Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Sebulan Diterapkan, Sistem Kartu Parkir Dinilai Tak Efektif

Sebulan Diterapkan, Sistem Kartu Parkir Dinilai Tak Efektif

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 22 Okt 2017
  • visibility 637
  • comment 0 komentar
WhatsApp Image 2017-10-22 at 06.02.56

Tampak pengendara motor menerima kartu parkir dari salah satu satpam. Kamis, (12/10/2017).

lpminvest.com– Sebulan sejak pemberlakuan sistem parkir sentral, keefektifan sistem tersebut masih disanksikan oleh warga kampus UIN Walisongo Semarang.

Sistem parkir sentral diberlakukan dengan membagikan kartu parkir kepada pengendara sepeda motor maupun pengendara mobil yang memasuki area kampus. Kebijakan tersebut untuk menindaklanjuti kasus pencurian sepeda motor yang terjadi bulan lalu di Parkiran Depan Kantor Fakultas Syariah dan Hukum.

Namun sistem pembagian kartu parkir kini dirasa mulai tidak efektif. Hal ini dapat dilihat dari sikap mahasiswa yang sering menghilangkan kartu parkir tersebut.

Mahasiswa semester tiga Jurusan gizi Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Ulfatus Saadah mengaku pernah menghilangkan kartu tersebut.

“Ya pernah, saya sudah menghilangkan kartu parkir dua kali. Waktu itu kartunya jatuh, dan gak tahu di mana. Pernah juga lupa naruh, akhirnya hilang deh,” tutur Ulfa saat diwawancarai di depan Perpustakaan Pusat. Kamis, (12/10/2017).

Mohammad Rahman, salah satu personil satuan pengamanan (satpam) kampus mengatakan bahwa sistem parkir sentral memang belum efisien.

“Kami kekurangan personil satpam. Kami juga lelah jika setiap hari membagikan kartu parkir. Selain itu kartu parkirnya juga terbatas. Belum lagi mahasiswanya yang usah diatur. Sering juga ada laporan ditemukan kartu parkir di masjid, perpustakaan, di jalan, dan ditempat lainnya. Nah dari kami, untuk meminimalisir hal itu kami melakukan pengecekan STNK pengendara,” ungkapnya.

Berbeda dengan Ulfa, Iin Aza Anillah, mahasiswi semester satu mengaku belum pernah menghilangkan kartu parkir. “Itukan sudah kebijakan, jadi ya dijalankan saja, kalau saya selalu menyimpan kartu parkir di dalam tas. Sudah menjadi kewajiban kitalah menjaga kartu itu,” jelas mahasiswi Jurusan Akuntansi Syariah itu kepada kru lpminvest.com. (Eva-[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dekan FEB Undip: Mesin Tak Bisa Gantikan Otak Manusia

    Dekan FEB Undip: Mesin Tak Bisa Gantikan Otak Manusia

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 611
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dalam rangka meramaikan Dies Natalise UIN Walisongo Semarang ke-49, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menggelar Stadium General bertajuk “Menyiapkan Sumber Daya Manusia di Era Revolusi Industri 4.0”. Kamis, (14/03/2018). Stadium general tersebut menghadirkan narasumber Suharnomo, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro Semarang. Dalam kesempatan itu, Suharmono menyatakan bahwa […]

  • Kapolri Listyo Sigit Narasumberi Stadium General Peringatan Sumpah Pemuda UIN Walisongo

    Kapolri Listyo Sigit Narasumberi Stadium General Peringatan Sumpah Pemuda UIN Walisongo

    • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 692
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Hari Sumpah Pemuda diperingati setiap tanggal 28 Oktober tiap tahunnya. UIN Walisongo Semarang turut memperingatinya dengan mengadakan Stadium General yang diisi oleh Kepala Polisi Republik Indonesia (KAPOLRI) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Usungan tema yang diangkat yakni “Pemuda dan Dinamika Kebangsaan” dengan tagline ‘Memaknai Peringatan Sumpah Pemuda sebagai Momentum Konsolidasi Kebangsaan’. Kegiatan bertempat […]

  • Adakan Sarasehan dengan Wali Mahasiswa, Ini Pesan Wadek III FEBI

    Adakan Sarasehan dengan Wali Mahasiswa, Ini Pesan Wadek III FEBI

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 635
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Melihat maraknya isu radikalisme di lingkungan kampus, Wakil Dekan (Wadek) III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Saekhu memberi perhatian khusus terkait hal tersebut. Ia berpesan kepada para wali mahasiswa, khususnya wali mahasiswa FEBI agar tidak lepas tangan dan tetap mengawasi putra putrinya agar tidak terpapar radikalisme dan gaya […]

  • Wujudkan Perdamaian Bangsa Melalui Toleransi dan Demokrasi

    Wujudkan Perdamaian Bangsa Melalui Toleransi dan Demokrasi

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 735
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK-red) UIN Walisongo Semarang gelar Diskusi Publik. Acara berlangsung di Laboratorium Dakwah Kampus III UIN Walisongo Semarang. Bekerjasama dengan Yayasan Langit Indonesia Cemerlang (YLIC), Direktorat Organisasi Kemasyarakatan, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, dan Kementerian Dalam Negeri RI. Selasa, (7/03/2017). Acara yang mengusung tema “Memperkuat Kembali Toleransi Antar Umat […]

  • Jaring Atlet Ekonomi, HMJ EI Gelar Kompetisi

    Jaring Atlet Ekonomi, HMJ EI Gelar Kompetisi

    • calendar_month Jum, 16 Nov 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 573
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka memeriahkan Febi Fair serta menjaring atlet perlombaan Ekonomi Islam, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) menggelar Islamic Economy Competition dengan tema “Peran Ekonomi Syari’ah dalam Mempersiapkan Sustainable Development Goals”. Jumat, (16/11/2018). Acara yang dibuka oleh Wakil Dekan III FEBI, Khoirul Anwar tersebut bertujuan untuk menarik partisipasi mahasiswa […]

  • Lima Rekomendasi, Tontonan dari Series Barat hingga Asean

    Lima Rekomendasi, Tontonan dari Series Barat hingga Asean

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 1.181
    • 0Komentar

    Di tengah pandemi Covid-19 ini kita semua diharuskan untuk di rumah saja. Bekerja, ibadah, sekolah ataupun kuliah juga di rumah saja. Hal tersebut bukannya tanpa alasan, tetapi bisa membantu mengurangi persebaran covid-19 yang belum ada obatnya itu. Keuntungannya adalah tenaga kesehatan menjadi tidak terlalu terbebani dengan melonjaknya jumlah pasien dan bisa fokus terhadap pasien-pasien yang […]

expand_less