Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Wisudawan Inspiratif; Selesaikan Kuliah Tepat Waktu Walaupun Sibuk

Wisudawan Inspiratif; Selesaikan Kuliah Tepat Waktu Walaupun Sibuk

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
  • visibility 535
  • comment 0 komentar

(Potret Firdaus dengan Usmiyati)

lpminvest.com- Kisah inspiratif datang dari dua wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Firdaus dan Usmiyati, resmi menerima gelar S.Akun pada Selasa, (23/05/2023). Peresmian gelar tersebut dilaksanakan di Gedung Auditorium 2 Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang pada acara Wisuda Doktor (S-3) ke-31, Magister (S2) ke-55, Sarjana (S1) ke-88.

Firdaus Aulia Purnama diresmikan mendapat gelar sarjana dengan status lulus tepat waktu. Diketahui, ia mengerjakan tugas skripsinya sembari bekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Firdaus mengungkapkan bahwa awal mula bekerja di BUMN adalah karena mengikuti program magang bersetifikat dari Forum Human Capital Indonesia (FHCI) kemudian diarahkan untuk mengikuti seleksi di Perseroan Terbatas (PT) Semen Gresik hingga akhirnya bisa bekerja di sana. Sedangkan untuk pengerjaan skripsi, Firdaus berpesan untuk selalu berkomunikasi dengan dosen pembimbing dan tetap berproses di tengah kesibukan lain.

Firdaus menyampaikan terdapat kendala yang dihadapi ketika bekerja dibarengi dengan pengerjaan skripsi saat diwawancarai oleh Tim LPM Invest.

“Awalnya skripsi selesai tahun 2022 awal dan saya bekerja di Nona Martabak. Mungkin kendalanya lebih ke capek dan sudah nggak memikirkan kuliah. Tapi dengan itu untuk melatih tanggung jawab. Kita disini kuliah jadi harus berpegang teguh untuk menyelesaikan kuliah. Kalau kendala, di waktu sama tenaga tapi bagaimana cara mengatasinya,” ungkap Firdaus kepada Tim LPM Invest.

Firdaus juga turut membagikan tips dan trik agar dapat lulus tepat waktu, meskipun terdapat kegiatan lain selain kuliah.

“Sebenernya kalau dibilang tips itu ya relatif. Yang pertama, mungkin tanamkan prinsip mengenai tanggung jawab kuliah. Kita mikir dengan kondisi merantau. Kedua, kita di perkuliahan jangan cuma mencari kuliahnya aja tapi juga mencari ekstra atau kegiatan magang pokoknya penambahan skill di dunia luar. Ketiga, mengenai manajemen waktu dan kesadaran diri dengan membuat to do list entah itu pake note di kamar atau di hp itu dibuat sebagai pegangan. Mungkin pada dasarnya itu sih, kuliah itu untuk apa, pokoknya jangan kuliah aja karena dari situ kalian bisa menemukan semangat tersendiri,” ucap Firdaus kepada Tim LPM Invest.

Selain Firdaus, wisudawan lain yang memiliki kisah inspiratif lainnya, yaitu Usmiyati. Beliau merupakan demisioner ketua umum Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM). Saat menyelesaikan tugas akhirnya, beliau masih menjabat sebagai ketua umum KSPM. Usmi mengungkapkan kendala yang dihadapi semasa mengerjakan skripsi.

“Kalau kendala pasti ada sih, tapi dibalik jabatan itu gak ada yang menghalangi. Kecuali dosen yang susah ditemui atau data yang gak normal. Tapi kalau dibalik jabatan dan sebagainya balance sih sejauh ini. Sedangkan untuk masalah pembagian waktu, aku itu biasanya ngerjain terserah mood aku. Kalau mood ngerjain, kalau gak ya udah,” ungkap Usmi saat diwawancarai Tim LPM Invest.

Usmi juga memberikan tips dan trik lulus tepat waktu.

“Sebenarnya gak ada tips and trik tertentu sih. Yang penting punya goals dan tujuan. Mau lulus semester berapa ya setting dari awal. Mulai dari awal jadi jangan sia-siain kesempatan. Dari semester awal mulai. Meski nanti diganti-ganti (judul) yang penting lewatin aja prosesnya,” ucap Usmi kepada Tim LPM Invest.

Saat menjabat sebagai ketua umum KSPM, banyak dukungan serta keuntungan yang didapatkan Usmi dalam proses pengerjaan skripsinya.

“Kebetulan di KSPM aku ambil saham di bidang keuangan dan skripsiku itu tentang saham, jadi sangat relate dengan KSPM. Jadi data-data aku ambil dari Indonesia Stock Exchange (IDX). Jadi orang (lain) harus berkuesioner dahulu, aku dah ada data lebih dulu,” terang Usmi.

Kedua kisah inspiratif dari dua wisudawan FEBI ini menjadi kisah unik yang dapat diteladani. Meskipun terdapat kesibukan lain, tidak menjadi alasan untuk molornya pengerjaan skripsi dan dapat lulus tepat waktu. Celine&Winda_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PBAK Telah Usai, Rektor Ingin Mahasiswa Paham Kampusnya

    PBAK Telah Usai, Rektor Ingin Mahasiswa Paham Kampusnya

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 683
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kamis,  (10/9/2020) memasuki hari terakhir PBAK 2020 Online UIN Walisongo Semarang, Mahasiswa baru disuguhkan beberapa pertunjukan ekspo ukm universitas yang mana diakhiri closing ceremony. Melalui laman youtube DEMA UIN Walisongo Semarang  Ahmad Izzuddin Wakil Dekan III Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) melaporkan presentasi mahasiswa baru (maba) yang andil dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). […]

  • Sadar Pentingnya Protokol Kesehatan, Mahasiswa KKN Lakukan Aksi Blusukan  di Tengah Pandemi

    Sadar Pentingnya Protokol Kesehatan, Mahasiswa KKN Lakukan Aksi Blusukan di Tengah Pandemi

    • calendar_month Sen, 19 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 554
    • 0Komentar

    lpminvest.com- COVID-19 masih ada di negara Indonesia, terkhusus Kota Semarang, Jawa Tengah. Hal ini membuat Elisa Martha seorang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75 UIN Walisongo Semarang tergugah hatinya untuk memutus mata rantai COVID-19. Minggu, (18/10/2020). Dalam hal ini, sosialisasi penggunaan masker dan perawatan masker yang benar menjadi hal nomor wahid […]

  • Seminar Enterpreneur, Mahasiswa FEBI Antusias

    Seminar Enterpreneur, Mahasiswa FEBI Antusias

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 597
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengadakan  Seminar Entrepreneurship.  Kamis, (20/11). Seminar bertajuk “Membangun Nalar Mahasiswa yang Kreatif, Inovatif, Profesional dalam Berwirausaha” tersebut diselenggarakan di Audit 1 kampus 1 UIN Walisongo Semarang.  Acara ini berlangsung ramai dihadiri sekitar 180 peserta, khususnya dari FEBI. Seminar kali […]

  • FSH Berhasil Rebut Juara Umum Orsenik 2019

    FSH Berhasil Rebut Juara Umum Orsenik 2019

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 611
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Penutupan Orsenik 2019 berlangsung ramai. Pasalnya, hadir Ratu Kendang Mutik Nida dan penyanyi jebolan KDI Fani Vanilla untuk memeriahkan acara closing ceremony tersebut. Jumat, (20/9/2019). Tidak hanya menonton konser, ratusan mahasiswa yang memadati lapangan utama Kampus III UIN Walisongo Semarang juga menanti acara initi yang mendebarkan, yakni pengumuman juara Orsenik 2019. Tidak hanya mahasiswa, […]

  • Jumlah Mahasiswa Baru FEBI 2019 Naik, Ini Rinciannya

    Jumlah Mahasiswa Baru FEBI 2019 Naik, Ini Rinciannya

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 679
    • 0Komentar

    lpminvest.com–  Berdasarkan data dari Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, jumlah mahasiswa baru (maba-red) yang diterima di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) tahun 2019 sebanyak 570 mahasiswa. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, yaitu 514 mahasiswa baru. Berikut rekap jumlah maba 2019 berdasarkan jurusan dan jenis kelamin. No Jurusan Jumlah […]

  • Politik Zakat di Indonesia

    Politik Zakat di Indonesia

    • calendar_month Sab, 12 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Oleh : Imam Yahya Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama  Islamic Development Bank (IDB), merilis informasi  bahwa pada tahun 2015 target pendapatan zakat umat Islam Indonesia sebanyak Rp 4.2 trilliyun (metrotvnews.com/18/1/2015). Sebuah angka yang fantastis bagi fund ricing yang mengedepankan nilai-nilai religiusitas. Target ini dilandasi potensi […]

expand_less