita boleh belajar dari china sebenarnya mereka sangat mendorong masyarakat dalam mengupayakan perkembangan pada ekonomi kreatif dan kita lihat sekarang, china begitu merajalela dengan produknya yang ada dimana-mana, yang bisa di bilang kita juga bisa memprosuksi itu, tapi pada kenyataanya kita tidak bisa melaksanaka itu. Selain china ada lagi japan yang juga sangat masif dalam pengembangan ekonomi kreatif, yang kurang lebih punya model sama dengan china dalam perkembanganya.

Selanjutnya, indonesia harus mulai sadar ketika tidak dapat mengharap banyak dari pada sektor ekonomi modern akhirnya kita harus memberi waktu untuk perkembangan sektor ekonomi kreatif, karena justru sektor inilah yang sangat bisa di harapkan, produk-produk olahan tangan yang minimalis, juga produk-produk asli budaya sendiri juga sangat bisa di harpakan untuk menguasai pasar di dunia, paling tidak bisa memberi pilihan pada agenda besar MEA 2015.

Dan paling elegan ketika sektor ekonomi kreatif menjadi bagian inti dari MEA yang di siapkan pemerintah indonesia, karena kebijakan perdaganganakan yang begitu terbuka untuk perkembangan ekonomi kreatif.

Lebih dari pada itu, masyarakat indonesia, khususnya pemuda-pemudinya sekarang masuk dalam perlombaaan kreatifitas usaha, keadaan ini penting dalam mendorong wirausaha di kalangan remaja atau pemuda, yang apaling tidak dapat mensibukan diri untuk tidak belaku onar di masyarakat juga punya andil dalam perkembangan ekonomi kreatif di indonesia.

Karena remaja dan pemuda itu paling punya peluang sukses dalam urusan-urusan kretifitas usaha, dan ekonomi kreatif sangat di geluti remaja dan pemuda itu dalam  memberi andil pada perkembangan ekonomi di indonesia. Kita lihat saja berbagai proposal usaha yang menang dan memperoleh dana pembinaan yang sangat bagus dan jarang di pikirkan oleh masyarakat luas. Maidset seperti itulah yang harus kita bangun kepada remaja dan pemuda agar dapat menciptkan lapangan kerja baru untuk tidak bergantung pada lapangan kerja yang di siapkan oleh pemerintah.

Berbagai kebijakan ekonomi indonesia harus lebih realistis mana yang akan menjadi produk ekonomi dari indonesia yang bisa mempengaruhi pasar internasional dan sekarang waktunya ekonomi kreatif harus masuk pada jalan tol yang siapkan dengan matang sebagai produk unggulan masyarkat indonesia.

Ekonomi kreatif kalau kita meruntun kebelakang sebenarnya sama dan di restui oleh undang-undang dalam hal ini pancasila, pancasila mengajarkan ekonomi kerakyatan. Dan sekarang bisa kita lihat unsur yangb terkandung kalau ekonomi kerakyatan ada pada ekonomi kreatif. Oleh sebab itu kita dorong besama-sama ekonomi kreatif di indonesia dalam perkembangannya, tidak Cuma perkembnagannya tetapi kita juga harus ikut andil dalam berbagai produk dan produksi pada ekonomi kreatif tersebut.

Banyak manfaat kalau remaja dan pemuda akan berusaha menciptkan proses wirausahanya masing-masing di samping juga bisa menambah pendewasaan dalam bernegara juga dapat membantu masyarakat luas dalam mendorong dan mewajibkan mereka untuk punya usaha.

*Ahmad Lutfi Hasan_Mahasiswa IAIN Walisongo Semester 7

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sang Ada yang Fana

    Sang Ada yang Fana

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Berkawan dengan sang ada, Mungkinkah dia kekal? Tidak, nanti akan kukenalkan dengan fana Waktu akan bersiteru juga “Sang ada pasti pergi” Tiada kekal di medan sandiwara Semangat, Sigap dan siaga, lumpuhkan lelah itu Semua raga berilusi, “lekas membaik”   World Heath Day 2020

  • Secret Garden Village Bali sebagai Destinasi Edukasi Prodi EI

    Secret Garden Village Bali sebagai Destinasi Edukasi Prodi EI

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 193
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Tidak hanya keindahan alam, Bali menyimpan banyak wisata edukasi yang cocok menjadi tempat singgah mahasiswa, salah satunya yaitu Secret Garden Village Bali. Tempat tersebut menjadi salah satu destinasi Kuliah Kerja Lapangan (KKL) prodi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang. Destinasi kali ini sebagai wujud inspirasi dalam berwirausaha. Selasa (3/3/2020). […]

  • PPKM Darurat se-Jawa dan Bali Diperpanjang, Kelompok 6 KKN MIT-DR Gelar Takbir Virtual

    PPKM Darurat se-Jawa dan Bali Diperpanjang, Kelompok 6 KKN MIT-DR Gelar Takbir Virtual

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 141
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Senin malam (19/7/2021) kelompok 6 KKN MIT-DR UIN Walisongo menggelar acara takbir virtual via Google Meet. Takbir virtual dilakukan karena adanya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat se-Jawa dan Bali hingga 25 Juli nanti. Pemerintah memberlakukan PPKM darurat sejak 3 Juli lalu dan berakhir pada 20 Juli yang bertepatan dengan Hari Raya Idul […]

  • Peringati Hari Santri, Dosen dan Mahasiswa Kompak Berbusana Ala Santri

    Peringati Hari Santri, Dosen dan Mahasiswa Kompak Berbusana Ala Santri

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 244
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2019, UIN Walisongo Semarang mengadakan upacara peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan di halaman Ma’had Jami’ah Walisongo. Selasa, (22/10/2019). Peserta upacara merupakan seluruh jajaran kampus dan para dosen, santri Ma’had Walisongo, dan delegasi seluruh pondok pesantren yang berada di sekitar kampus UIN Walisongo Semarang. Rektor UIN Walisongo Semarang, […]

  • Sadar Pentingnya Protokol Kesehatan, Mahasiswa KKN Lakukan Aksi Blusukan  di Tengah Pandemi

    Sadar Pentingnya Protokol Kesehatan, Mahasiswa KKN Lakukan Aksi Blusukan di Tengah Pandemi

    • calendar_month Sen, 19 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 152
    • 0Komentar

    lpminvest.com- COVID-19 masih ada di negara Indonesia, terkhusus Kota Semarang, Jawa Tengah. Hal ini membuat Elisa Martha seorang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75 UIN Walisongo Semarang tergugah hatinya untuk memutus mata rantai COVID-19. Minggu, (18/10/2020). Dalam hal ini, sosialisasi penggunaan masker dan perawatan masker yang benar menjadi hal nomor wahid […]

  • Gedung Belum Memadahi, UIN Walisongo Buka Tiga Fakultas baru.

    Gedung Belum Memadahi, UIN Walisongo Buka Tiga Fakultas baru.

    • calendar_month Ming, 8 Nov 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 170
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sebagai tindak lanjut Bertransformasinya IAIN Walisongo menjadi UIN Walisongo, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin meresmikan tiga Fakultas baru. Rabu, (4/11/2015). Acara yang dilaksankan di Auditorium II kampus III UIN Walisongo ini dihadiri oleh Menteri Agama RI, serta perwakilan dari Polisi Daerah (POLDA) Jawa Tengah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kantor wilayah (KANWIL) agama Propinsi Jawa […]

expand_less