Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » RESENSI FILM » Alchemy of Souls (Season 1)

Alchemy of Souls (Season 1)

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
  • visibility 3.091
  • comment 0 komentar

Identitas Film

Judul                  : Alchemy of Souls (Season 1)
Genre                 : Fantasy, Romance, Historical, Action
Durasi                : 20 episode (sekitar 60–80 menit per episode)
Sutradara           : Park Joon-hwa
Penulis               : Hong Jung-eun, Hong Mi-ran
Pemeran Utama : Lee Jae-wook, Jung So-min, Hwang Min-hyun, Shin Seung-ho, Yoo Joon-sang
Tayang Perdana : 18 Juni–28 Agustus 2022
Platform             : tvN, Netflix
Peresensi            : Selvina Idha Alifiani


Alchemy of Souls menampilkan perjalanan magis yang menarik dalam dunia fiksi bernama Daeho, sebuah kerajaan yang dihuni oleh para penyihir. Drama Korea yang tayang di tvN dan Netflix ini memadukan beberapa unsur seperti fantasi, romansa, sejarah, dan aksi dalam 20 episode. Menariknya, drama ini terdiri dari dua season yang saling berkaitan dan membentuk satu alur cerita utuh.

Kisah ini bermula ketika Naksu, seorang pembunuh bayaran elit yang terdesak harus melakukan pertukaran jiwa agar bisa bertahan hidup setelah pertarungan sengit melawan ketua Songrim. Namun, proses tersebut tidak berjalan sesuai rencana, dan jiwanya justru terjebak dalam tubuh Mu-deok, seorang pelayan buta. Takdir mempertemukannya dengan Jang Uk, pewaris muda dari keluarga bangsawan yang tidak bisa menggunakan sihir karena pintu energinya disegel oleh ayahnya. Dari sinilah hubungan unik mereka sebagai guru dan murid terbentuk, di mana Mu-deok secara diam-diam melatih Jang Uk sambil mencari cara untuk memulihkan kekuatannya.

Serial yang disutradarai Park Joon-hwa ini, berhasil memikat penonton lewat alur cerita yang tidak mudah ditebak. Setiap episodenya menghadirkan plot twist baru sehingga membuat penonton terus penasaran. Konsep dari pertukaran jiwa yang menjadi inti cerita tersebut, dikembangkan dengan sangat baik dan tidak terasa membosankan. Drama ini juga menyisipkan beberapa momen komedi yang menghibur, terutama melalui interaksi menggemaskan antara Jang Uk dan Mu-deok, yang membuat cerita menjadi tidak terlalu berat.

Dari sisi visual, drama ini memberikan efek CGI yang mengesankan sehingga membuat suasana magis dan adegan pertarungan menjadi lebih nyata. Adanya efek tersebut juga membuat latar dari kerajaan menjadi lebih hidup. Salah satu hal yang menarik dari drama ini adalah perkembangan karakternya, yaitu perubahan Jang Uk yang awalnya hanya pemuda malas menjadi penyihir hebat yang berhasil mencapai tingkat chisu hanya dalam beberapa bulan.

Meskipun memiliki banyak kelebihan, drama ini juga memiliki beberapa kekurangan. Yaitu dari durasi yang disuguhkan drama ini cukup panjang, kurang lebih sekitar 1 jam an, dengan total 20 episode, hal ini mungkin akan terasa melelahkan bagi sebagian penonton, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa dengan durasi yang panjang.

Cerita mengenai berbagai aturan sihir dan hubungan antar karakter juga membutuhkan perhatian ekstra untuk mengikuti alur ceritanya. Karena jika tidak fokus akan membuat bingung terhadap tiap cerita yang disajikan. Ditambah lagi, akhir season pertama yang menggantung bisa membuat penonton merasa gemas.

Terlepas dari beberapa catatan tersebut, Alchemy of Souls tetap menjadi tontonan yang memikat bagi pecinta drama fantasi-sejarah. Walaupun pada akhir season pertama ceritanya menggantung, hal ini justru berhasil membuat penonton penasaran, sehingga ingin lanjut menonton ke cerita season keduanya. Jika kalian suka dengan cerita fantasi, maka drama ini adalah pilihan yang sesuai buat ditonton.

[Pengurus Invest Website Periode 24/25]
  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ruchman Basori: Pemuda Indonesia Perlu Out of The Box

    Ruchman Basori: Pemuda Indonesia Perlu Out of The Box

    • calendar_month Kam, 5 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 710
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka purnabakti Lembaga Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang, Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) FEBI menggelar dialog publik Mengeja Arah Bangsa dengan tajuk “Pemuda Hari Ini Wajah Bangsa Esok Hari” di Audit 2 Kampus III UIN Walisongo Semarang. Kamis, (5/12/2019). Selain diisi oleh Akademisi UIN Walisongo, Imam Yahya, acara ini […]

  • UNBK 2017 Prioritaskan Kejujuran

    UNBK 2017 Prioritaskan Kejujuran

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 625
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Semarang- Ujian Nasional (UN) merupakan salah satu indikator terpenting dunia pendidikan di Indonesia. Tahun 2017 UN akan dilaksanakan pada 4 April mendatang, Sebagaimana sebelumnya, UN dilaksanakan dengan sistem berbasis komputer atau yang dikenal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Salah satu sekolah yang sudah melaksanakan sistem UNBK ini adalah SMA N 8 Semarang. SMA ini […]

  • Budaya Penjemputan Wisuda Versi Teater

    Budaya Penjemputan Wisuda Versi Teater

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 630
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Usai prosesi wisuda yang ke-76 ini, aktivis mahasiswa baik intra maupun ekstra berkumpul di sekitar Audit II Kampus III UIN Walisongo Semarang. Hal ini untuk melangsungkan tradisi penjemputan wisuda dengan mengarak wisuda dan wisudawati dari pintu keluar audit menuju jalan-jalan utama kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Rabu, (20/11/2019). “Ini kami lakukan untuk mengapresiasi para […]

  • Orsenik 2019 Terancam Ditiadakan Jika Terjadi Baku Hantam di Orsenik 2018

    Orsenik 2019 Terancam Ditiadakan Jika Terjadi Baku Hantam di Orsenik 2018

    • calendar_month Sel, 18 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 609
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam gelaran Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah dan Keterampilan (ORSENIK) tahun 2018, Dewan Eksekutif Mahasiswa  (DEMA) UIN Walisongo Semarang menekankan agar tim rewo-rewo setiap fakultas tidak berbuat rasis terhadap tim rewo-rewo fakultas lain. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Syarifudin Fahmi selaku ketua DEMA UIN Walisongo saat Konferensi Pers di kantor DEMA Universitas Kampus 3. Senin, […]

  • Usai Pencurian Sepeda Motor, Satpam Gelar Razia STNK

    Usai Pencurian Sepeda Motor, Satpam Gelar Razia STNK

    • calendar_month Rab, 13 Sep 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 614
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Satuan Pengaman (Satpam) Kampus 3 lakukan razia Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di gerbang utama Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Rabu, (13/9/17). Razia STNK dilakukan guna meminimalisir terjadinya pencurian, usai mengetahui dua unit sepeda motor milik Afandi dan Shinta, mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum,  telah raib digondol maling pada Senin 11 September 2017. “Razia […]

  • Tim KKN UIN Walisongo Rancang Museum Dampak Abrasi

    Tim KKN UIN Walisongo Rancang Museum Dampak Abrasi

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 714
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) ke-9 UIN Walisongo merancang pembuatan Museum Dampak Abrasi di Desa Bedono Dukuh Morosari RT 4 RW 5, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Jumat (7/2/2020) masyarakat Desa Bedono yang bekerjasama dengan Proram Pembangunan dan Pemberdayaan Desa (P3MD) dibawah Kementrian Desa melakukan peninjauan area terlebih dahulu. […]

expand_less