Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Wadek I FEBI: Filantropi Zakat dan Wakaf sebagai Instrumen Indeks Pembangunan Manusia

Wadek I FEBI: Filantropi Zakat dan Wakaf sebagai Instrumen Indeks Pembangunan Manusia

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
  • visibility 423
  • comment 0 komentar
WhatsApp Image 2019-09-25 at 23.21.58

Wakil Dekan I, Nur Fatoni menyampaikan sambutan di acara Talkshow pada Festival Ekonomi Islam (FEIs) 2019 di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo.

lpminvest.com – Nur Fathoni Wakil Dekan I Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengharapkan filantropi zakat dan wakaf tidak lagi hanya dikaitkan dengan kedermawanan dalam Islam saja. Menurutnya, filantropi zakat dan wakaf kini dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Mahasiswa (IPM).

Hal itu diungkapkan saat menyampaikan sambutan di acara Talkshow pada Festival Ekonomi Islam (FEIs) 2019 di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo. Acara yang diselenggarakan FEBI UIN Walisongo Semarang itu bertema “Filantropi Zakat (Zakat Wakaf) Menuju Suistanable Economic Development di Era Revolusi Industri 4.0″.

“Selama ini kita anggap filantropi sebagai charity (kedermawanan), sekarang sudah tidak lagi. Sekarang filantropi harus dikaitkan dengan Indeks Pembangunan Manusia. Secara lokalnya filantropi dikaitkan dengan penurunan kemiskinan dimana semua itu dibutuhkan satu komando sistem. Umat Islan sebagai umat mayoritas ternyata banyak yang belum kaya, jadi dengan adanya instrumen Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) dengan filantropi untuk membangun Indeks Pembangunan Manusia,” ungkap Nur Fatoni.

Baca juga : 90 Peserta Ikuti PPL PSAK 24 Imbalan Kerja

Adapun Ahmad Daroji Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Tengah mengungkapkan, potensi zakat dan wakaf di Indonesia yang sangat besar dapat dimanfaatkan untuk pembangunan perekonomian negara. Hal itu dapat terwujud jika potensi zakat dan wakaf dikelola secara lebih produktif.

Ternyata ada orang yang mengatakan dari wakaf itu bisa potensi Rp 200 triliun nah itu kan dikalkulasi andaikata wakaf dengan zakat satu sama-sama bisa Rp 400 triliun lebih itu kan modal yang sangat luar biasa bagi pembangunan. Uang Rp 400 triliun itu sudah bisa memindah Jakarta ke Kalimantan untuk pindah Ibukota itu  cukup,” kata Daroji kepada kru lpminvest.com. (Hanny/Diana_[i]).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • The Psychology of Money

    The Psychology of Money

    • calendar_month Ming, 2 Mar 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Judul             : The Psychology of Money Penulis          : Morgan Housel Penerbit          : BACA Tahun Terbit  : 2021 Tebal              : 238 Halaman ISBN            : 078-602-6486-57-8 Penerjemah   : Zia Anshor Peresensi         : Muhammad Fatih Ditulis oleh Morgan Housel, seorang penulis dan investor, buku ini tidak hanya fokus pada angka atau rumus finansial, tetapi lebih pada perilaku […]

  • Asah Kepekaan Sosial Kru Baru Lewat Workshop

    Asah Kepekaan Sosial Kru Baru Lewat Workshop

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 330
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Demi menumbuhkan kepekaan sosial sebagai jurnalis, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengadakan acara Workshop Materi untuk kru baru usai dinyatakan lolos seleksi. Kamis, (10/10/2019). Bertempat di Pondok Pesantren Al-Ihya 2, Ngaliyan, Semarang, acara ini mengusung tema “Membentuk Jiwa Kritis Insan Pers dalam Membaca Realitas Sosial”.  […]

  • Maya Sofiah, PU LPM Invest Menjadi Wisudawan Terbaik

    Maya Sofiah, PU LPM Invest Menjadi Wisudawan Terbaik

    • calendar_month Ming, 20 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 319
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang mewisuda 966 mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan diploma, sarjana, magister dan doktor. Bertempat di Auditorium II Kampus 3. Kamis, (27/07/17). Berdasarkan Surat Keputusan Rektor (SK) Nomor 297 tahun 2017, disebutkan 10 wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas. Salah satu diantaranya adalah Maya Sofiah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam program […]

  • Aksi Unjuk Rasa Tolak Perppu Ciptaker; Massa di Represi Aparat

    Aksi Unjuk Rasa Tolak Perppu Ciptaker; Massa di Represi Aparat

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 278
    • 0Komentar

    lpminvest.com-Seruan aksi pada Selasa (14/03/23) di depan Kantor DPRD Jawa Tengah (Jateng) bertajuk “Rakyat Jawa Tengah Tolak Perppu Cipta Kerja” yang di Inisiasi oleh Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) Jateng yang melibatkan kawan-kawan mahasiswa se-Semarang raya dan para buruh serta elemen masyarakat berujung mendapatkan represifitas aparat terhadap massa aksi. Adapun dalam aksi “Rakyat Jawa Tengah Tolak […]

  • Webinar Orientasi Lulusan; Ubah Pandangan Prospek Kerja Sarjana Ekonomi Islam

    Webinar Orientasi Lulusan; Ubah Pandangan Prospek Kerja Sarjana Ekonomi Islam

    • calendar_month Sab, 24 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 434
    • 0Komentar

    lpminvest.com- HMJ Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Waisongo Semarang usai menyelenggarakan Webinar Orientasi Lulusan bertajuk “Peluang dan Tantangan: Peran Sarjana Ekonomi Syariah dalam Kontribusi Pengelolaan Ekonomi Negara”, (Sabtu, 24/10/2020). Webinar dihadiri oleh tiga pembicara handal, yaitu Muhammad Zilal Hamzah selaku Dewan Penasehat DPP Ikatan ahli Ekonomi Islam Indonesia, Wahyu Jatmiako selaku […]

  • Tradisi Larangan Ternak Sapi di Desa Guyangan

    Tradisi Larangan Ternak Sapi di Desa Guyangan

    • calendar_month Jum, 2 Sep 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 635
    • 0Komentar

    Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari sekitar tujuh belas ribu pulau, sehingga melahirkan beragam suku, agama, ras, dan sebagainya. Dari ribuan pulau tersebut, terbagi menjadi bagian-bagian yang disebut daerah. Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi dan budaya yang berbeda-beda. Tradisi dan budaya di masing-masing daerah memiliki keunikan dan kekhasannya tersendiri. Seperti salah satu tradisi […]

expand_less