Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » PPKM Darurat se-Jawa dan Bali Diperpanjang, Kelompok 6 KKN MIT-DR Gelar Takbir Virtual

PPKM Darurat se-Jawa dan Bali Diperpanjang, Kelompok 6 KKN MIT-DR Gelar Takbir Virtual

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
  • visibility 51
  • comment 0 komentar
Peserta Takbir Virtual KKN MIT-DR Kelompok 6 Sedang Melakukan Sesi Dokumentasi

Peserta Takbir Virtual KKN MIT-DR Kelompok 6 Sedang Melakukan Sesi Dokumentasi

lpminvest.com– Senin malam (19/7/2021) kelompok 6 KKN MIT-DR UIN Walisongo menggelar acara takbir virtual via Google Meet. Takbir virtual dilakukan karena adanya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat se-Jawa dan Bali hingga 25 Juli nanti.

Pemerintah memberlakukan PPKM darurat sejak 3 Juli lalu dan berakhir pada 20 Juli yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Pada Selasa (20/7) Pemerintah mengumumkan perpanjangan PPKM darurat se-Jawa dan Bali, akan melonggarkannya pada 26 Juli mendatang. Adanya PPKM darurat, maka kegiatan yang menimbulkan kerumunan dilarang penyelenggaraannya termasuk kegiatan perayaan Idul Adha.

Kelompok 6 KKN MIT-DR mendukung perpanjangan PPKM darurat demi penurunan angka penularan Covid-19 dan merayakan hari raya umat Islam secara tatap layar layaknya kegiatan KKN sebelum-sebelumnya.
“Sesuai dengan proker kelompok 6 dan mempererat tali silaturahmi antar sesama anggota kelompok. Juga memeriahkan Idul Adha tahun ini,” ujar Rangga selaku Koordinator Kelompok 6.

Kesan para peserta mengenai takbir virtual dan kesedihan mereka yang tidak bisa merayakan Idul Adha secara langsung.
“Menurut saya kesan takbir ini sedikit merasa sedih karena kita hanya bisa melakukan secara virtual sedangkan takbiran yang sebelumnya bisa leluasa bertemu dengan banyak orang. Jadi, harapan saya meski takbir secara virtual tidak akan menghilangkan kehikmatan Idul Adha tersebut,” terang Ihsan.

Peserta takbir virtual juga berharap pandemi Covid-19 segera usai sehingga kegiatan-kegiatan lain bisa berjalan normal.
“Kesan saya pada takbir kali ini kurang menarik karena hanya dapat dilakukan di rumah dan tidak ada takbir keliling. Harapan saya pandemi segera berakhir agar perayaan hari raya dapat berjalan seperti sebelumnya,” tutur Farah.

Kegiatan positif yang dilaksanakan secara luring maupun daring tidak berbeda apabila tujuannya untuk mendapatkan ridho dari Tuhan.
“Pada dasarnya takbir yang dilaksanakan secara virtual maupun secara langsung itu sama saja, intinya semua kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan keridhoan dari Allah Swt.,” imbuh Farah. Dinda Eka_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden DEMA UIN Walisongo: Jangan Ada Mahar di Pemilihan Rektor

    Presiden DEMA UIN Walisongo: Jangan Ada Mahar di Pemilihan Rektor

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 52
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Beberapa hari yang lalu masyarakat Indonesia dikejutkan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Muchammad Romahurmuziy atau yang kerap disapa Gus Romy. OTT tersebut dilakukan atas dugaan kasus suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). KPK menggeladah kantor Kemenag dan menyita sejumlah uang. Setelah KPK melakukan […]

  • Cegah Resesi, Pemerintah Racik Tiga Strategi

    Cegah Resesi, Pemerintah Racik Tiga Strategi

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Bukan rahasia umum lagi bahwa ekonomi dunia saat ini sedang mengalami kemerosotan. Bahkan beberapa negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand sudah mengalami resesi. Hal ini tentu menjadi momok tersendiri bagi Indonesia karena tetangganya sudah mengalami resesi terlebih dahulu. Dilansir dari cnbcindonesia.com, keadaan ekonomi Indonesia hampir mengalami resesi dan menurut Menteri Keuangan Sri […]

  • Angkat Usahanya Sendiri, Mahasiswa UB Juarai NEC 2019

    Angkat Usahanya Sendiri, Mahasiswa UB Juarai NEC 2019

    • calendar_month Ming, 5 Mei 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Semarang – Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, babak final National Essay Competition (NEC) 2019, yaitu seleksi presentasi karya esai diadakan di Lantai 1 Auditorium 1 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang.  Kamis, (2/5/2019). Kompetisi yang diselenggarakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang tersebut diikuti oleh 69 peserta dari […]

  • Perjalanan Hidup Sastrawan Sekaligus Ulama Asal Minangkabau

    Perjalanan Hidup Sastrawan Sekaligus Ulama Asal Minangkabau

    • calendar_month Sel, 5 Mar 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Identitas Film Judul               : Buya Hamka Vol. I Sutradara         : Fajar Bustomi Produser          : Frederica, Chand Parwez Servia Ditulis oleh     : Alim Sudio, Cassandra Massardi Pemeran          : Vino G.Bastian, Laudya Cynthia Bella Perusahaan      : Falcon Pictures Produksi          : Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kharisma StarVison Plus Tanggal Rilis   : 19 April 2023 Durasi Vol. I    : […]

  • Lemang Siarang; Kelezatan dan Simbol Kerukunan Masyarakat Sumatra

    Lemang Siarang; Kelezatan dan Simbol Kerukunan Masyarakat Sumatra

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Kita sudah sering mendengar bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya. Benar, bukan hanya kaya akan alamnya yang indah, kebudayaan, suku, dan bahasa yang beragam. Tapi makanan khas daerahnya pun terkenal kelezatannya bahkan diakui dunia. Sebagaimana yang dilansir dari m.detik.com bahwa tiga masakan Indonesia masuk dalam 50 daftar makanan terenak di dunia versi CNN periode 2017, […]

  • Puisi Untuk Ibu

    Puisi Untuk Ibu

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Oleh: Dyah Naf’ul Ummah Ibu, aku tak sepenuhnya mengerti tentangmu Tak sepenuhnya ingat akan kasihmu Bahkan aku tak pernah memahami Semua perjuangan untuk aku, anakmu Ibu, kutuliskan beberapa bait puisi ini untukmu Hanya rangkaian kata sederhana Dengan harapan penggugur rindu Di kala senja Dan penenang hati di kala lara Ibu, aku tahu Takdir telah memisahkan […]

expand_less