Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Cegah Resesi, Pemerintah Racik Tiga Strategi

Cegah Resesi, Pemerintah Racik Tiga Strategi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 6 Sep 2020
  • visibility 939
  • comment 0 komentar

Oleh: Nabila Baitul Izza

Bukan rahasia umum lagi bahwa ekonomi dunia saat ini sedang mengalami kemerosotan. Bahkan beberapa negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand sudah mengalami resesi. Hal ini tentu menjadi momok tersendiri bagi Indonesia karena tetangganya sudah mengalami resesi terlebih dahulu. Dilansir dari cnbcindonesia.com, keadaan ekonomi Indonesia hampir mengalami resesi dan menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, kita masih punya waktu sekitar satu bulan untuk menentukan arah ekonomi Indonesia.

Kuartal III tahun 2020, ekonomi Indonesia akan menentukan arah tujunya yaitu apakah resmi mengalami resesi atau justru pulih kembali. Sebagai warga negara Indonesia yang menjiwai rasa nasionalisme, tentu kita berharap arah ekonomi kedepan nantinya akan baik-baik saja atau bahkan cenderung mengalami peningkatan.

Definisi umum resesi adalah penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara atau wilayah selama enam bulanan berturut-turut, atau dua kuartal secara beruntun. Indikator yang dilihat selain PDB yaitu produk industri dan tingkat pengangguran.

Urutan sederhananya, ketika pandemi seperti saat ini adalah rumah tangga tidak bisa menghasilkan pendapatan secara maksimal lalu menurunkan daya belinya. Daya beli yang kurang mengakibatkan produksi dari sebuah rumah produksi mengalami kelesuan pula. Imbasnya, para pekerja dipotong gajinya bahkan sampai kehilangan kontrak kerjanya. Jika hal itu terus menerus terjadi, maka harga produk sekaligus pendapatan masyarakat mengalami penurunan dan PDB menjadi turun pula. Itulah sebab terjadinya resesi.

Langkah Pemerintah Indonesia untuk Menghindari Resesi

Mengutip dari cnnindonesia.com disebutkan bahwa Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan menyebut kuartal ketiga yang akan berakhir pada September 2020 menjadi kunci bagi Indonesia terhindar dari ancaman resesi. Tiga strategi yang diterapkan untuk menghindari jurang resesi ekonomi diantaranya yaitu:  pertama, akselerasi eksekusi program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Kedua, mendorong konsumsi pemerintah juga akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi domestik. Ketiga, yakni mendorong konsumsi masyarakat. Salah satunya adalah dengan mempercepat belanja bantuan sosial (bansos).

Pemerintah Indonesia cukup tanggap dalam menghindar dari resesi ekonomi nasional. Hal tersebut ditandai dengan cairnya bantuan kebutuhan pangan seperti beras, buah, kacang-kacangan, dan telur bagi keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) konsisten setiap bulannya sejak beberapa bulan lalu. Selain itu, pemerintah juga menggelontorkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat yang membutuhkan dan terdaftar sebagai penerima. BLT didistribusikan kepada masyarakat dalam rangka menyuntik perputaran ekonomi agar terus meroda.

Tidak hanya PKH dan BLT saja yang menjadi alternatif pemerintah untuk terus menggerakkan roda perekonomian. Baru-baru ini pemerintah lewat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan insentif sebesar Rp. 600 ribu bagi karyawan yang bergaji di bawah 5 juta rupiah per-bulan dan yang memenuhi kriteria. Hingga hari ini, sebagian sudah mendapatkannya dan yang lainnya belum cair.

Program pemulihan ekonomi nasional adalah sebuah upaya pemerintah untuk menekan dampak Covid-19. Beberapa program yang berjalan paa bulan Agustus dapat dilangsir dari laman Kementerian Keuangan Republik Indonesia diantaranya yakni dukungan UMKM sebesar Rp 32,5 T yang meliputi penempatan dana, pembiayaan insentif LPDB, subsidi bunga UMKM. Selain itu pemerintah juga memberikan Rp 16,6 T dana untuk insentif usaha yang meliputi PPh 21 DTP, pembebasan PPh 22 impor, pengurangan angsungran PPh 25, pengembalian pendahuluan PPN, penurunan tarif PPh Badan.

Dari sisi kesehatan pemerintah menggelontorkan Rp 7,11 T untuk insentif kesehatan pusat dan daerah, santunan kematian, gugus tugas, insentif pajak kesehatan. Sedangkan dana Rp 86,5 T digunakan untuk program perlindungan sosial yang meliputi 10 Juta keluarga penerima PKH, 20 Juta keluarga penerima kartu sembako, 31,2 Juta rumah tangga penerima diskon listrik, 9 Juta keluarga penerima Bantuan Tunai non Jabodetabek, 1,9 Juta keluarga penerima Bansos Sembako Jabodetabek, 11 Juta keluarga penerima BLT Dana Desa, 5,6 Juta penerima Kartu Pra Kerja.

Adapun Rp 8,6 T untuk program Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah yang meliputi padat karya K/L, Dana Insentif Daerah (DID) pemulihan ekonomi, Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik.

Masyarakat Indonesia secara luas berharap agar semuanya kembali seperti sedia kala. Baik sektor ekonomi maupun kesehatan yang terpenting. Berharap roda ekonomi terus berjalan dan berkurangnya pengangguran. Selain itu supaya bantuan-bantuan yang dikeluarkan pemerintah untuk kesejahteraan di tengah pandemi bijak dimanfaatkan oleh penerimanya.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelompok 53 KKN RdR Lakukan Pendampingan Ngaji untuk Lansia

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 985
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Selasa (27/10/2020) Tim Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) (Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah) ke-75 Kelompok 53 UIN Walisongo Semarang menggelar pendampingan ngaji bersama para ibu usia lanjut (lansia). Kegiatan tersebut bertempat di Masjid Roudlotul Jannah, Perumahan Bank Niaga, Tambakaji, Ngaliyan. Para ibu lansia membuktikan ungkapan menuntut ilmu tak kenal usia. Sebab […]

  • Expert Tips voor Spelen bij Bearo Casino

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Key facts: Min deposit 10 EUR | Wagering 37x | Avg RTP 96.3% | Payouts 23-47u | 1,840 games Spelen bij Bearo Casino kan een leuke manier zijn om je weekend door te brengen, vooral als je op een budget let. Of u nu net begint of al enige ervaring heeft, er zijn tal van […]

  • Wisuda Gabungan Tahun 2022, UIN Walisongo Meluluskan 544 Wisudawan

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 1.006
    • 0Komentar

    lpminvest.com– UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan proses wisuda bagi lulusan Doktor (S3), Magister (S2) dan Sarjana (S1) periode Mei 2022 pada hari Selasa (24/5/2022). Wisuda kali ini diselenggarakan secara full offline di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo. Rektor UIN Walisongo Semarang, Imam Taufiq dalam pidato sambutannya menginformasikan tentang kuliah tatap muka pasca Idul Fitri. “Semester […]

  • Enterpreneurship Santri; Mindset Baru Kaum Santri

    • calendar_month Ming, 10 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 804
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Santri biasanya selalu diidentikkan dengan hal-hal yang berbau agama saja. Namun melalui seminar nasional (semnas) bertajuk Enterpreneurship Santri, Ikatan Mahasiswa Roudhotul Ulum (IKAMARU) Cabang Semarang memberikan mindset baru terkait peranan santri dalam bidang ekonomi. Semnas tersebut bertempat di DPW PPP Mangkang. Jumat, (09/12/2017). “Di zaman yang semakin modern saat ini, banyak orang kesulitan mencari […]

  • PKK dan Kader Desa Kecila Bersama Mahasiswa KKN Beri Bantuan ke Korban Bencana Alam

    • calendar_month Sen, 9 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 767
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75 kelompok 122 dirangkul oleh Kader dan PKK Desa Kecila. Mereka bersama-sama memberikan bantuan kepada korban banjir dan tanah longsor di wilayah RW 2 desa tersebut. Kegiatan berlangsung pada Rabu (04/11/2020). Bencana banjir dan tanah longsor melanda sebagian wilayah di Desa Kecila, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten […]

  • Bersama di Lereng Kelir

    • calendar_month Ming, 18 Okt 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 936
    • 0Komentar

    Setelah melewati tanjakan yang hampir vertikal itu, akhirnya sampai di Dusun Sirep Desa Kelurahan kecamatan Jambu. Udaranya sejuk, masyarakatnya ramah, burung-burung berkicau bersautan, entah burung apa, mungkin burung Emprit dan Kutilang yang sedang menyambut kedatangan pengurus dan kru baru Lembaga Penerbitan Mahasiswa (LPM-red) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang. Tanggal 17 Oktober […]

expand_less
Exit mobile version