Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Susi Susanti – Love All

Susi Susanti – Love All

  • account_circle Redaktur LPM Invest
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 32
  • comment 0 komentar

IDENTITAS FILM

Judul Film : Susi Susanti – Love All

Sutradara : Sim F.

Produser : Daniel Mananta, Reza Hidayat, Guillaume Catala

Penulis : Syarika Bralini

Pemeran : Laura Basuki, Dion Wiyoko, Jenny Chang, Chew Kin Wah, Lukman Sardi, Moira Tabina Zayn, Iszur Muchtar, Dayu Wijanto

Rilis : 24 Oktober 2019

Durasi : 1 jam 34 menit

Peresensi : Umi Nur Mardliyyah

Susi Susanti – Love All merupakan film dengan genre drama olahraga. Film ini menceritakan perjalanan Susi Susanti sebagai pahlawan olahraga yang berhasil mengibarkan Bendera Merah Putih pertama kali di olimpiade. Karir bulutangkis Susi dimulai Ketika dia berhasil masuk ke Club PB Jaya Raya bentukan Legenda Rudi Hartono.

Susi sangat disiplin menjalani latihan hingga mengantarkan ia pada 3 medali emas Asia Junior Championship. Susi mendapat panggilan untuk berlatih di Pelatnas atas prestasi tersebut. Kisah Susi diwarnai dengan percintaannya dengan Alan Budi Kusuma. Pasangan ini kemudian berhasil mengawinkan medali emas di Olimpiade Barcelona 1992.

Konflik etnis yang saat itu memanas, serta krisis moneter 1998 turut mewarnai kisah Susi dalam berjuang menorehkan prestasi untuk Indonesia. Melalui pertandingan Thomas Uber Cup 1998, Susi dan tim Indonesia tetap menunjukkan semangat nasionalisme mereka, meski akhirnya piala Uber gagal dibawa pulang. Akhir dari film ini adalah Susi dengan kondisi hamil mengganti bingkai berisi tulisan “Emas Asian Games” dengan bingkai berisi foto hasil USG.

Kelebihan pada film ini adalah menceritakan tentang perjuangan seorang atlit yang membawa semangat nasionalisme. Melalui film ini penonton diajak untuk merenungi arti perjuangan dan pengorbanan untuk Indonesia. Tidak hanya berperang melawan penjajah, namun menorehkan prestasi untuk negeri juga bisa disebut sebagai pahlawan.

Adapun kekurangan dari film ini adalah terdapat beberapa adegan sensitif yang menggambarkan ketegangan konflik etnis dan krisis moneter 1998. Maka kebijakan penonton sangat diperlukan.

[Pengurus LPM Invest Periode 2025/2026]
  • Penulis: Redaktur LPM Invest

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selenggarakan Webinar, Tibra Bahas Tips And Trick Get LoA From Group of 8  Universities in Australia

    Selenggarakan Webinar, Tibra Bahas Tips And Trick Get LoA From Group of 8 Universities in Australia

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 536
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Tibra Overseas Edu mengadakan sebuah webinar online yang bertemakan “How to get LoA from group of 8 universities” pada hari Sabtu, (23/11/2024). Webinar ini bertujuan membantu calon Mahasiswa Internasional yang ingin melanjutkan studi di salah satu dari delapan Universitas bergengsi di Australia. Terlebih karena adanya kerjasama pihak Tibra dengan Universitas bergengsi tersebut. Patner yang […]

  • Beasiswa Tahfiz Kembali Dibuka, Segera Lengkapi Persyaratan Ini

    Beasiswa Tahfiz Kembali Dibuka, Segera Lengkapi Persyaratan Ini

    • calendar_month Sel, 18 Jun 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 506
    • 0Komentar

      lpminvest.com– Melalui surat Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Walisongo Semarang Nomor. B-1709/Un. 10.0/R3/PP.00.9/06/2019 tanggal 11 Juni 2019, UIN Walisongo membuka kembali pendaftaran Beasiswa Tahfiz. Masa pendaftaran beasiswa ini dimulai sejak Senin lalu sampai Selasa mendatang (17-25/6/2019). Beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa penghafal al-Quran ini menyediakan kuota 34 orang mahasiswa dengan uang pembinaan […]

  • Serukan Aksi Oposisi Menjaga Demokrasi, PMII UIN Walisongo Layangkan Press Release, Aksi dan Diskusi

    Serukan Aksi Oposisi Menjaga Demokrasi, PMII UIN Walisongo Layangkan Press Release, Aksi dan Diskusi

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 522
    • 0Komentar

    lpminvest.com –  PMII Komisariat UIN Walisongo Semarang mengadakan diskusi dalam rangka seruan aksi dan pernyataan sikap atas keberpihakan presiden pada pemilu kali ini, Minggu (04/02/2024). Pada kegiatan tersebut, PMII komisariat UIN Walisongo turut menggandeng beberapa organisasi yang juga menyoroti isu terkait seperti Aliansi Mahasiswa Walisongo, Aksi Kamisan Semarang, termasuk juga Maring Institute. Meskipun sempat diguyur […]

  • KKL Ekonomi Islam, Menilik Sisi Wisata Edukasi dan Lingkungan Pod Chocolate Bali

    KKL Ekonomi Islam, Menilik Sisi Wisata Edukasi dan Lingkungan Pod Chocolate Bali

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 419
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Mata pencaharian utama masyarakat Pulau Bali yaitu bidang pariwisata. Bukan hanya sekedar wisata alam, melainkan wisata kuliner, religi, edukasi, sampai wisata lingkungan. Tim Kuliah Kerja Lapangan (KKL) program studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang hari kedua ini melanjutkan kuliah lapangan, salah satunya ke wisata lingkungan yaitu Pod Chocolate […]

  • Anakku di Tanganku

    Anakku di Tanganku

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Suara takbir pertama Ramadhan menggema dengan indahnya, pukulan demi pukulan beduk beriringan seirama, langit pun bersih bertemankan bintang di sekelilingnya. Tetapi tidak denganku, nafasku sesak, lidahku kaku, mataku bengkak karena lelah menangis.  Aku tak bisa menerima kenyataan Syahrizal suamiku meninggalkanku di bulan Ramadhan yang baru saja menyapa, setelah mobil menabraknya saat akan pulang dari masjid. […]

  • Jejak Luka yang Berbicara

    Jejak Luka yang Berbicara

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 617
    • 0Komentar

    Oleh : Selvina Idha Alifiani Rumah Sakit Saga Pariwana telah menjadi rumah keduaku selama enam tahun terakhir. Di sini, aku menjalani peranku sebagai seorang bidan dengan kemampuan yang tidak biasa. Namaku Difa, usiaku baru menginjak 29 tahun. Awalnya kukira kemampuan ini adalah kutukan, namun seiring berjalannya waktu, aku mulai memahami bahwa ini adalah anugerah yang […]

expand_less