Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Wadek I FEBI: Filantropi Zakat dan Wakaf sebagai Instrumen Indeks Pembangunan Manusia

Wadek I FEBI: Filantropi Zakat dan Wakaf sebagai Instrumen Indeks Pembangunan Manusia

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
  • visibility 220
  • comment 0 komentar
WhatsApp Image 2019-09-25 at 23.21.58

Wakil Dekan I, Nur Fatoni menyampaikan sambutan di acara Talkshow pada Festival Ekonomi Islam (FEIs) 2019 di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo.

lpminvest.com – Nur Fathoni Wakil Dekan I Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengharapkan filantropi zakat dan wakaf tidak lagi hanya dikaitkan dengan kedermawanan dalam Islam saja. Menurutnya, filantropi zakat dan wakaf kini dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Mahasiswa (IPM).

Hal itu diungkapkan saat menyampaikan sambutan di acara Talkshow pada Festival Ekonomi Islam (FEIs) 2019 di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo. Acara yang diselenggarakan FEBI UIN Walisongo Semarang itu bertema “Filantropi Zakat (Zakat Wakaf) Menuju Suistanable Economic Development di Era Revolusi Industri 4.0″.

“Selama ini kita anggap filantropi sebagai charity (kedermawanan), sekarang sudah tidak lagi. Sekarang filantropi harus dikaitkan dengan Indeks Pembangunan Manusia. Secara lokalnya filantropi dikaitkan dengan penurunan kemiskinan dimana semua itu dibutuhkan satu komando sistem. Umat Islan sebagai umat mayoritas ternyata banyak yang belum kaya, jadi dengan adanya instrumen Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) dengan filantropi untuk membangun Indeks Pembangunan Manusia,” ungkap Nur Fatoni.

Baca juga : 90 Peserta Ikuti PPL PSAK 24 Imbalan Kerja

Adapun Ahmad Daroji Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Tengah mengungkapkan, potensi zakat dan wakaf di Indonesia yang sangat besar dapat dimanfaatkan untuk pembangunan perekonomian negara. Hal itu dapat terwujud jika potensi zakat dan wakaf dikelola secara lebih produktif.

Ternyata ada orang yang mengatakan dari wakaf itu bisa potensi Rp 200 triliun nah itu kan dikalkulasi andaikata wakaf dengan zakat satu sama-sama bisa Rp 400 triliun lebih itu kan modal yang sangat luar biasa bagi pembangunan. Uang Rp 400 triliun itu sudah bisa memindah Jakarta ke Kalimantan untuk pindah Ibukota itu  cukup,” kata Daroji kepada kru lpminvest.com. (Hanny/Diana_[i]).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim KKN MIT Ke-IX Posko 68 UIN Walisongo Siaga Antisipasi Banjir di Pecangaan, Jepara

    Tim KKN MIT Ke-IX Posko 68 UIN Walisongo Siaga Antisipasi Banjir di Pecangaan, Jepara

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 194
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Warga Desa Karangrandu, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara bersama Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) ke-IX posko 68 UIN Walisongo Semarang usai laksanakan kerja bakti. Minggu (02/02/2020). “Program kerja bakti dalam membersihan sungai ini menjadi kesempatan kami untuk membantu berkontribusi mengatasi permasalahan sampah di desa Karangrandu. Hal ini selaras dengan program divisi […]

  • Perjuangan Cinta Yang Tulus

    Perjuangan Cinta Yang Tulus

    • calendar_month Sel, 3 Jan 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Identitas Film Judul film        : Until Tomorrow Tanggal rilis     : 29 September 2022 (Indonesia) Sutradara        : Hadrah Daeng Ratu Sinematografi  : Adrian Sugiono Editor               : Wawan I. Wibowo Penata musik   : Joseph S. Djafar Penulis             : Evelyn Afnilia Sinopsis Film Film yang bertajuk Until Tomorrow berkisah […]

  • Masdar Farid  Mas’udi; Indonesia Jadi Negara Super Power Islam

    Masdar Farid Mas’udi; Indonesia Jadi Negara Super Power Islam

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 159
    • 0Komentar

    lpminvest.com­– Keluarga Alumni Walisongo (KALAM Walisongo) adakan Halaqoh Kebangsaan bertajuk “Meneguhkan Semangat Berbangsa dan Bernegara Kaum Santri” bertempat di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang. Jumat, (12/5/2017). Perbedaan suku, agama, ras, dan budaya (SARA) masih menjadi permasalahan yang harus diselesaikan di Indonesia, terlebih ketika SARA diikutkan dalam kontestasi perpolitikan. “Melibatkan argumentasi SARA dalam perpolitikan […]

  • Meruwat Kerukunan Beragama Melalui Pameran Kitab Suci Lintas Agama

    Meruwat Kerukunan Beragama Melalui Pameran Kitab Suci Lintas Agama

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 242
    • 0Komentar

    S e m a r a n g – Untuk meningkatkan kerukunan umat beragama di Kota Semarang, Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Semarang bersama Komisi Kitab Suci Kevikepan Semarang mengadakan Pameran Kitab Suci Lintas Agama dengan tema “Damai Kotaku Semarang Hebat”. Acara yang dihelat di Gedung Sukasari, kompleks Gereja Katedral Sub Tutela Matris, Jl.Dr.Sutomo Semarang […]

  • PENGUMUMAN HASIL TES MASUK LPM INVEST 2015

    PENGUMUMAN HASIL TES MASUK LPM INVEST 2015

    • calendar_month Ming, 11 Okt 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 157
    • 0Komentar

    No Nama Kelas Keterangan 1 Ade fitrianingsih PBS D3 LULUS BERSYARAT 2 Avita Puji Ilahi PBS S1 LULUS 3 Afri Lukman Hakim AKS LULUS 4 Ahmad Baharuddin PBS S1 LULUS 5 Alvian Abdul Bahij EI LULUS 6 Anisatun Sholihah EI LULUS 7 Arina Yuni Asimah AKS LULUS 8 Diana Faizah PBS S1 LULUS 9 Eko […]

  • Cabang Lomba Tulis Puisi Sumbang Medali Emas untuk FEBI

    Cabang Lomba Tulis Puisi Sumbang Medali Emas untuk FEBI

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 193
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Cabang lomba tulis sastra pada Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) 2019 berlangsung di Pusat Pengembangan Bahasa lantai 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Kamis, (18/9/2019). Cabang lomba tulis sastra dibagi menjadi tiga kategori, yaitu kategori cerpen, puisi, dan naskah sastra. Adapun total peserta yang mengikuti lomba tersebut secara keseluruhan berjumlah 24 orang […]

expand_less