Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » RESENSI FILM » Alchemy of Souls (Season 1)

Alchemy of Souls (Season 1)

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
  • visibility 732
  • comment 0 komentar

Identitas Film

Judul                  : Alchemy of Souls (Season 1)
Genre                 : Fantasy, Romance, Historical, Action
Durasi                : 20 episode (sekitar 60–80 menit per episode)
Sutradara           : Park Joon-hwa
Penulis               : Hong Jung-eun, Hong Mi-ran
Pemeran Utama : Lee Jae-wook, Jung So-min, Hwang Min-hyun, Shin Seung-ho, Yoo Joon-sang
Tayang Perdana : 18 Juni–28 Agustus 2022
Platform             : tvN, Netflix
Peresensi            : Selvina Idha Alifiani


Alchemy of Souls menampilkan perjalanan magis yang menarik dalam dunia fiksi bernama Daeho, sebuah kerajaan yang dihuni oleh para penyihir. Drama Korea yang tayang di tvN dan Netflix ini memadukan beberapa unsur seperti fantasi, romansa, sejarah, dan aksi dalam 20 episode. Menariknya, drama ini terdiri dari dua season yang saling berkaitan dan membentuk satu alur cerita utuh.

Kisah ini bermula ketika Naksu, seorang pembunuh bayaran elit yang terdesak harus melakukan pertukaran jiwa agar bisa bertahan hidup setelah pertarungan sengit melawan ketua Songrim. Namun, proses tersebut tidak berjalan sesuai rencana, dan jiwanya justru terjebak dalam tubuh Mu-deok, seorang pelayan buta. Takdir mempertemukannya dengan Jang Uk, pewaris muda dari keluarga bangsawan yang tidak bisa menggunakan sihir karena pintu energinya disegel oleh ayahnya. Dari sinilah hubungan unik mereka sebagai guru dan murid terbentuk, di mana Mu-deok secara diam-diam melatih Jang Uk sambil mencari cara untuk memulihkan kekuatannya.

Serial yang disutradarai Park Joon-hwa ini, berhasil memikat penonton lewat alur cerita yang tidak mudah ditebak. Setiap episodenya menghadirkan plot twist baru sehingga membuat penonton terus penasaran. Konsep dari pertukaran jiwa yang menjadi inti cerita tersebut, dikembangkan dengan sangat baik dan tidak terasa membosankan. Drama ini juga menyisipkan beberapa momen komedi yang menghibur, terutama melalui interaksi menggemaskan antara Jang Uk dan Mu-deok, yang membuat cerita menjadi tidak terlalu berat.

Dari sisi visual, drama ini memberikan efek CGI yang mengesankan sehingga membuat suasana magis dan adegan pertarungan menjadi lebih nyata. Adanya efek tersebut juga membuat latar dari kerajaan menjadi lebih hidup. Salah satu hal yang menarik dari drama ini adalah perkembangan karakternya, yaitu perubahan Jang Uk yang awalnya hanya pemuda malas menjadi penyihir hebat yang berhasil mencapai tingkat chisu hanya dalam beberapa bulan.

Meskipun memiliki banyak kelebihan, drama ini juga memiliki beberapa kekurangan. Yaitu dari durasi yang disuguhkan drama ini cukup panjang, kurang lebih sekitar 1 jam an, dengan total 20 episode, hal ini mungkin akan terasa melelahkan bagi sebagian penonton, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa dengan durasi yang panjang.

Cerita mengenai berbagai aturan sihir dan hubungan antar karakter juga membutuhkan perhatian ekstra untuk mengikuti alur ceritanya. Karena jika tidak fokus akan membuat bingung terhadap tiap cerita yang disajikan. Ditambah lagi, akhir season pertama yang menggantung bisa membuat penonton merasa gemas.

Terlepas dari beberapa catatan tersebut, Alchemy of Souls tetap menjadi tontonan yang memikat bagi pecinta drama fantasi-sejarah. Walaupun pada akhir season pertama ceritanya menggantung, hal ini justru berhasil membuat penonton penasaran, sehingga ingin lanjut menonton ke cerita season keduanya. Jika kalian suka dengan cerita fantasi, maka drama ini adalah pilihan yang sesuai buat ditonton.

[Pengurus Invest Website Periode 24/25]
  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerobak Dilahap Api, Mahasiswa UIN Walisongo Gagal Jualan

    • calendar_month Jum, 25 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 258
    • 0Komentar

    lpminvest.c­om– kebakaran melahap lahan kosong samping perumahan BPI Blok Q Ngaliyan-Semarang. Tujuh gerobak milik pedagang terbakar habis atas insiden tersebut. Jumat, (25/8/17). Menurut saksi mata, Api berasal bagian atas perumahan BPI blok Q sekitar pukul 09.00 WIB. Warga sekitar baru menyadari ketika api mulai membesar dan menyebar hingga trotoar tempat pedagang kaki lima berjualan. “Saya […]

  • Akhirnya, PBAK 2022 UIN Walisongo Telah Usai

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 220
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Serangkaian acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2022 UIN Walisongo telah selesai dilaksanakan, mulai dari Pra-PBAK hingga penutupannya pada Jumat, (5/8/2022). Penutupan PBAK bertempat di lapangan Kampus III UIN Walisongo. Setelah itu, peserta PBAK dikembalikan ke fakultas masing-masing. Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) melanjutkan acara Colour Fun yang dipandu oleh panitia PBAK fakultas. […]

  • Situs Keramat Sendang Kauripan

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 316
    • 0Komentar

    S e m a r a n g– Hutan lindung Perum Perhutani KPH (Kesa-tuan Pengelolaan Hutan)  Kendal yang bertempat di Desa Gondorio, Kelurahan Wates Ngaliyan Semarang Barat ternyata menyimpan situs sumber mata air yang dikeramatkan warga sekitar. Ialah Sendang Kauripan yang berada di tengah-tengah hutan lindung seluas empat setengah hektar tersebut.  Berbeda dengan sumber mata […]

  • Najwa Shihab Gagal Hadir, Panitia Bimbang Salurkan Donasi 4000 Buku

    • calendar_month Rab, 29 Agu 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 231
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Salah satu rangkaian kegiatan dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di hari terakhir adalah gerakan donasi 4000 buku yang diikuti seluruh Mahasiswa baru UIN Walisongo Semarang. Rabu, (29/8/2018). Donasi 4000 buku ini diterima dengan baik oleh mahasiswa baru. Mereka merasa kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk orang-orang yang membutuhkan, khususnya di daerah yang masih […]

  • Asal Muasal Musik dan Eksistensinya di Tengah Pandemi

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Aku pernah sejenak ikut berdiri di kerumunan ribuan pasang kaki hanya untuk menikmati alunan syair yang berirama. Meskipun di kampus yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag), tapi seni tetaplah mengalir tanpa batasan. Musik itu universal, mampu menyatukan berbagai golongan serta diterima oleh pasang telinga dimanapun. Sopo sing kuat nandhang kahanan, sopo sing ora […]

  • Tim Kreatif Ungkap Perihal Tujuan Dibalik Tarian Pompom

    • calendar_month Sab, 1 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 213
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Walisongo menjadikan Flash MOB Color Fun sebagai salah satu rangkaian acara penutupan Pengenalan Budaya dan Kemahasiswaan (PBAK) 2018 kali ini. Acara tersebut diawali dengan senam pagi dan dilanjutkan dengan melakukan tarian pompom serentak diiringi musik jingle PBAK. Kegiatan tersebut ditujukan untuk mengimplementasikan jargon PBAK 2018 yaitu “Cerdas dan Berkarya”. […]

expand_less
Exit mobile version