Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Vella Rizki Lulusan S2 yang Konsisten Menjadi Wisudawan Terbaik

Vella Rizki Lulusan S2 yang Konsisten Menjadi Wisudawan Terbaik

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 21 Agu 2024
  • visibility 538
  • comment 0 komentar

(Vella Rizki Sekarsari sebagai Wisudawan Terbaik FEBI)

lpminvest.com- Rabu (21/08/2024) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar Sidang Senat Terbuka untuk pelepasan Wisuda Doktor (S3) Ke-36, Magister (S2) Ke-60, dan Sarjana (S1) Ke-93 yang terbagi dalam dua sesi, bertempat di Auditorium II Kampus 3 UIN Waliongo.

Dalam sambutannya, M. Nizar Ali selaku Rektor UIN berpesan agar para wisudawan terus berkembang.

“Ketika kalian sudah tidak lagi menjadi mahasiswa kalian dituntut berkontribusi baik dalam lingkungan kerja dan masyarakat. Sepanjang perjalanan hidup kita akan memasuki lingkungan sosial yang berbeda-beda, memegang peranan yang berbeda-beda. Untuk bisa menempuh perjalanan tersebut kita perlu terus belajar dan mengembangkan karakter,” uangkap Rektor UIN.

Pada wisuda periode Agustus 2024 ini, Vella Rizki Sekarsari merupakan salah satu wisudawan yang dinobatkan sebagai wisudawan terbaik. Ia merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Prodi Ekonomi Islam S2 dengan perolehan IPK 3,85. Mahasiswa yang akrab disapa Vella ini berhasil mempertahankan gelar wisudawan terbaik pada dua jenjang selama di UIN Walisongo Semarang. Ia menjadi Wisudawan Terbaik Prodi pada janjang S1 Perbankan Syariah dan kembali meraih gelar Wisudawan Terbaik Fakultas pada jenjang S-2 jurusan Ekonomi Islam.

Ia mengaku alasan melanjutkan ke jenjang S2 karena termotivasi ingin menjadi akademisi.

“Kebetulan saya ingin menjadi akademisi, jadi punya target untuk S2, pengen menjadi yang terbaik. Untuk Sekarang gapapa mencari pengalaman di bidang lain tapi tujuan utamaku itu adalah akademisi,” tutur Vella.

Vella juga menuturkan harapannya untuk pendidikan ke jenjang S3.

“Siapa tahu bisa melanjutkan S3 dengan beasiswa, karena banyak jalan menuju Roma mungkin nanti akan mencoba LPDP,” ungkap Vella.

Selama menjalani studi ini tentu tidak semudah membalik telapak tangan, terdapat tantangan yang dialami seperti harus memiliki kemampuan untuk mengelola waktu serta ada pekerjaan yang menanti.

Selain itu, Ia juga menjelaskan cara agar menjadi wisudawan terbaik, yakni harus ada tujuan dan target dalam hidup.

“Tentunya kita harus menentukan tujuannya apa, kita kasih satu targetnya dan kita cari cara agar bisa mendapat target itu, misalkan kita mau menjadi wisudawan yang terbaik dan lulus tepat waktu, ya harus melakukan yang terbaik juga di kelas dan bisa aktif di luar kelas mencari hal-hal yang bisa mengembangkan diri kita,” ungkapnya. Fitrotun&Mahda&Fina_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lokasi Tak Menentu, Wednesday Market Sepi Pengunjung

    • calendar_month Kam, 13 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 299
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Program Wednesday Market (WM-red) yang dicanangkan oleh Walisongo Career Center (WCC) pekan ini sepi pengunjung. Rabu, (12/4/17). WM yang telah berjalan lima pekan ini ternyata dalam pelaksanaannya masih dirasa belum efektif. Pasalnya, lokasi penjualan yang berpindah-pindah membuat mahasiswa kebingungan ketika ingin membeli. Hal ini diungkapkan oleh salah satu penjual martabak yang sedari awal […]

  • 2019, Lembaga Eksekutif FEBI Pertama Kalinya Lakukan LPJ-an

    • calendar_month Ming, 22 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 309
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Minggu, (22/12/2019) untuk pertama kalinya Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo melaksanakan Sidang Paripurna Laporan Pertanggungan di akhir kepemimpinannya.  Berlangsung di ruang H4 dan H5, agenda ini dihadiri oleh  70 peserta dari lembaga intra, mahasiswa, dan  Wakil Dekan (WD) III FEBI. . “Sebelumnya belum pernah ada sidang paripurna di […]

  • PENGUMUMAN SELEKSI LPM INVEST 2018

    • calendar_month Ming, 7 Okt 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Salam Pers. Berdasarkan tes seleksi yang telah dilakukan sebelumnya dan pertimbangan hasil tes seleksi oleh LPM Invest, berikut kami sampaikan nama-nama yang lolos seleksi kru magang LPM Invest 2018: Mudrik Syahrullah Devilia Azis Dyah Puspita Galih Alamsyah Alfian Fathilah Anis Khoerunnisa Yusuf Bahtiar Rifka Nur Fadliyyah Shofiatun Hanny Nur Safitri Endah Pratiwi Subagyo Alif Nurohman […]

  • Kongres KUPI II: UIN Walisongo Jadi Tuan Rumah

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 330
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) merupakan kongres perkumpulan ulama perempuan dari berbagai daerah. Kongres ke-2 KUPI dilaksanakan di dua tempat yaitu di Semarang dan Jepara. Untuk kongres di Semarang diselenggarakan di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Rabu (23/11/2022) saat di wawancarai Tim LPM Invest, Tajudin Arafat selaku Ketua Panitia dari pihak UIN […]

  • Sempat Mengalami Kendala, Namun Paper Mob Tetap Berjalan dengan Baik

    • calendar_month Sab, 5 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 409
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sebagai bagian dari rangkaian acara pada Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), Sabtu (5/8/2023) paper mob fakultas turut menghidupkan keseruan PBAK. Acara ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru namun dipisahkan tiap fakultasnya. Sesuai dengan tema PBAK tahun ini mengenai peduli lingkungan, panitia paper mob fakultas menggunakan kertas warna yang pada hari sebelumnya sudah digunakan […]

  • Menyelamatkan “Mesin” Ekonomi Kita: Hentikan Gempuran Pajak pada Kelas Menengah

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Ditengah narasi optimisme pertumbuhan ekonomi makro yang sering didengungkan pemerintah ada realitas pahit yang terjadi dimana kelas menengah Indonesia sedang “megap-megap”. Pemerintah perlu segera menahan kebijakan perluasan pajak yang membebani konsumsi masyarakat dan mengalihkan perhatian pada upaya memulihkan daya beli. Kebijakan yang terus menambah beban pajak bagi kelas menengah sementara pendapatan mereka tidak meningkat ini  […]

expand_less
Exit mobile version