Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » The 4-Hour Workweek: Sebuah Blueprint untuk Kebebasan Kerja-Hidup

The 4-Hour Workweek: Sebuah Blueprint untuk Kebebasan Kerja-Hidup

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 26 Apr 2024
  • visibility 817
  • comment 0 komentar

Judul               : The 4-Hour Workweek: Escape 9–5, Live Anywhere, and Join the New Rich

Penerbit           : Crown Publishing Group (edisi Amerika)

Penulis             : Timothy Ferriss

Tahun Terbit   : 2007 (edisi Amerika)

Tebal               : 288 halaman (edisi Amerika)

ISBN               : 9780307353139 (edisi Amerika)

Bahasa             : Inggris

Peresensi         : Tanaya Kumala

Timothy Ferriss adalah seorang penulis, pengusaha, investor, dan podcaster asal Amerika Serikat. Ferriss menjadi terkenal melalui bukunya yang berjudul “The 4-Hour Workweek” yang diterbitkan pada tahun 2007. Buku ini membahas tentang bagaimana cara bekerja lebih sedikit dan menghasilkan lebih banyak. Buku ini telah terjual lebih dari 1,5 juta kopi di seluruh dunia dan telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 40 bahasa. Ferriss juga telah menulis buku-buku lain yaitu, The 4-Hour Body (2010), The 4-Hour Chef (2012), Tools of Titans (2016), Tribe of Mentors (2017).

Ferriss juga dikenal sebagai investor dan advisor untuk startup. Dia telah berinvestasi atau menjadi advisor untuk perusahaan-perusahaan seperti Reputation.com, Trippy, dan TaskRabbit. Dia juga merupakan pre-seed money advisor untuk Uber. Ferriss juga menjadi host dari podcast bernama “The Tim Ferriss Show” yang telah diunduh lebih dari 1 miliar kali. Podcast ini membahas tentang berbagai topik, termasuk bisnis, motivasi, dan pengembangan diri. Ferriss adalah sosok yang inspiratif bagi banyak orang. Dia telah menunjukkan bahwa kita dapat mencapai kesuksesan tanpa harus bekerja keras selama 9-5.

Buku “The 4-Hour Workweek” menawarkan saran tentang cara memaksimalkan produktivitas, kemandirian, dan kebahagiaan dengan bekerja hanya selama empat jam setiap minggu. Buku ini juga mendesak pembaca untuk menjadi bagian dari makmur baru, atau mereka yang memiliki mobilitas finansial dan kemandirian tanpa harus menunggu pensiun.

Buku ini disusun menjadi empat bagian: D-E-A-L, mewakili Definition, Elimination, Automation, dan Liberation. Pada bagian Definition, penulis menjelaskan tentang konsep Outsource, Kill, and Build (OKB) dan bagaimana mengukur kekayaan dan kebahagiaan. Pada bagian Elimination, penulis mengajarkan cara mengelola waktu dengan efektif, menghindari gangguan, dan fokus pada hal-hal yang penting. Pada bagian Automation, penulis menunjukkan cara mengotomatisasi bisnis dengan menggunakan outsourcing, sistem, dan teknologi. Pada bagian Liberation, penulis membagikan tips untuk bekerja dari mana saja, merencanakan perjalanan, dan menikmati hidup.

Bab 1: Definition. Di bab ini, penulis menjelaskan tentang konsep OKB dan bagaimana mengukur kekayaan dan kebahagiaan. Penulis mengatakan bahwa kekayaan adalah aktivitas, kemampuan untuk melakukan hal-hal yang ingin kita lakukan. Kekayaan bukanlah tentang uang sebanyak-banyaknya, tetapi tentang kebebasan dan waktu luang. Kebahagiaan adalah kegembiraan, lawannya bukanlah kesedihan, melainkan kebosanan. Untuk mencapai kebahagiaan, kita harus mendedikasikan waktu kita untuk melakukan hal-hal yang membuat kita gembira.

Bab 2: Elimination. Di bab ini, penulis mengajarkan cara mengelola waktu dengan efektif, menghindari gangguan, dan fokus pada hal-hal yang penting. Penulis menggunakan teori Pareto 80/20, yaitu 80% hasil berasal dari 20% usaha. Penulis menyarankan kita untuk mengeliminasi 80% hal yang tidak produktif dan menghabiskan waktu, dan mengoptimalkan 20% hal yang produktif dan menghasilkan nilai.

Bab 3: Automation. Di bab ini, penulis menunjukkan cara mengotomatisasi bisnis dengan menggunakan outsourcing, sistem, dan teknologi. Penulis mengatakan bahwa kita harus membangun bisnis yang bisa berjalan tanpa kita, sehingga kita bisa memiliki waktu luang lebih banyak. Penulis juga memberikan tips untuk memilih produk atau layanan yang cocok untuk dijual secara online, menemukan pasar yang tepat, dan membuat sistem penjualan yang efisien.

Bab 4: Liberation. Di bab ini, penulis membagikan tips untuk bekerja dari mana saja, merencanakan perjalanan, dan menikmati hidup. Penulis mengatakan bahwa kita harus memanfaatkan kebebasan yang kita miliki untuk menghidupkan mimpi dan mengeksplorasi dunia. Penulis juga memberikan saran untuk mengatasi rasa takut, keraguan, dan hambatan yang mungkin kita hadapi saat ingin mengubah gaya hidup kita.

Buku ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Kelebihan buku ini adalah memberikan pandangan yang segar dan berbeda tentang pekerjaan dan gaya hidup. Buku ini juga memberikan banyak informasi, tips, dan trik yang bermanfaat dan praktis. Buku ini juga memberikan dorongan dan tantangan untuk pembaca agar berani mengambil risiko dan mengubah hidup mereka. Kelemahan buku ini adalah terkadang terlalu berlebihan dan tidak realistis. Buku ini juga terkadang terlalu menggeneralisasi dan mengabaikan faktor-faktor lain yang mempengaruhi keberhasilan dan kebahagiaan. Buku ini juga terkadang terlalu mempromosikan produk dan layanan tertentu yang mungkin tidak cocok untuk semua orang.

Secara keseluruhan, buku ini adalah buku yang menarik dan bermanfaat untuk dibaca. Buku ini memberikan wawasan dan inspirasi tentang bagaimana cara mencapai kebebasan waktu dan finansial dengan bekerja lebih pintar, bukan lebih keras. Buku ini juga memberikan panduan dan langkah-langkah untuk menciptakan gaya hidup yang diinginkan dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada. Buku ini juga memberikan saran dan rekomendasi untuk menikmati hidup dengan lebih baik dan lebih bermakna.

Oleh: Tanaya Kumala (Divisi Pionir)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramai Tagar Dijebak UIN WS, Bentuk Kekecewaan terhadap Kampus Kemanusiaan Walisongo

    • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 782
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Selasa (19/7/2022) jagat Twitter dihebohkan dengan tagar dijebak UINWS. Tagar ini terus ditulis oleh mahasiswa UIN Walisongo Semarang sebagai aksi protes atas turunnya Surat Keputusan (SK) Rektor UIN Walisongo Semarang Nomor 2138/Un.10.0/R.1/KM.02.05/06/2022 tentang Penetapan Penempatan Mahasiswa yang Diterima Melalui Jalur UM-PTKIN Tahun Akademik 2022/2023 pada Ma’had Al Jami’ah UIN Walisongo Semarang. Keputusan Rektor tersebut berisi […]

  • Antisipasi Ancaman Covid-19, Peserta KKN RDR 75 UIN Walisongo Bagikan Hand Sanitizer dan Face Shield

    • calendar_month Sen, 26 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 592
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sebagai wujud kepedulian terhadap ancaman virus Covid-19, peserta KKN RDR 75 UIN Walisongo Kelompok 122 bagikan hand sanitizer dan face shield kepada masyarakat Desa Kecila, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. Minggu (25/10/2020). “Hand sanitizer dan face shield menjadi produk yang efektif digunakan ketika berada di tempat umum dan transportasi umum. Adapun hand sanitizer merupakan […]

  • Penuhi Standar Akreditasi, Ruang H2 Dialih Fungsi

    • calendar_month Jum, 23 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 698
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Ruang H2 yang awalnya digunakan sebagai ruang perkulihan kini dialihfungsikan sebagai laboratorium komputer, pojok bursa, dan mini bank. Pengalihfungsian tersebut guna memenuhi standar akreditasi program studi (prodi) Ekonomi Syariah dan D3 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang. Rabu, (21/3/2018). “Alih fungsi itu untuk memenuhi standar akreditasi prodi. Supaya […]

  • LPM Invest Menumbuhkan Suasana Akademik Kru Lewat SPE

    • calendar_month Sen, 25 Feb 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 465
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Guna menjaga budaya literasi kru di saat libur perkuliahan, LPM Invest menggelar kegiatan Sekolah Pemikiran Ekonomi (SPE) yang bertajuk Membangun Insan Pers yang Kritis dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi. Selain menjaga budaya literasi, SPE juga bertujuan sebagai upaya untuk memberikan penguatan landasan berpikir bagi kru di bidang ekonomi. “Kegiatan ini wajib diikuti oleh wadyabala […]

  • Maya Sofiah, PU LPM Invest Menjadi Wisudawan Terbaik

    • calendar_month Ming, 20 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 561
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang mewisuda 966 mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan diploma, sarjana, magister dan doktor. Bertempat di Auditorium II Kampus 3. Kamis, (27/07/17). Berdasarkan Surat Keputusan Rektor (SK) Nomor 297 tahun 2017, disebutkan 10 wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas. Salah satu diantaranya adalah Maya Sofiah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam program […]

  • Mandataris DEMA-U Luncurkan Nota Keberatan JKN-KIS

    • calendar_month Jum, 5 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 589
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Syarifudin Fahmi, selaku Mandataris Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA-U) 2018 meluncurkan Nota Keberatan atas Jaminan Kesehatan Nasional yang ditujukan  kepada pihak birokrasi UIN Walisongo Semarang. Jum’at, (5/01/2018). Peluncuran nota ini merupakan tindak lanjut pasca proses audiensi terkait penjelasan teknis JKN-KIS bagi mahasiswa UIN Walisongo bersama tim BPJS kota Semarang yang dilaksanakan di Ruang Sidang […]

expand_less
Exit mobile version