Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » RESENSI FILM » Alchemy of Souls (Season 1)

Alchemy of Souls (Season 1)

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
  • visibility 2.427
  • comment 0 komentar

Identitas Film

Judul                  : Alchemy of Souls (Season 1)
Genre                 : Fantasy, Romance, Historical, Action
Durasi                : 20 episode (sekitar 60–80 menit per episode)
Sutradara           : Park Joon-hwa
Penulis               : Hong Jung-eun, Hong Mi-ran
Pemeran Utama : Lee Jae-wook, Jung So-min, Hwang Min-hyun, Shin Seung-ho, Yoo Joon-sang
Tayang Perdana : 18 Juni–28 Agustus 2022
Platform             : tvN, Netflix
Peresensi            : Selvina Idha Alifiani


Alchemy of Souls menampilkan perjalanan magis yang menarik dalam dunia fiksi bernama Daeho, sebuah kerajaan yang dihuni oleh para penyihir. Drama Korea yang tayang di tvN dan Netflix ini memadukan beberapa unsur seperti fantasi, romansa, sejarah, dan aksi dalam 20 episode. Menariknya, drama ini terdiri dari dua season yang saling berkaitan dan membentuk satu alur cerita utuh.

Kisah ini bermula ketika Naksu, seorang pembunuh bayaran elit yang terdesak harus melakukan pertukaran jiwa agar bisa bertahan hidup setelah pertarungan sengit melawan ketua Songrim. Namun, proses tersebut tidak berjalan sesuai rencana, dan jiwanya justru terjebak dalam tubuh Mu-deok, seorang pelayan buta. Takdir mempertemukannya dengan Jang Uk, pewaris muda dari keluarga bangsawan yang tidak bisa menggunakan sihir karena pintu energinya disegel oleh ayahnya. Dari sinilah hubungan unik mereka sebagai guru dan murid terbentuk, di mana Mu-deok secara diam-diam melatih Jang Uk sambil mencari cara untuk memulihkan kekuatannya.

Serial yang disutradarai Park Joon-hwa ini, berhasil memikat penonton lewat alur cerita yang tidak mudah ditebak. Setiap episodenya menghadirkan plot twist baru sehingga membuat penonton terus penasaran. Konsep dari pertukaran jiwa yang menjadi inti cerita tersebut, dikembangkan dengan sangat baik dan tidak terasa membosankan. Drama ini juga menyisipkan beberapa momen komedi yang menghibur, terutama melalui interaksi menggemaskan antara Jang Uk dan Mu-deok, yang membuat cerita menjadi tidak terlalu berat.

Dari sisi visual, drama ini memberikan efek CGI yang mengesankan sehingga membuat suasana magis dan adegan pertarungan menjadi lebih nyata. Adanya efek tersebut juga membuat latar dari kerajaan menjadi lebih hidup. Salah satu hal yang menarik dari drama ini adalah perkembangan karakternya, yaitu perubahan Jang Uk yang awalnya hanya pemuda malas menjadi penyihir hebat yang berhasil mencapai tingkat chisu hanya dalam beberapa bulan.

Meskipun memiliki banyak kelebihan, drama ini juga memiliki beberapa kekurangan. Yaitu dari durasi yang disuguhkan drama ini cukup panjang, kurang lebih sekitar 1 jam an, dengan total 20 episode, hal ini mungkin akan terasa melelahkan bagi sebagian penonton, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa dengan durasi yang panjang.

Cerita mengenai berbagai aturan sihir dan hubungan antar karakter juga membutuhkan perhatian ekstra untuk mengikuti alur ceritanya. Karena jika tidak fokus akan membuat bingung terhadap tiap cerita yang disajikan. Ditambah lagi, akhir season pertama yang menggantung bisa membuat penonton merasa gemas.

Terlepas dari beberapa catatan tersebut, Alchemy of Souls tetap menjadi tontonan yang memikat bagi pecinta drama fantasi-sejarah. Walaupun pada akhir season pertama ceritanya menggantung, hal ini justru berhasil membuat penonton penasaran, sehingga ingin lanjut menonton ke cerita season keduanya. Jika kalian suka dengan cerita fantasi, maka drama ini adalah pilihan yang sesuai buat ditonton.

[Pengurus Invest Website Periode 24/25]
  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haidar Bagir; Islam Tuhan, Islam Manusia

    Haidar Bagir; Islam Tuhan, Islam Manusia

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 724
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Komunitas Rahim Bangsa kembali menggelar event bertajuk Diskusi Buku, dengan mengangkat tema “Islam Tuhan, Islam Manusia” yang bertempat di gedung A lt. 3 Kampus III,  Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), UIN Walisongo Semarang.  Sabtu, (14/4/2017). Menurut Nur Hasyim, koordinator Rahim Bangsa, saat memberi sambutan, acara diskusi buku ini merupakan bagian dari upaya komunitas […]

  • Tegakkan Aturan Jam Malam, Kampus Sita SK UKM

    Tegakkan Aturan Jam Malam, Kampus Sita SK UKM

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 579
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Menilik Keputusan Rektor Universitas Islam Negeri Walisongo Nomor 108 Tahun 2016 tentang Tata Tertib Mahasiswa UIN Walisongo, pasal  4 diatur mengenai Hak Penggunaan Fasilitas Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM). Dimana  pembahasan dalam tulisan ini hanya mengacu pada dua poin yaitu poin pertama dan keenam  dari pasal tersebut. Setiap lembaga kemahasiswaan intra kampus UIN Walisongo berhak […]

  • Merespon Omnibus Law UU Cipta Kerja, Ratusan Buruh dan Pekerja Kembali Turun ke Jalan

    Merespon Omnibus Law UU Cipta Kerja, Ratusan Buruh dan Pekerja Kembali Turun ke Jalan

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 448
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Ratusan buruh dan pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) mengadakan aksi di depan kantor Gubernur Jawa Tengah. Senin, (12/10/2020). Heru, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) KSPN, mengaku akan terus mengawal Rancangan Undang-undang Omnibus Law yang telah disahkan DPR agar tidak ada poin yang merugikan buruh. “Dari Januari sampai Oktober KSPN […]

  • Juarai Cabor Wall Climbing, Mahasiswi Ini Mengaku Hanya Coba-coba

    Juarai Cabor Wall Climbing, Mahasiswi Ini Mengaku Hanya Coba-coba

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 647
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Nia Riska Rahmawati, gadis tangguh asli Semarang berhasil menyabet gelar juara pertama lomba cabang olahraga (cabor) wall climbing kategori lead pada Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Ketrampilan (Orsenik) 2019. Dengan perolehan poin 30 dengan durasi waktu 04.41, ia berhasil mengalahkan 17 peserta lain dari berbagai fakultas di UIN Walisongo. Meskipun menjadi juara satu, ia […]

  • Talkshow Creativepreneur, Wirda Mansur ‘Jadilah Unik dan Kreatif’

    Talkshow Creativepreneur, Wirda Mansur ‘Jadilah Unik dan Kreatif’

    • calendar_month Sab, 10 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 639
    • 0Komentar

    lpminvest.com- HMJ Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang berhasil menyelenggarakan Talkshow Creativepreneur bertajuk “Set up Millenials Mind to be Creativepreneur”,(Sabtu, 10/10/2020). “Acara ini digelar dengan tujuan mengubah pola pikir generasi milenial menjadi lebih kreatif, inovatif, dan memiliki konsep yang matang serta konsistensi dalam menjalankan sebuah bisnis karena ketersediaan lapangan pekerjaan […]

  • Dekan FEB Undip: Mesin Tak Bisa Gantikan Otak Manusia

    Dekan FEB Undip: Mesin Tak Bisa Gantikan Otak Manusia

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 513
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dalam rangka meramaikan Dies Natalise UIN Walisongo Semarang ke-49, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menggelar Stadium General bertajuk “Menyiapkan Sumber Daya Manusia di Era Revolusi Industri 4.0”. Kamis, (14/03/2018). Stadium general tersebut menghadirkan narasumber Suharnomo, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro Semarang. Dalam kesempatan itu, Suharmono menyatakan bahwa […]

expand_less