Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Wakaf Produktif sebagai Upaya Kemandirian Umat

Wakaf Produktif sebagai Upaya Kemandirian Umat

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 1 Mar 2017
  • visibility 488
  • comment 0 komentar
Pelaksanaan Studium General di Audit II kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Rabu, (1/03/2017)

Pelaksanaan Studium General di Audit II kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Rabu, (1/03/2017)

lpminvest.comDalam rangka Dies Natalis UIN Walisongo yang ke-47, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) gelar Studium General di Audit II kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Rabu, (1/03/2017).

Acara yang mengusung tema “Filantropi Islam dan Kesejahteraan Umat” ini dihadiri oleh civitas akademik dan seluruh mahasiswa FEBI. Pasalnya, pemilihan tema tersebut dinilai selaras dengan kebutuhan mahasiswa FEBI untuk mengetahui dan mengkaji problem ekonomi saat ini, juga sekaligus mencari solusi terwujudnya kesejahteraan umat.

“Sebagai pengajar dan pelajar ekonomi, sudah sepatutnya kita mengkaji filantropi Islam dan kesejahteraan umat”, tutur Imam Yahya dalam sambutannya sebelum membuka acara studium general.

Banyaknya sektor ekonomi strategis yang dikuasai pihak asing memberikan dampak ketergantungan Indonesia kepada pihak asing.

“Indonesia hanya pemilik sisa sumberdaya alam. Terbukti sebanyak 88% migas, 60% perkebunan, dan 93% tanah dikuasai oleh pihak asing. Hal ini akan mengancam kemandirian Indonesia dan bisa berdampak krisis”, tutur Ahmad Furqon sebagai pemateri studium general.

Di sisi lain, menurut Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat penduduk miskin per Maret 2016 sebesar 10,86 % atau sebanyak 28,01 juta orang dengan mayoritas umat Muslim.

Untuk itu perlu adanya solusi agar Indonesia bebas dari penguasa asing dan angka kemiskinan berkurang. Salah satu solusinya adalah dengan memaksimalkan wakaf produktif.

“Wakaf produktif yaitu wakaf yang menghasilkan nilai tambah secara ekonomis tanpa mengurangi kuantitas maupun kualitas harta benda wakaf. Misalnya wakaf uang dan wakaf investasi riil. Jika umat Islam sadar untuk berwakaf, bukan tidak mungkin kemandirian dan kesejahteraan akan terwujud.” Jelas Kepala Jurusan (Kajur) FEBI. (Hasna/Ani [i]).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menakar Masa Depan Sawit Indonesia: Mengapa Investasi SDM Tak Boleh Terlambat?

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Mampukah industri kelapa sawit Indonesia mempertahankan takhtanya di pasar global masa depan? Di tengah tuntutan teknologi baru dan urgensi kelestarian lingkungan memiliki jumlah tenaga kerja yang masif saja tidak lagi cukup industri ini membutuhkan keahlian yang spesifik dan bervariasi. Industri kelapa sawit di Indonesia jelas sangat memerlukan tenaga kerja yang berkualitas tangguh untuk bisa menghadapi […]

  • Aksi Kamisan Semarang: Akibat Dari Tindak Eksesif Polisi

    • calendar_month Kam, 28 Nov 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 665
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kejadian penembakan yang dilakukan polisi Semarang kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Semarang berujung pada kesimpulan buntu. Kejanggalan yang ada membawa seluruh warga Semarang menyuarakan aksi kamisan pada Kamis, (28/11/2024). Membentangkan spanduk-spanduk berisikan tuntutan tepat di depan gerbang Polda Jateng, semata-mata menuntut pengusutan tuntas kasus ini. Gerakan dikoordinir melalui poster yang tersebar […]

  • Lemang Siarang; Kelezatan dan Simbol Kerukunan Masyarakat Sumatra

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 855
    • 0Komentar

    Kita sudah sering mendengar bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya. Benar, bukan hanya kaya akan alamnya yang indah, kebudayaan, suku, dan bahasa yang beragam. Tapi makanan khas daerahnya pun terkenal kelezatannya bahkan diakui dunia. Sebagaimana yang dilansir dari m.detik.com bahwa tiga masakan Indonesia masuk dalam 50 daftar makanan terenak di dunia versi CNN periode 2017, […]

  • Pecahkan Rekor Konferensi Virtual Internasional Lintas Negara Terbanyak, UIN Walisongo Raih Penghargaan MURI

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 553
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberikan penghargaan kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Walisongo sebagai “Pemrakarsa dan Penyelenggara Konferensi Secara Virtual Lintas Negara Terbanyak” dalam acara Virtual International Conference 2020 Education in The Era of Post Covid-19 Pandemi dengan invited speaker dari 21 negara. “Selama tiga […]

  • Tamu Ngaji Budaya 2023 Disambut Dengan Tari Pasambahan

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 473
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Penyambutan tamu Ngaji Budaya pada acara Nusantara Culture Festival. Disambut dengan penampilan tarian-tarian. Acara ini digelar oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo yang berkolaborasi dengan Organisasi-organisasi daerah (Orda). Salah satu penampilan yang turut memeriahkan acara ini adalah tarian Ratu Jareh dari Provinsi Aceh dan tarian Pasambahan yang berasal dari Minangkabau. […]

  • Menyelamatkan “Mesin” Ekonomi Kita: Hentikan Gempuran Pajak pada Kelas Menengah

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 562
    • 0Komentar

    Ditengah narasi optimisme pertumbuhan ekonomi makro yang sering didengungkan pemerintah ada realitas pahit yang terjadi dimana kelas menengah Indonesia sedang “megap-megap”. Pemerintah perlu segera menahan kebijakan perluasan pajak yang membebani konsumsi masyarakat dan mengalihkan perhatian pada upaya memulihkan daya beli. Kebijakan yang terus menambah beban pajak bagi kelas menengah sementara pendapatan mereka tidak meningkat ini  […]

expand_less
Exit mobile version