Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SASTRA » CERPEN » Hikayat Para Pemeluk Luka

Hikayat Para Pemeluk Luka

  • account_circle Redaktur LPM Invest
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 662
  • comment 0 komentar

​Di hamparan aspal yang membentang tanpa ujung, sebuah jalur tunggal yang kita sebut takdir. Semua orang adalah pengelana. Tidak ada bangku untuk beristirahat, tidak ada persimpangan untuk berbalik arah. Ribuan langkah berderap serempak, menciptakan irama monoton yang memenuhi udara.

​Jika dilihat dari ketinggian kerumunan itu tampak seperti sungai yang mengalir dalam remang. Namun, jika kau turun dan berjalan di antara mereka kau akan melihat pemandangan yang ganjil.

​Hampir setiap orang berjalan dengan posisi tangan yang serupa: melingkar erat di depan dada.

​Mereka tidak sedang kedinginan. Mereka sedang mendekap luka masing-masing.

​Ada yang mendekapnya dengan kasar seolah sedang mencekik rasa sakit agar tidak berteriak. Ada yang mendekapnya dengan gemetar seolah ketakutan jika rahasia di balik jemari mereka terungkap. Namun ada pula yang memeluk lukanya dengan ketenangan yang ganjil. Seperti seorang ibu yang menimang bayi yang sedang lelap.

​Anehnya, mereka yang memeluk dengan paling tulus adalah mereka yang langkahnya paling stabil.

​Di tengah kegelapan jalan takdir yang seringkali berkabut dari sela-sela lengan yang saling mengunci itu keluar pendar cahaya. Pijar-pijar itu kecil namun cukup untuk menyinari aspal di bawah kaki masing-masing pejalan. Cahaya itu tidak bersumber dari langit melainkan merembes dari retakan-retakan di dada yang mereka dekap.

​Luka-luka itu, jika dibiarkan terbuka dan ditolak hanya akan menjadi borok yang meracuni langkah. Namun, di jalan ini, orang-orang belajar sebuah hukum alam yang sunyi bahwa rasa sakit yang diterima dan dipeluk dengan tabah akan perlahan mengkristal menjadi cahaya.

​Di jalan takdir ini kau bisa melihat perbedaan itu dengan jelas.

​Mereka yang mencoba membuang lukanya ke pinggir jalan atau menyeretnya dengan penuh amarah di belakang punggung, justru berjalan dalam kegelapan total. Mereka sering tersandung, menabrak pejalan lain, dan kehilangan arah meskipun jalannya lurus. Mereka memiliki kaki tapi tidak memiliki mata.

​Sebaliknya, para pemeluk luka tetap melangkah dengan khidmat. Mereka tidak lagi bertanya kapan jalan ini akan berakhir. Bagi mereka perjalanan bukan lagi tentang seberapa cepat sampai ke tujuan, melainkan tentang menjaga agar dekapannya tidak melonggar. Sebab mereka tahu di dunia yang seringkali kehilangan cahaya ini hanya hancurnya diri sendiri yang sanggup menjadi suar penunjuk jalan.

​Maka ribuan orang itu terus berjalan. Sebuah orkestra langkah kaki yang membawa cahaya-cahaya kecil di dada mereka. Mereka tidak saling bicara namun mereka saling tahu bahwa di balik balutan pakaian masing-masing, ada luka yang sedang dipeluk erat, yang memastikan mereka tidak akan pernah benar-benar tersesat di atas garis yang telah digariskan.

[ Pengurus Invest BPH Periode 25/26 ]
  • Penulis: Redaktur LPM Invest

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sang Ada yang Fana

    Sang Ada yang Fana

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 609
    • 0Komentar

    Berkawan dengan sang ada, Mungkinkah dia kekal? Tidak, nanti akan kukenalkan dengan fana Waktu akan bersiteru juga “Sang ada pasti pergi” Tiada kekal di medan sandiwara Semangat, Sigap dan siaga, lumpuhkan lelah itu Semua raga berilusi, “lekas membaik”   World Heath Day 2020

  • Ekspedisi ke PATABA

    Ekspedisi ke PATABA

    • calendar_month Sab, 7 Jul 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 690
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Beberapa pekan lalu, rencana silaturahmi sekaligus mencari pengetahuan bermunculan di benak aktivis Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (DEMA FEBI). Diiringi matahari yang cerah, Wawan, Ketua DEMA bersama sepuluh anggotanya mewujudkan rencana tersebut. Kesebelas mahasiwa tersebut mengendarai sepeda motor selama kurang lebih empat jam dari Semarang menuju ke Blora. Minggu, (1/7/18). Perjalanan […]

  • Ini Kiat Sukses Dua Atlet Cantik FEBI Jawara Wall Climbing

    Ini Kiat Sukses Dua Atlet Cantik FEBI Jawara Wall Climbing

    • calendar_month Sen, 24 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 562
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang berhasil merebut dua medali sekaligus di cabang olahraga (cabor) wall climbing kategori speed pada Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) 2018. Minggu, (23/9/2018). Dua medali tersebut terdiri dari satu medali emas yang diraih oleh Salsabila Ridho, mahasiswi S1 Perbankan Syariah dan satu medali perak […]

  • Jaring Atlet Ekonomi, HMJ EI Gelar Kompetisi

    Jaring Atlet Ekonomi, HMJ EI Gelar Kompetisi

    • calendar_month Jum, 16 Nov 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 561
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka memeriahkan Febi Fair serta menjaring atlet perlombaan Ekonomi Islam, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) menggelar Islamic Economy Competition dengan tema “Peran Ekonomi Syari’ah dalam Mempersiapkan Sustainable Development Goals”. Jumat, (16/11/2018). Acara yang dibuka oleh Wakil Dekan III FEBI, Khoirul Anwar tersebut bertujuan untuk menarik partisipasi mahasiswa […]

  • FEBI CUP Kembali Digelar Setelah Lama Vakum

    FEBI CUP Kembali Digelar Setelah Lama Vakum

    • calendar_month Kam, 2 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 696
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Event Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Cup 2023 kembali lagi digelar setelah kurang lebih 3 tahun vakum. Acara ini diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ekonomi dan Bisnis Islam (EBI) Sport selama 4 hari berturut-turut dihitung sejak hari Senin-Kamis, (30/10-02/11/2023). Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. FEBI […]

  • PTJD Sebagai Langkah Awal Membentuk Jiwa Jurnalis

    PTJD Sebagai Langkah Awal Membentuk Jiwa Jurnalis

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 628
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) merupakan gerbang awal bagi para Kru Magang (Kruma) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest 2024 untuk lebih dalam mengenal dunia kejurnalistikan. PJTD ini adalah agenda tahunan yang dilaksanakan oleh LPM Invest dalam rangka menciptakan jurnalis yang kompeten dan meningkatkan critical thingking dengan penuh kreativitas. Dalam PJTD 2024 ini mengangkat […]

expand_less