Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Dorong Potensi UMKM Dusun Watulawang, Mahasiswa KKN MP Nawasena Gandeng WHC Lakukan Pendampingan Sertifikasi Halal

Dorong Potensi UMKM Dusun Watulawang, Mahasiswa KKN MP Nawasena Gandeng WHC Lakukan Pendampingan Sertifikasi Halal

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 21 Jul 2024
  • visibility 159
  • comment 0 komentar

KKN MP (Kuliah Kerja Nyata Mandiri Pengakuan) Nawasena UIN Walisongo Semarang kembali menggelar kegiatan Pendampingan Sertifikasi Halal  pada Minggu, 21 Juli 2024 pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Watulawang tepatnya di Posko KKN MP Nawasena.

Kegiatan pendampingan sertifikasi halal yang dilakukan kedua kalinya ini bertujuan untuk membantu UMKM yang ada di Dusun Watulawang untuk mengurus pembuatan sertifikasi halal secara serentak sebelum dilaksanakan kegiatan pendampingan sertifikasi halal, Mahasiswa KKN MP Nawasena terlebih dahulu melakukan pendataan UMKM yang belum bersertifikasi halal ke setiap RT yang ada di Dusun Watulawang. Kegiatan ini diikuti oleh 10 UMKM dengan beberapa UMKM yang berbeda seperti gula aren, gethuk,  bandeng presto, dan ceriping.

Nur yang merupakan salah satu pelaku UMKM di Dusun Watulawang mengatakan bahwa sangat senang dan merasa terbantu dengan adanya kegiatan pendampingan sertifikasi halal ini.

“Saya sangat tertarik dengan adanya kegiatan ini karena mempermudah kami para pelaku UMKM untuk mengurus sertifikasi halal secara gratis. Selain itu, dengan adanya sertifikasi halal ini memiliki banyak manfaat seperti produk UMKM bisa legal dan membuat konsumen lebih percaya dengan produk yang kami produksi. Harapannya produk yang kami produksi bisa lebih dikenal dan diakui secara luas,” Ujar Nur.

Kegiatan pendampingan sertifikasi halal ini didampingi oleh Farid selaku Pendamping Produk Halal Walisongo Halal Center (WHC). Farid mengungkapkan bahwa sangat antusias bisa membantu UMKM yang ada di Dusun Watulawang yang ternyata sangat banyak masyarakatnya yang memiliki UMKM dan mengerti bahwa sertifikasi halal itu penting dengan adanya kemauan mereka untuk mengurus sertifikasi halal.

“Sebenarnya saya sudah biasa membantu UMKM yang ada di desa seperti di Dusun Watulawang ini. Tantangan yang sering saya alami yaitu biasanya ada masyarakat yang masuk beranggapan bahwa sertifikasi halal itu tidak perlu dilakukan karena bahan yang digunakan memang terbuat dari bahan alami seperti buah-buahan. Padahal walaupun begitu kalau sesuai peraturan sekarang tetap harus ada sertifikasi halal untuk UMKM dan itu merupakan hal yang sangat penting bagi UMKM,” Ungkapnya.

Editor : Af’idatun Nur

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siksa Manusia Tergantung Dosa dalam Film Siksa Neraka

    Siksa Manusia Tergantung Dosa dalam Film Siksa Neraka

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Identitas Film Judul                           : Siksa Neraka Genre                         : Horror, Thriler Jadwal Tayang            : 14 Desember 2023 Durasi                         : 98 menit Sutradara  […]

  • Ini Kiat Sukses Dua Atlet Cantik FEBI Jawara Wall Climbing

    Ini Kiat Sukses Dua Atlet Cantik FEBI Jawara Wall Climbing

    • calendar_month Sen, 24 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 150
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang berhasil merebut dua medali sekaligus di cabang olahraga (cabor) wall climbing kategori speed pada Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) 2018. Minggu, (23/9/2018). Dua medali tersebut terdiri dari satu medali emas yang diraih oleh Salsabila Ridho, mahasiswi S1 Perbankan Syariah dan satu medali perak […]

  • Derma Masker Mahasiswa KKN MIT ke-11 di Tengah PPKM

    Derma Masker Mahasiswa KKN MIT ke-11 di Tengah PPKM

    • calendar_month Sab, 23 Jan 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 158
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sabtu, (23/01/2021) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri dari Rumah (KKN MIT-DR) angkatan XI UIN Walisongo, melakukan aksi derma di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Seperti yang diketahui, Jawa-Bali sejak 11 Janurai 2021, memberlakukan PKM. Kota Semarang juga ikut memberlakukannya dengan tujuan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 yang ditimbulkan oleh kerumunan dari kegiatan masyarakat. PKM […]

  • Bekal Bisnis Usai Bertandang di Yogyakarta

    Bekal Bisnis Usai Bertandang di Yogyakarta

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sabtu, (27/7/2019) di dinginnya pagi kebun buah Mangunan Yogyakarta, aku beserta rombonganku dari Semarang sangat antusias bersiap menerima materi kewirausahaan. Dalam ruangan berukuran tujuh kali lima belas meter, aku dan semua peserta Santripreneur Camp 2019 yang berseragam serba putih meluapkan rasa ingin tahu bak lele yang sedang berebut makanan. Meski terkadang harus berebut tempat ternyaman […]

  • EI Donation disambut Antusias Warga Jalanan

    EI Donation disambut Antusias Warga Jalanan

    • calendar_month Jum, 31 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 208
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam (HMJ-EI) UIN Walisongo Semarang melaksanakan aksi pembagian donasi, berupa nasi bungkus yang dibagikan kepada warga di sekitar pelataran jalan. Jumat, (31/03/2017). EI Donation (gerakan rumah amal) adalah program gerakan sedekah yang digalang oleh HMJ Ekonomi Islam setiap satu minggu sekali. Punbegitu, merupakan realisasi salah satu program kerja kepengurusan. Pasalnya, […]

  • Situs Keramat Sendang Kauripan

    Situs Keramat Sendang Kauripan

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 265
    • 0Komentar

    S e m a r a n g– Hutan lindung Perum Perhutani KPH (Kesa-tuan Pengelolaan Hutan)  Kendal yang bertempat di Desa Gondorio, Kelurahan Wates Ngaliyan Semarang Barat ternyata menyimpan situs sumber mata air yang dikeramatkan warga sekitar. Ialah Sendang Kauripan yang berada di tengah-tengah hutan lindung seluas empat setengah hektar tersebut.  Berbeda dengan sumber mata […]

expand_less