Home / NEWS / Pecahkan Rekor Muri, MABA UIN Walisongo Tampilkan 13 Formasi MOB

Pecahkan Rekor Muri, MABA UIN Walisongo Tampilkan 13 Formasi MOB

IMG_20170821_195005lpminvest.com– Pembukaan acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Walisongo Semarang, berhasil memecahkan Rekor MURI kategori “Pemrakarsa dan Penyelenggara Konfigurasi MOB dengan  Tampilan Kreasi Terbanyak”. Senin, (21/8/17).

Kreasi MOB yang di tampilkan mahasiswa baru ini, meliputi; Logo PBAK, HUT 72 Indonesia, Say No To Drug, NKRI Harga Mati, Tolak Korupsi, Wajah Ibu Kita Kartini, Integrity To Be Excellent, Kaligrafi “Khubbul Wathon Minal Iman”, Bendera Merah Putih Indonesia Raya, Kirab UIN Walisongo, Tameng Pancasila, Terorism Has No Religion, Garuda dan Tulisan Bhinneka Tunggal Ika.

Sri Widayati, selaku delegasi Muri, menyatakan kreasi MOB yang diselenggarakan di UIN Walisongo telah berhasil mengalahkan kreasi MOB di UNS dengan 11 kreasi.

“Pada hari ini, 21 Agustus 2017, UIN Walisongo Semarang telah berhasil membuat 13 kreasi MOB dengan 3844 Mahasiswa. Kreasi MOB yang diselenggarakan di UIN Walisongo telah berhasil mengalahkan kreasi MOB di UNS dengan 11 kreasi” ungkapnya.

Rekor Muri yang diperoleh UIN Walisongo tercatat sebagai rekor ke 8055. Rekor Muri ini diserahkan oleh  Sri Widayati kepada pihak UIN Walisongo .

“Kami merasa bersyukur, dan hal ini merupakan sebuah prestasi bagi kita, sebelumnya kami telah melakukan latihan kepada para mahasiswa baru dalam pembentukan kreasi MOB kali ini. Banyaknya kreasi MOB merupakan gabungan dari ide-ide para panitia yang ada.” Tutur Aqib Misbahul Munir Sebagai ketua panitia PBAK Universitas.

Selaras dengan Aqib, Farah, sebagai mahasiswi baru UIN Walisongo, merasa bangga terhadap prestasi yang telah dicapai oleh kampus hijaunya saat ini.

“Saya merasa bangga sebagai mahasiswi baru mendengar bahwa UIN Walisongo mendapat rekor Muri dengan kreasi MOB terbanyak”. Ujarnya. (Rizqi/Via_[i]).

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*