Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Ketua ICW; Politisi Muda adalah Pengusir Hantu

Ketua ICW; Politisi Muda adalah Pengusir Hantu

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 29 Apr 2018
  • visibility 486
  • comment 0 komentar

Donal Fariz, Ketua Indonesia Corruption Watch (ICW). (Sumber: google.co)

lpminvest.com– Donald Fariz, Ketua Indonesia Corruption Watch (ICW) memberikan apresiasi bagi para politisi muda. Pasalnya mereka telah berani masuk ke dalam rumah berhantu yang diisi hantu para politisi korup. Baginya, politisi muda yang berintegritas dan memiliki kualitas yang akan mengusir para hantu di rumah partai politik (parpol). Sabtu, (28/4/2018).
“Para politisi muda yang sholeh, berintegritas, dan berkualitaslah yang akan mengisi rumah itu agar tidak berhantu lagi. Kan repot kalau hantunya sudah ramai, ditambah politisi muda ikut masuk politik tanpa memiliki background politik, tidak memiliki pendidikan apapun, masuk politik hanya dengan dalih uang ya jadi hantu juga nanti di parpol,” ujarnya pada Diskusi Publik bertema “Peluang Politisi Muda pada Pemilu 2019” di Citradream, Jl. Imam Bonjol No. 187, Semarang.
Maraknya kasus korupsi di Indonesia menjadi sinyal buruknya demokrasi Indonesia. Tidak sedikit elit politik yang melakukan kejahatan politik seperti korupsi. Untuk itu, Donal mengatakan bahwa ICW mendukung gagasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk tidak memperbolehkan mantan koruptor nyaleg. Karena bagaimanapun mantan narapidana koruptor telah melakukan kejahatan secara politik.
“Itu juga bagian dari hak masyarakat. Agar masyarakat tidak lagi disodorkan pada calon yang memiliki kejahatan di masa lalu. Dengan begitu akan membuka kesempatan bagi politisi muda agar tidak berkontestasi dengan orang telah memiliki rekaman kejahatan.
Dalam kesempatan menanggapi pertanyaan dari peserta diskusi, pria asal Sumatera Barat itu berpesan kepada para kaum muda yang hadir pada diskusi publik untuk tidak berpikir dalam tipologi Bandung Bondowoso membangun Candi Prambanan dalam satu malam. Karena menurutnya, bagi politisi muda yang ingin sukses dalam pemilu membutuhkan stepping.
“Ada keringat, uang, tenaga, pikiran yang dikuras, dan jaringan yang dikumpulkan. Ada banyak tahapan. Tidak berhasil sekarang berarti kawan-kawan baru menanam padi. Mudah-mudahan pada 2024 kawan-kawan mulai menanam padinya asal hamanya dibersihkan,” pungkasnya. (Amimah-[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Parade Budaya Turut Meriahkan PBAK UIN Walisongo

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 366
    • 0Komentar

    lpminvest.com–  Pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Walisongo  2017 turut dimeriahkan oleh penampilan Parade Budaya. Pementasan budaya bertempat di lapangan utama pelaksanaan upacara pembukaan, lapangan sepakbola Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Pertunjukkan parade budaya ini menampilkan berbagai kesenian meliputi; tari Gambang Semarang oleh kelompok tari mahasiswa Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD); Pemeragaan […]

  • QRIS Cross-Border dalam Genggaman UMKM

    • calendar_month Ming, 5 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Langit petang membersamai Dela (20) yang sedang membeli cemilan tahu gejrot di depan samping kiri gerbang kampus III UIN Walisongo Semarang pada hari kamis (05/10/23). Ia menempuh perjalanan yang ramai dan lancar sekitar 10 menit dari tempat tinggalnya demi sebuah tahu gejrot yang lezat dan bergizi. “Jajan di (penjual) tahu gejrot udah 2 kali,” jawabnya. […]

  • Mahasiswa KKN Turut Andil dalam Budaya ‘Tali Jabutan’ di Peringatan Maulid Nabi

    • calendar_month Jum, 30 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 539
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Di tengah pandemi COVID-19, Pondok Pesantren (Ponpes) Tabarukan Cengker-Giri, Kabupaten Gresik, tetap antusias menyambut Maulid Nabi Muhammad pada Kamis (29/10/2020). Kompak mengenakan pakaian putih rapi, acara tersebut berlangsung di halaman pondok yang terletak di Jalan Sunan Giri, Gang 15J Keteg, Desa Giri Kebomas, Gresik. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) angkatan […]

  • Festival Pasar Sehat UMKM Kecamatan Ngaliyan, Wadah Kolaborasi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama KitaZone

    • calendar_month Sen, 1 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 452
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) UIN Walisongo Semarang berkolaborasi dengan UMKM KitaZone dalam Festival Pasar Sehat UMKM Ngaliyan. Festival ini digelar oleh Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro di halaman Kantor Kecamatan Ngaliyan, Sabtu-Minggu (30-31/10/2021). Anggota Kelompok 11 KKN RdR ke-77 UIN Walisongo turut serta membantu UMKM […]

  • Menelisik Peluang di Dalam Tantangan

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Berat sama dipikul ringan sama dijinjing. Gotong-royong, begitulah makna yang tersirat ketika mendengar peribahasa tersebut. Peribahasa yang amat populer dan tentu sudah tidak asing lagi ditelinga. Alih-alih gotong-royong sudah dikenalkan sejak masih dini bagi masyarakat Indonesia. Bahkan sejarahpun banyak mencatat kekuatan dari gotong-royong tersebut. Di masa pandemi yang masih saja menetap ini telah merisaukan dunia […]

  • Sempat Salah Paham, Genwa 2019 Akhirnya Berhasil Kreasikan 5000 Balon

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 369
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Flash Mob dan kreasi 5000 balon mewarnai pagi generasi walisongo (genwa) sebutan mahasiswa baru (maba) UIN Walisongo. Acara pembuka hari pamungkas Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tersebut berlangsung di lapangan utama kampus III UIN Walisongo Semarang. Nur Khotimah, koordinator Tim Kreatif PBAK 2019 menuturkan kreasi 5000 balon yang sesuai warna bendera fakultas […]

expand_less
Exit mobile version