Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » PPKM Darurat se-Jawa dan Bali Diperpanjang, Kelompok 6 KKN MIT-DR Gelar Takbir Virtual

PPKM Darurat se-Jawa dan Bali Diperpanjang, Kelompok 6 KKN MIT-DR Gelar Takbir Virtual

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
  • visibility 476
  • comment 0 komentar

Peserta Takbir Virtual KKN MIT-DR Kelompok 6 Sedang Melakukan Sesi Dokumentasi

lpminvest.com– Senin malam (19/7/2021) kelompok 6 KKN MIT-DR UIN Walisongo menggelar acara takbir virtual via Google Meet. Takbir virtual dilakukan karena adanya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat se-Jawa dan Bali hingga 25 Juli nanti.

Pemerintah memberlakukan PPKM darurat sejak 3 Juli lalu dan berakhir pada 20 Juli yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Pada Selasa (20/7) Pemerintah mengumumkan perpanjangan PPKM darurat se-Jawa dan Bali, akan melonggarkannya pada 26 Juli mendatang. Adanya PPKM darurat, maka kegiatan yang menimbulkan kerumunan dilarang penyelenggaraannya termasuk kegiatan perayaan Idul Adha.

Kelompok 6 KKN MIT-DR mendukung perpanjangan PPKM darurat demi penurunan angka penularan Covid-19 dan merayakan hari raya umat Islam secara tatap layar layaknya kegiatan KKN sebelum-sebelumnya.
“Sesuai dengan proker kelompok 6 dan mempererat tali silaturahmi antar sesama anggota kelompok. Juga memeriahkan Idul Adha tahun ini,” ujar Rangga selaku Koordinator Kelompok 6.

Kesan para peserta mengenai takbir virtual dan kesedihan mereka yang tidak bisa merayakan Idul Adha secara langsung.
“Menurut saya kesan takbir ini sedikit merasa sedih karena kita hanya bisa melakukan secara virtual sedangkan takbiran yang sebelumnya bisa leluasa bertemu dengan banyak orang. Jadi, harapan saya meski takbir secara virtual tidak akan menghilangkan kehikmatan Idul Adha tersebut,” terang Ihsan.

Peserta takbir virtual juga berharap pandemi Covid-19 segera usai sehingga kegiatan-kegiatan lain bisa berjalan normal.
“Kesan saya pada takbir kali ini kurang menarik karena hanya dapat dilakukan di rumah dan tidak ada takbir keliling. Harapan saya pandemi segera berakhir agar perayaan hari raya dapat berjalan seperti sebelumnya,” tutur Farah.

Kegiatan positif yang dilaksanakan secara luring maupun daring tidak berbeda apabila tujuannya untuk mendapatkan ridho dari Tuhan.
“Pada dasarnya takbir yang dilaksanakan secara virtual maupun secara langsung itu sama saja, intinya semua kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan keridhoan dari Allah Swt.,” imbuh Farah. Dinda Eka_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Launching Z-Corner: Ajang Pengembangan Filantropi Islam di Kampus

    • calendar_month Ming, 19 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 588
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Semarang, Sabtu (18/11/23) Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia (RI), Noor Achmad secara simbolik meresmikan Z-Corner Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang yang bertempat dikantin Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Meski sudah beroperasi sejak beberapa bulan belakangan, namun Z-Corner baru diresmikan hari ini secara tatap muka. Alasan BASNAZ RI memilih kampus […]

  • Seminar Bisnis Digital Semarang Raih Rekor Muri

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 527
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Menghadirkan pembicara Didik Mulato, ribuan pebisnis di Semarang menghadiri undangan Seminar Bisnis Digital yang diadakan di UTC Convention Center Semarang. Acara yang diselenggarakan oleh Komunitas Bisnis Digital ini sudah berlangsung di 27 Provinsi. Salah satunya di kota Atlas inilah acara tersebut berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) dengan jumlah peserta seminar terbanyak […]

  • Walikota Bersama PCNU Semarang Nobatkan Habib Syech Penggerak Shalawat dan Nasionalisme

    • calendar_month Jum, 13 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 460
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Hari lahir kota Semarang ke-471 dimeriahkan dengan Semarang Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qadir di Halaman Balaikota, Kamis malam (12/4/2018). “Kehadiran Habib Syech dengan ribuan Syechermania di kota Semarang layak menjadi destinasi wisata religi,” kata Sekda Semarang, Ir. Agus Riyanto. Walikota Semarang, lanjutnya,  merupakan Syechermania atau penggemar Habib Syech karena cinta salawat […]

  • Ajarkan Teknologi Pada Masyarakat Dusun Watulawang, KKN MP Nawasena adakan pelatihan IPTEK

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 428
    • 0Komentar

    lpminvest.com– KKN MP (Kuliah Kerja Nyata Mandiri Pengakuan) Nawasena adakan kegiatan pelatihan IPTEK (ilmu pengetahuan dan teknologi) di Dusun Watulawang, Desa Kedungboto, Kec. Limbangan, Kab. Kendal. Acara tersebut dibagi dalam 2 sesi yaitu  sesi pertama pada hari Kamis, 18 Juli 2024 dan sesi 2 pada  Jum’at, 19 Juli 2024. Sesi pertama diikuti oleh siswa SD […]

  • Seruan Aliansi Mahasiswa Walisongo: Kecelakaan Truk Picu Aksi ini

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 685
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Aliansi Mahasiswa Universitas Islam Negeri Walisongo (UIN) Semarang gelar aksi sebagai bentuk menyuarakan dari keresahan warga Ngaliyan khususnya di Jl. Prof. Dr. Hamka pada hari Senin, (25/11/2024) pukul 16.00 WIB. Aksi ini diawali dengan orasi di gerbang depan Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, orasi disampaikan oleh perwakilan Aliansi Mahasiswa UIN. Kemudian masa aksi melakukan […]

  • Ibu

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Oleh: Reza Adnan Sofa Dimasa kau dilahirkan, Mereka kegirangan, heran, Menerang setiap jimpit ruang yang kita jejaki, Dengan melihat lalu menghargai, Orang-orang seakan berlari terburu-buru ke arah yang sama, Arah yang ternyata tidak ada yang tahu itu di mana, Yang pada akhirnya tersimpulkan, Saling menginjak, dan tidak menghiraukan, Ibu pernah bilang nadinya sekuat baja, Sayang […]

expand_less
Exit mobile version