Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Apakah Investasi dan Trading Sama?

Apakah Investasi dan Trading Sama?

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
  • visibility 205
  • comment 0 komentar

(Ilustrasi Investasi VS Trading)

Oleh: M. Shodiq Al Hakim (Wadyabala Invest 2018)

Di era sekarang, masyarakat millenial pastinya sudah sering mendengar istilah trading dan investasi. Namun, tahu kah kamu apa itu trading dan investasi? Terkadang kita memang sedikit keliru dalam memaknai trading maupun investasi. Bahkan tak sedikit orang yang menganggap bahwa hal itu sama dan tidak ada bedanya. Faktanya adalah trading dan investasi merupakan dua hal yang berbeda. Dalam pasar modal, keduanya memiliki keuntungan yang berbeda. Sederhananya adalah investasi bertujuan untuk menghasilkan keuntungan dalam jangka panjang dengan membeli saham suatu perusahaan dan menahannya untuk jangka waktu yang lama. Sedangkan trading bertujuan untuk menghasilkan keuntungan dengan sering membeli dan menjual saham dalam jangka waktu yang singkat. Bagi pemula mungkin agak susah dalam memahami investasi dan trading. Tetapi pada intinya perbedaannya hanya di waktu dan keuntungan.

Memahami Investasi dan Trading

Investasi adalah aktivitas menempatkan modal baik berupa uang atau aset berharga lainnya ke dalam suatu benda, lembaga, atau suatu pihak dengan harapan pemodal atau investor kelak akan mendapatkan keuntungan setelah kurun waktu tertentu. Karena harapan mendapatkan keuntungan di kemudian hari inilah investasi disebut juga sebagai penanaman modal. Istilah investasi sendiri berasal dari kata Bahasa Italia, investire yang berarti memakai atau menggunakan. Umumnya, dana atau aset yang ditanamkan oleh seorang investor akan dikembangkan oleh badan atau pihak yang mengelola. Keuntungan dari hasil pengembangan tersebut nantinya akan dibagikan kepada investor sebagai imbal balik sesuai dengan ketentuan antara kedua pihak.

Berbeda dengan trading, lalu apa itu trading? Sesuai dengan namanya, dalam Bahasa Inggris trade memiliki arti bertukar, atau melakukan pertukaran baik barang mau pun jasa dari satu pihak ke pihak lainnya. Kegiatan trading pada masa lalu dikenal sebagai barter, hingga ditemukannya alat tukar yang terstandarisasi (berupa mata uang). Kini, aktivitas trading berkembang juga menjadi pasar uang. Fungsi trading menjadi istilah yang sering digunakan dalam dunia pasar modal dan forex, seperti kegiatan perdagangan konvensional fungsinya sama-sama untuk mencari keuntungan. Agar dapat memperoleh keuntungan, pelaku trading yang disebut trader, harus bekerja sendiri untuk mendapatkan target profit.

Dimanakah Letak Perbedaannya ?

Ketika kita membaca pengertian investasi dan trading secara teoritis mungkin terlihat sama. Namun, dalam pelaksanaannya investasi cenderung pasif dan trading cenderung aktif. Investasi dikatakan pasif karena seseorang menanamkan modalnya pada sebuah perusahaan dalam jangka waktu yang panjang dan akan menuai keuntungan bilamana perusahaan yang ditanami berkembang pesat setelah melewati jangka waktu yang panjang. Sedangkan trading dikatakan aktif karena seseorang akan lebih aktif dalam memperjualbelikan saham dan biasanya seorang trader akan sering melihat pergerakan nilai saham setiap harinya bahkan dalam hitungan jam, menit, mau pun detik.

Jika melihat kembali mengenai perbedaannya, maka seorang investor akan terlihat lebih santai dalam menuai keuntungan dikarenakan dana atau aset yang mereka tanam akan dikelola oleh manajer investasi. Berbeda dengan seorang trader, mereka cenderung lebih aktif dalam melihat pergerakan pasar modal dan memperjualbelikan saham. Mereka harus bekerja sendiri untuk mendapatkan target profit yang mereka inginkan. Namun, kebanyakan para trader menganggap bahwa sering aktif dalam melihat kondisi pasar modal dan jual-beli saham merupakan hiburan bagi mereka. Oleh sebab itu, para trader merasa nyaman dengan hal tersebut.

Aktivitas yang dilakukan oleh investor dan trader sudah pasti bermuara pada keuntungan. Akan tetapi kita bisa mengatakan bahwa keuntungan yang akan didapat oleh investor dan trader akan berbeda bilamana dilihat hasil akhirnya dalam kurun waktu yang sama. Mungkin dapat dikatakan bahwa keuntungan seorang trader lebih besar daripada seorang investor. Namun, risiko yang dimiliki seorang trader juga lebih besar dibandingkan dengan seorang investor. Karena seorang trader cenderung aktif dalam memantau pergerakan saham yang manakala bisa naik dan turun, sedangkan investor cenderung pasif dalam bergerak karena aset yang ditanamkan sudah ada yang mengelola. Hal ini memengaruhi psikologi masing-masing orang entah itu menjadi investor maupun trader. Seorang trader akan lebih diuji psikisnya dalam menanggapi perihal keuangan dan seringkali muncul sifat rakus di dalam diri para trader. Jika seorang trader tidak bisa mengontrol hal tersebut, maka kerugian juga bisa mendekatinya.

Itulah beberapa perbedaan investasi dan trading. Pada intinya investasi dan trading berorientasi pada keuntungan. Hanya waktu dan cara kerjanya saja yang berbeda. Namun demikian, setiap orang bisa memilih mau menjadi investor atau trader tergantung dari individu masing-masing.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dedi dan Tim Raih Predikat Majalah Bayangan Terbaik dalam Workshop Lapangan 2019

    Dedi dan Tim Raih Predikat Majalah Bayangan Terbaik dalam Workshop Lapangan 2019

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 199
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Usai mengikuti workshop materi pada Kamis dan Jumat (10-11/10/2019) kemarin, calon kru magang Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest 2019 mengikuti workshop lapangan. Workshop lapangan merupakan penerapan langsung materi kejurnalistikan yang telah dipelajari sebelumnya. Kegiatan tersebut diadakan selama dua hari pada Sabtu dan Minggu di Candi Gedong Songo Semarang. Saat workshop lapangan, calon kru magang 2019 […]

  • Menjadi Mahasiswa Bidikmisi, Memotivasi Jamalul Lail untuk Lulus Tepat Waktu

    Menjadi Mahasiswa Bidikmisi, Memotivasi Jamalul Lail untuk Lulus Tepat Waktu

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 263
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Sidang Senat Terbuka Wisuda Doktor (S-3) ke-32, Magister (S-2) ke-56, Sarjana (S-1) ke-89, dan Diploma (D-3) ke-34 telah diselenggarakan di Gedung Prof. TGK. Ismail Yaqub Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Rabu (23/8/2023). Wisuda kali ini, meluluskan sebanyak 1.807 wisudawan yang terbagi menjadi 2 sesi. Moh. Jamalul Lail, Seorang mahasiswa jurusan Ilmu Al […]

  • Kenalkan Industri Lokal, BEM UNNES Gelar Dialog Interaktif

    Kenalkan Industri Lokal, BEM UNNES Gelar Dialog Interaktif

    • calendar_month Sab, 6 Mei 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarng (UNNES-red) gelar dialog interaktif bersama DPD RI di gedung Dekanat lantai III Fakultas Teknik UNNES. Jumat, (5/5/17). Acara yang mengusung tema “Peluang dan Tantangan Ekonomi Kreatif” ini tidak hanya dihadiri civitas akademika UNNES, tetapi juga dihadiri oleh civitas akademika universitas lainnya yang ada di Semarang. Ketua […]

  • Kongres KUPI II: UIN Walisongo Jadi Tuan Rumah

    Kongres KUPI II: UIN Walisongo Jadi Tuan Rumah

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 203
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) merupakan kongres perkumpulan ulama perempuan dari berbagai daerah. Kongres ke-2 KUPI dilaksanakan di dua tempat yaitu di Semarang dan Jepara. Untuk kongres di Semarang diselenggarakan di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Rabu (23/11/2022) saat di wawancarai Tim LPM Invest, Tajudin Arafat selaku Ketua Panitia dari pihak UIN […]

  • Minimalisir Intoleransi melalui Sikap Dewasa Beragama

    Minimalisir Intoleransi melalui Sikap Dewasa Beragama

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 201
    • 0Komentar

     Di era demokrasi Indonesia saat ini, kasus intoleransi yang terjadi di mayarakat nampaknya semakin marak. Sebagaimana yang tercatat dalam Komnas HAM pada tiga tahun terakhir, yaitu 76 kasus pada tahun 2014, 87 kasus tahun pada tahun 2015 dan 97 kasus sepanjang tahun 2016. Hal ini menunjukkan bahwa tren peningkatan kasus intoleransi atas kebebasan beragama dan […]

  • Ekofeminisme; Menyoal Keintiman Perempuan dan Alam

    Ekofeminisme; Menyoal Keintiman Perempuan dan Alam

    • calendar_month Sel, 27 Feb 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Permasalahan lingkungan nampaknya saat ini masih menjadi masalah yang sangat krusial. Konflik lingkungan acap kali terjadi di Indonesia. Berbagai bentuk perlawananpun tak luput disuguhkan sebagai ajang perlawanan demi menuntut keadilan. Namun, tak jarang pula tuntutan keadilan yang diinginkan harus melalui proses yang amat panjang hingga nyawa yang menjadi taruhannya. Banyak sekali contoh gerakan perlawanan perempuan […]

expand_less