Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » RESENSI FILM » Alchemy of Souls (Season 1)

Alchemy of Souls (Season 1)

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
  • visibility 1.974
  • comment 0 komentar

Identitas Film

Judul                  : Alchemy of Souls (Season 1)
Genre                 : Fantasy, Romance, Historical, Action
Durasi                : 20 episode (sekitar 60–80 menit per episode)
Sutradara           : Park Joon-hwa
Penulis               : Hong Jung-eun, Hong Mi-ran
Pemeran Utama : Lee Jae-wook, Jung So-min, Hwang Min-hyun, Shin Seung-ho, Yoo Joon-sang
Tayang Perdana : 18 Juni–28 Agustus 2022
Platform             : tvN, Netflix
Peresensi            : Selvina Idha Alifiani


Alchemy of Souls menampilkan perjalanan magis yang menarik dalam dunia fiksi bernama Daeho, sebuah kerajaan yang dihuni oleh para penyihir. Drama Korea yang tayang di tvN dan Netflix ini memadukan beberapa unsur seperti fantasi, romansa, sejarah, dan aksi dalam 20 episode. Menariknya, drama ini terdiri dari dua season yang saling berkaitan dan membentuk satu alur cerita utuh.

Kisah ini bermula ketika Naksu, seorang pembunuh bayaran elit yang terdesak harus melakukan pertukaran jiwa agar bisa bertahan hidup setelah pertarungan sengit melawan ketua Songrim. Namun, proses tersebut tidak berjalan sesuai rencana, dan jiwanya justru terjebak dalam tubuh Mu-deok, seorang pelayan buta. Takdir mempertemukannya dengan Jang Uk, pewaris muda dari keluarga bangsawan yang tidak bisa menggunakan sihir karena pintu energinya disegel oleh ayahnya. Dari sinilah hubungan unik mereka sebagai guru dan murid terbentuk, di mana Mu-deok secara diam-diam melatih Jang Uk sambil mencari cara untuk memulihkan kekuatannya.

Serial yang disutradarai Park Joon-hwa ini, berhasil memikat penonton lewat alur cerita yang tidak mudah ditebak. Setiap episodenya menghadirkan plot twist baru sehingga membuat penonton terus penasaran. Konsep dari pertukaran jiwa yang menjadi inti cerita tersebut, dikembangkan dengan sangat baik dan tidak terasa membosankan. Drama ini juga menyisipkan beberapa momen komedi yang menghibur, terutama melalui interaksi menggemaskan antara Jang Uk dan Mu-deok, yang membuat cerita menjadi tidak terlalu berat.

Dari sisi visual, drama ini memberikan efek CGI yang mengesankan sehingga membuat suasana magis dan adegan pertarungan menjadi lebih nyata. Adanya efek tersebut juga membuat latar dari kerajaan menjadi lebih hidup. Salah satu hal yang menarik dari drama ini adalah perkembangan karakternya, yaitu perubahan Jang Uk yang awalnya hanya pemuda malas menjadi penyihir hebat yang berhasil mencapai tingkat chisu hanya dalam beberapa bulan.

Meskipun memiliki banyak kelebihan, drama ini juga memiliki beberapa kekurangan. Yaitu dari durasi yang disuguhkan drama ini cukup panjang, kurang lebih sekitar 1 jam an, dengan total 20 episode, hal ini mungkin akan terasa melelahkan bagi sebagian penonton, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa dengan durasi yang panjang.

Cerita mengenai berbagai aturan sihir dan hubungan antar karakter juga membutuhkan perhatian ekstra untuk mengikuti alur ceritanya. Karena jika tidak fokus akan membuat bingung terhadap tiap cerita yang disajikan. Ditambah lagi, akhir season pertama yang menggantung bisa membuat penonton merasa gemas.

Terlepas dari beberapa catatan tersebut, Alchemy of Souls tetap menjadi tontonan yang memikat bagi pecinta drama fantasi-sejarah. Walaupun pada akhir season pertama ceritanya menggantung, hal ini justru berhasil membuat penonton penasaran, sehingga ingin lanjut menonton ke cerita season keduanya. Jika kalian suka dengan cerita fantasi, maka drama ini adalah pilihan yang sesuai buat ditonton.

[Pengurus Invest Website Periode 24/25]
  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemilwa, Debat Kandidat Jadi Tolok Ukur Pilihan Mahasiswa

    Pemilwa, Debat Kandidat Jadi Tolok Ukur Pilihan Mahasiswa

    • calendar_month Kam, 14 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 596
    • 0Komentar

    lpminvest.com– UIN Walisongo Semarang bersiap merayakan pesta demokrasi Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemilwa) 2017. Diantara rangkaian acaranya adalah debat kandidat serentak pada delapan fakultas yang ada di UIN Walisongo. Adapun debat kandidat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) diadakan di Mushola FEBI. Rabu, (13/12/2017). Acara yang dibuka oleh Khoirul Anwar selaku Wakil Dekan III FEBI itu […]

  • Adakan Raker Serentak, Ini Proker Unggulan HMJ FEBI

    Adakan Raker Serentak, Ini Proker Unggulan HMJ FEBI

    • calendar_month Sen, 12 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 515
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Lembaga kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang berada di lingkup Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) mengadakan rapat kerja (raker) serentak. Raker tersebut guna membahas program kerja (proker) masing-masing HMJ selama satu periode kepengurusan. Minggu, (11/03/2018). Raker HMJ Ekonomi Islam dan D3 Perbankan Syariah bertempat di Gedung L. Sedangkan HMJ S1 Perbankan Syariah […]

  • Reanes Putra: Manfaatkan Masalah Jadi Peluang Bisnis

    Reanes Putra: Manfaatkan Masalah Jadi Peluang Bisnis

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 465
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Dalam rangka meramaikan Dies Natalis UIN Walisongo ke 49, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam menyelenggarakan Seminar dan Workshop Entrepreneurship Mahasiswa bertemakan “Dinamika Bisnis Islam dalam Era Revolusi Industri 4.0”. Pada kesempatan tersebut, Suprapto Suwaji, General Manager Ritra Logistik menerangkan mengenai logistik halal. Ia menjelaskan bahwa cara mengelola logistik halal, yaitu meliputi proses packaging, transportasi, […]

  • Orsenik Semakin Dekat, MABA Siap Gali Minat Bakat

    Orsenik Semakin Dekat, MABA Siap Gali Minat Bakat

    • calendar_month Sab, 1 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 492
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Semangat para mahasiswa baru (maba-red) UIN Walisongo Semarang seusai mengikuti serangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) belum padam. Pasalnya, agenda besar tahunan bagi maba yaitu Pekan Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Ketrampilan (Orsenik) telah menanti mereka.  Jumat, (31/8/2018). Orsenik merupakan ajang perlombaan antarfakultas yang bertujuan untuk menggali minat dan bakat maba. Rencananya Orsenik akan […]

  • Resensi Film Kang Mak from Pee Mak : Kisah Komedi, Horor, dan Romance yang Menggetarkan Hati

    Resensi Film Kang Mak from Pee Mak : Kisah Komedi, Horor, dan Romance yang Menggetarkan Hati

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 2.567
    • 0Komentar

    Identitas Film Judul                : Kang Mak from Pee Mak Sutradara         : Herwin Novianto Tanggal Rilis   : 15 Agustus 2024 (Indonesia) 19 September 2024 (Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam) 7 Oktober 2024 (Kamboja) Pemeran          : Vino G. Bastian, Marsha Timothy, Indro Warkop, Tora Sudiro, Indra Jegel, Rigen Rakelna,                […]

  • Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

    Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 550
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Guru Besar dan Akademisi UIN Walisongo adakan diskusi “Meski Berbeda, Kita Saudara”. Diskusi ini mengusung tema “Meneguhkan Bumi Walisongo sebagai Benteng Moderat” berlangsung di Auditorium 1 lantai II UIN Walisongo Semarang. Selasa, (28/02/2017). Acara yang berlangsung pukul 13.00-16.00 ini berlatar belakang menguaknya kelompok-kelompok yang saling menyerang, baik bermotif politik, ekonomi dan lain sebagainya. Pasalnya, […]

expand_less