Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Lokasi Tak Menentu, Wednesday Market Sepi Pengunjung

Lokasi Tak Menentu, Wednesday Market Sepi Pengunjung

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 13 Apr 2017
  • visibility 499
  • comment 0 komentar
Salah satu lapak mahasiswa di Wednesday Market terlihat penjual martabak Unyil sedang bersantai menunggu pembeli datang.

Salah satu lapak mahasiswa di Wednesday Market terlihat penjual martabak Unyil sedang bersantai menunggu pembeli datang. Doc. Amimah Ulul M.

lpminvest.com – Program Wednesday Market (WM-red) yang dicanangkan oleh Walisongo Career Center (WCC) pekan ini sepi pengunjung. Rabu, (12/4/17).

WM yang telah berjalan lima pekan ini ternyata dalam pelaksanaannya masih dirasa belum efektif. Pasalnya, lokasi penjualan yang berpindah-pindah membuat mahasiswa kebingungan ketika ingin membeli. Hal ini diungkapkan oleh salah satu penjual martabak yang sedari awal ikut andil dalam lapak di WM.

“Rencananya WCC ditempatkan di Juras, namun karena sarana dan prasarananya belum memungkinkan, maka sampai saat ini lokasi penjualannya masih berpindah-pindah, kadang di kampus 2, kadang di kampus 3. Hal ini yang menurut saya membuat jalannya WM belum efektif, mahasiswa menjadi bingung, bahkan mungkin tidak mengetahui lokasi pelaksanaan WM,” tutur Dzulfikar, mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab tersebut.

Sejak mulai dibukanya WM pada 1 Maret lalu yang telah digelar di berbagai lokasi di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, di antaranya di depan Perpustakaan Pusat, Taman Revolusi Kampus 2, persimpangan jalan Fakultas Dakwah Kampus 3, dan pagi ini di Taman Dakwah, antusias mahasiswa yang paling banyak ketika di Taman Revolusi.

“Antusias yang paling tinggi sejauh ini masih ketika di Taman Revolusi, tempatnya strategis karena tempat nongkrong mahasiswa, banyak mahasiswa yang lalu lalang,” jelas mahasiswa asal Kudus saat diwawancarai kru lpminvest.com.

Senada dengan Dzulfikar, Mufidin juga mengatakan bahwa yang paling ramai ketika di Kampus 2, “Mahasiswa di Kampus 2 lebih banyak, jadi banyak penjual yang menginginkan tempat pelaksanaan WM di tempatkan di Kampus 2 saja,” tutur pria berkaca mata itu.

Menanggapi Tempat WM yang berpindah-pindah, Dzulfikar mengharapkan ke depannya agar tempat pelaksanaan WM dapat dipermanenkan.

“Kalau di tempatkan di lokasi yang berbeda-beda antusias pembeli juga berbeda, ini berpengaruh pada pendapatan. Akan lebih efektif tempatnya dipermanenkan di satu titik saja sehingga mahasiswa yang ingin membeli pun tidak bingung,” lanjut mahasiswa semester delapan tersebut.

Berbeda dengan Dzulfikar, Mufidin justru setuju dengan pelaksanaan WM yang berpindah-pindah-pindah.

“Barang dagangan saya itu aksesoris hp dan komputer, yang mana tidak setiap saat konsumen membutuhkannya, dengan berpindah-pindah saya gak masalah. Berbeda dengan yang jualannya makanan, ketika di situ banyak pembeli, pengennya di situ terus,” tambahnya.

Dari masalah tersebut, salah satu mahasiswi yang kerap berkunjung ke WM pun memberi solusi terkait lokasi yang tepat untuk membuka lapak.

“Menurut saya kalau bisa WM diadakan di dua tempat, di kampus 2 dan kampus 3. Lalu dibuatkan tenda untuk setiap lapaknya. Kalau cara ini tidak efektif, mungkin lokasi di depan Perpus Universitas lebih pas karena tidak hanya mahasiswa kampus 3, namun mahasiswa kampus 2 pun banyak berlalu lalang di situ. Sehingga memungkinkan WM selalu ramai pengunjung”, ujar mahasiswi jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam, Hanis (20) kepada kru lpminvest.com. (Amimah/Anis-[i]).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Hujan Deras, Acara Ngaji Kebangsaan FEBI Disambut Antusias

    Meski Hujan Deras, Acara Ngaji Kebangsaan FEBI Disambut Antusias

    • calendar_month Jum, 6 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 441
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Tidak seperti biasanya, Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang dan sekitarnya malam kemarin diguyur hujan deras disertai petir. Hal ini sedikit menjadi kendala bagi Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Pasalnya, mereka telah mempersiapkan acara Ngaji Kebangsaan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan hari ulang tahun FEBI yang ke-6 di […]

  • Massa Aksi Tolak UU Ciptaker Dihujani Gas Air Mata

    Massa Aksi Tolak UU Ciptaker Dihujani Gas Air Mata

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 346
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Aliansi Masyarakat Sipil dan Aliansi Mahasiswa se-Semarang, Jawa Tengah kembali menggelar aksi menolak UU Cipta Kerja dengan tema “UU Cipta Kerja Menyelamatkan Oligarki Menghabisi Demokrasi”. Aksi ini merupakan aksi lanjutan dari yang sebelumnya, diadakan pada selasa (14/03/2023) dan kembali mendapatkan aksi represifitas dari aparat. Aksi penolakan UU hari ini sempat diwarnai dengan adanya dorong-dorongan […]

  • Aktifis Bukan Penghalang Rara Untuk Menjadi Wisudawan Terbaik

    Aktifis Bukan Penghalang Rara Untuk Menjadi Wisudawan Terbaik

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 784
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Mar’atus Sholiha atau yang sering di panggil Rara dari Sidoarjo dengan tiga bersaudara merupakan wisudawati terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) jurusan Akuntansi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Rara memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,86 ketika di umumkan saat sidang Senat Terbuka di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang […]

  • Pulang Kuliah, Mahasiswa IAIN Walisongo ditodong orang tak dikenal

    Pulang Kuliah, Mahasiswa IAIN Walisongo ditodong orang tak dikenal

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 442
    • 0Komentar

    lpminvest.com-Tindakan kejahatan menimpa mahasiswa IAIN Walisongo Semarang, selasa (2/9). Ketika itu Umam (21) baru saja pulang kuliah bersama kawannya Kholilah. Tanpa mereka duga tiba-tiba datang seorang laki-laki tidak dikenal membawa senjata tajam hampiri mereka. Kejadian tersebut terjadi di depan gerbang kampus 1 IAIN Walisongo pukul 18.30 Wib. Pada saat kejadian, situasi dilokasi  gelap dan sepi. Umam mahasiswa Fakultas […]

  • Merespon Omnibus Law UU Cipta Kerja, Ratusan Buruh dan Pekerja Kembali Turun ke Jalan

    Merespon Omnibus Law UU Cipta Kerja, Ratusan Buruh dan Pekerja Kembali Turun ke Jalan

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 394
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Ratusan buruh dan pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) mengadakan aksi di depan kantor Gubernur Jawa Tengah. Senin, (12/10/2020). Heru, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) KSPN, mengaku akan terus mengawal Rancangan Undang-undang Omnibus Law yang telah disahkan DPR agar tidak ada poin yang merugikan buruh. “Dari Januari sampai Oktober KSPN […]

  • Atlet Presma FEBI Berhasil Pertahankan Prestasi

    Atlet Presma FEBI Berhasil Pertahankan Prestasi

    • calendar_month Sab, 22 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 477
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) kembali sabet medali emas dalam lomba Presentasi makalah (Presma) pada acara Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) 2018. Jumat,  (21/09/2018). Mahasiwa Baru (Maba) FEBI yang turut mengikuti cabang lomba Presma antara lain Tutut Ida Purwatiningsih (Akuntansi Syariah), M. Rifki Priatna (Ekonomi Islam), dan Sofiyatun (Akuntansi Syariah). Hal […]

expand_less