Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gender » Beauty Privilege

Beauty Privilege

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 11 Des 2020
  • visibility 1.162
  • comment 0 komentar

Oleh: Nida Ulya Shofana

Ada satu pepatah terkenal yang agak terdengar omong kosong untuk diterapkan di dunia nyata yang serba menggunakan mata. “Dont’t Judge Book by the Cover” atau versi bahasa Indonesianya “Jangan Menilai Buku dari Sampulnya”. Penilaian terhadap objek untuk pertama kalinya tentu menilai secara visual. Mustahil seseorang mampu menilai buku dari isinya sedangkan belum membacanya. Begitu pun saat menilai orang lain, secara tidak sadar mata manusia memindai visualisasi dan memberikan penilaian, seperti “senyumnya manis, pasti dia anak baik”

Mengutip research pusdatin.kemkes.go.id, manusia adalah makhluk visual, bahkan otak manusia 60.000 kali lebih cepat memproses gambar dibanding memproses teks karena 90% informasi yang dikirim ke otak bersifat visual dan 50% kapasitas otak bertugas memproses informasi visual. Hal ini menguntungkan objek dengan visualisasi yang dianggap menarik karena peluang untuk memperoleh nilai yang tinggi semakin besar. Sebaliknya, visualisasi yang dianggap kurang menarik cenderung tidak diuntungkan dengan fakta tersebut.

Belakangan ini, beauty privilege santer dibicarakan. Beauty perivilege adalah keistimewaan yang dimiliki oleh manusia berparas rupawan. Keindahan yang disandang manusia pada wajahnya terbukti mampu memuluskan beberapa urusan. “if someone is easy on eyes, the enjoyment we derive from looking at them colours our perceptions of other attributes,” ungkapan ini dikutip dari jurnal Why Beauty Matters yang intinya manusia yang menarik untuk dilihat otomatis mendapatkan nilai yang lebih baik dari segala aspek dan memiliki kemampuan bersosialisasi lebih tinggi.

Daya tarik fisik atau beauty privilege yang mampu memudahkan urusan sesorang disetuju oleh Oprah Winfrey, katanya “Beauty privilege is real, girl”. Hal ini pun diperkuat dengan fenomena media sosial yang menunjukkan bahwa instagram selebritis berparas rupawan memiliki follower lebih banyak dibanding para aktivis inspiratif. Sebut saja Selena Gomez dan Taylor Swift yang menggaet lebih dari 100 juta follower di instagramnya, sementara instagram Malala, seorang aktivis kemanusiaan hanya diikuti 1,6 juta pengikut dan Greta Thurnberg, seorang aktivis lingkungan hanya  memiliki 10,5 juta pengikut instagram.

Fenomena kehidupan sehari-hari orang biasa pun tak lepas dari beauty privilege. Ada banyak lowongan pekerjaan yang menyertakan berpenampilan menarik. Secara harfiah, menarik tidak harus cantik atau tampan. Namun, tetap saja orang berparas rupawan tetap dianggap lebih menarik dan memiliki nilai lebih dibanding orang yang biasa saja. Jejeran pekerja yang disebut menarik sering kali ditempatkan sebagai front liner untuk membentuk citra perusahaan. Satu lagi, kebanyakan Brand Ambassador dan maincast dalam sebuah laga adalah orang-orang dengan paras bak aphrodite.

Keistimewaan lain yang menghampiri orang berparas rupawan adalah orang-orang cenderung memaklumi kesalahannya. Bandingkan saja reaksi warganet ketika Jefri Nichole dan Mahesa Andika tersandung kasus narkoba. Treatment warganet kepada keduanya sangat berbeda. Nichole mendapatkan banyak dukungan agar kasus hukumnya segera selesai sementara Andika harus menerima ujaran kebencian. Di luar negeri, Isabella Guzman mendapat predikat pembunuh cantik berkat paras cantiknya, bahkan sekumpulan orang mengidolakan dan memaklumi tindakan pembunuhannya sebagai dampak tekanan psikologis.

Apabila ditelaah lebih lanjut, beauty privilege bagaikan dua sisi koin. Keberadaannya dapat memotivasi seseorang untuk menjaga dan merawat, sekaligus meningkatkan kualitas diri atau menerbitkan sifat insecure dan kehilangan kepercayaan diri. Seseorang dengan beauty privilege bisa terlena dan lupa meningkatkan kualitas diri, padahal kecantikan tidak abadi. Skill, manner, emotion control, dan attitude yang terkemas dalam inner beauty-lah yang abadi. Semua orang berhak dihargai serta diberi kesempatan dan kepercayaan. Maksimalkan kemampuan berpikir dan beri penghargaan kepada diri sendiri, maka privilege akan terbentuk.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cabor Silat Sumbang Tujuh Medali untuk Febi

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 1.302
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) berhasil meraih tujuh medali dari cabang olahraga (cabor) silat pada Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan keterampilan (Orsenik) 2019. Cabor silat mempertandingkan tiga kategori, yaitu kategori laga, seni tunggal dan seni berganda. Lomba tersebut diselenggarakan di Auditorim I Kampus I UIN Walisongo Semarang. Kamis, (19/9/2019). Tujuh mendali yang […]

  • Mahasiswa Rancang Program Menarik untuk Kemajuan Ekonomi Syariah

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 776
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  6-7/2/2020  di IAIN Ponorogo telah berlangsung rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL)  II sekaligus pelantikan dan seminar nasional yang di ikuti oleh 11 kampus yang berada di Jawa dan Kalimantan. Agenda ini menindak lanjuti kegiatan sebelum nya yaitu Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) yang di lakukan di UIN Walisongo Semarang pada bulan oktober lalu. “Sebelumnya pendirian fornas […]

  • Μυστικά για Επαγγελματίες Παίκτες στο Bearo Casino

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Key facts: Min deposit 15 EUR | Wagering 37x | Avg RTP 96.3% | Payouts 23-47h | 1,840 games For more details, visit επίσημη ιστοσελίδα VIP Προγράμματα Στο Bearo Casino, η εμπειρία του VIP παίκτη είναι εξαιρετικά προσαρμοσμένη. Οι VIP παίκτες απολαμβάνουν αποκλειστικά προνόμια που περιλαμβάνουν προσωπικούς διευθυντές λογαριασμών και ειδικές προσφορές. Αυτά τα προγράμματα […]

  • Kendaraan Padati Kampus 3 dengan Tatanan yang Rapi

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 827
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Acara Wisuda Doktor ke-29, Magister ke-53, dan Sarjana ke-86 dilaksanakan pada Selasa (8/11/2022). Bertempat di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang sebanyak 609 wisudawan resmi diwisuda pada hari ini.  Acara dimulai sejak pukul 07.30 WIB, banyak kendaraan mulai berdatangan memadati wilayah Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Meski kendaraan yang masuk banyak, namun […]

  • Bakti Mahasiswa Bidikmisi UIN Walisongo, Tanam 300 Pohon

    • calendar_month Jum, 6 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 773
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Bakti Mahasiswa Bidikmisi untuk Hijau Kampusku UIN Walisongo ialah tajuk agenda pananaman 300 pohon buah. Kegiatan diikuti oleh 263 mahasiswa bidikmisi angkatan 2019 yang terdiri dari delapan fakultas. Area penanaman pohon yakni di sekitar gedung Rektorat baru kampus 3 UIN Walisongo Semarang (ISDB). Jumat (6/12/2019). “Kegiatan ini sangat monumental untuk masa depan, karena pohon […]

  • FEBI Bentuk Dua Lembaga Baru

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 734
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam ranah perekonomian masa kini, manusia dituntut untuk menjadi seorang ekonom yang cerdas dan kreatif, ekonom yang bukan hanya mengandalkan gaji dari pekerjaannya. Sebagai usaha untuk mewujudkan harapan tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo menggagas dua lembaga baru yaitu Lembaga Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (LPK2) dan Lembaga Riset Ekonomi Islam (LREI). […]

expand_less
Exit mobile version