Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Mahasiswa KKN Mencoba Patahkan Stigma Bahasa Inggris Susah, Lewat Aplikasi English For Kids

Mahasiswa KKN Mencoba Patahkan Stigma Bahasa Inggris Susah, Lewat Aplikasi English For Kids

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 18 Okt 2020
  • visibility 531
  • comment 0 komentar
Kegiatan belajar di lakukan di serambi Mushola Baitur Ridho RT 01/ RW 01 Kelurahan Dombo, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Kegiatan belajar di lakukan di serambi Mushola Baitur Ridho RT 01/ RW 01 Kelurahan Dombo, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

lpminvest.comMahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) menginisiasi program belajar bahasa Inggris kepada siswa Sekolah Dasar (SD). Kegiatan belajar di lakukan di serambi Mushola Baitur Ridho RT 01/ RW 01 Kelurahan Dombo, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Minggu, (18/10/2020)

Kegiatan ini di lakukan sebagai upaya mematahkan stigma anak, bahwa belajar bahasa Inggris itu mudah dan menyenangkan. Serta solusi agar siswa SD  tetap bisa belajar bahasa Inggris, meskipun tidak mendapatkannya di bangku Sekolah Dasar.

“Mbak, belajar bahasa Inggris dasar dulu aja mbak. Soalnya yang kelas 3 sama 4 SD belum pernah dapat pelajaran bahasa Inggris,” Tutur Rina siswa yang duduk di bangku 6 SD.

Rina menceritakan bahwa pelajaran bahasa Inggris sekarang sudah tidak ada di Sekolah Dasar, sehingga teman-temannya banyak yang belum bisa bahasa Inggris dasar seperti angka.

Mengetahui alasan tersebut, Mahasiswa KKN bernama Anaqoh menginisiasikan belajar bahasa Inggris melalui media yang menarik seperti Powerpoint dan lewat aplikasi handphone.

“Anak-anak sekarang kan milenial banget dan lebih suka pembelajaran yang modern, jadi saya mencoba mengikuti gaya mereka dengan  menjelaskan pelajaran lewat media Elektronik seperti Handphone yaitu melalui aplikasi bernama English For Kids,” Ujar Anaqoh mahasiswa KKN RdR UIN Walisongo.

Aplikasi English For Kids ini sangat lengkap untuk belajar anak, mulai dari ABC course, Preschool, vocab dan expression. Aplikasi ini juga bisa di unduh secara gratis di Playstore.

Tujuan pengenalan aplikasi ini selain menarik minat anak terhadap belajar bahasa Inggris, juga agar para anak-anak bisa teralihkan dari kecanduan bermain game dan menonton Youtube. Karena selama Pandemi banyak orangtua yang mengeluhkan anaknya hanya bermain handphone dan tidak mau belajar. Jadi, pengenalan aplikasi belajar bahasa Inggris ini selain bisa menjadi hiburan juga bisa menjadi alternatif untuk belajar anak.

“Bagus mbak, jadi anak saya malah bisa belajar bahasa Inggris sekalian. Biasanya handphone dipakai untuk nonton youtube. Kalo buat belajar gini kan saya tidak eman kalo mau beliin kuota,” respon Sri selaku salah satu wali murid.

Respon dari anak juga sangat antusias mengenai pengenalan aplikasi belajar bahasa Inggris, “Ternyata gampang ya mbak, terus seru lagi. Nanti aku mau pinjem handphone Mas buat download aplikasi ini,” ujar Tutik siswa kelas 3 Sekolah dasar. Anaqoh_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tagar UIN Walisongo Melawan, Bentuk Aksi di Tengah Pandemi

    Tagar UIN Walisongo Melawan, Bentuk Aksi di Tengah Pandemi

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 555
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kamis, (18/6/2020) jagat twitter dihebohkan dengan tagar UIN Walisongo Melawan. Tagar ini terus ditulis oleh mahasiswa UIN Walisongo Semarang sebagai bentuk aksi di tengah pandemi seperti ini. Keadaan pandemi covid-19 yang mengharuskan kegiatan kerja, ibadah, dan kuliah di rumah saja ini bukan menjadi hambatan untuk menyuarakan aspirasi. Terbukti, banyak sekali yang menaikkan tagar tersebut […]

  • UIN Walisongo Semarang Eratkan Kerjasama dengan 23 Universitas dari China

    UIN Walisongo Semarang Eratkan Kerjasama dengan 23 Universitas dari China

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 692
    • 0Komentar

    lpminvest.com – UIN Walisongo Semarang melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) guna mempererat kerjasama dengan 23 universitas dari China. Acara yang bertajuk “Jianngsu Education Expo 2019” itu bertempat di Auditorium 2 kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Jum’at, (25/10/2019). ”Tujuan diadakannya Jiangsu Education Expo intinya adalah agar adanya hubungan dan kerjasama antara UIN Walisongo dengan universitas […]

  • Memaknai 72 Tahun Kemerdekaan

    Memaknai 72 Tahun Kemerdekaan

    • calendar_month Rab, 16 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 613
    • 0Komentar

    Indonesia dengan segala kekayaan sumber daya alam yang melimpah bak surga dunia, begitu menggoda negara Eropa, seperti Portugis, Belanda, Inggris, bahkan yang sedaratan Asia dengan Indonesia, Jepang. Sejenak menilik sejarah, Portugis pertama kali menginjakkan kaki ke Indonesia di bawah pimpinan D’Abreu pada 1512 tepatnya di Ternate. Awal tujuan ke Indonesia hanya untuk mendapatkan rempah-rempah. Portugis […]

  • UIN Walisongo Bertandang Ke Tiga Negara

    UIN Walisongo Bertandang Ke Tiga Negara

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 5.334
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Project Implementing Unit (PIU) UIN Walisongo Semarang adakan Seminar hasil penelitian diluar negeri. Rabu, (22/10). Seminar yang diadakan di Hotel Patra Jasa ini dihadiri oleh doktor dari berbagai universitas di Semarang. Selain itu dosen dan mahasiswa UIN Walisongo juga turut mengikuti acara tersebut. Kampus yang telah konversi menjadi UIN ini, pasalnya mengadakan acara Doctoral […]

  • Mahasiswa KKN Kelompok 17 UIN Walisongo Salurkan 300 Face Shields ke TPQ

    Mahasiswa KKN Kelompok 17 UIN Walisongo Salurkan 300 Face Shields ke TPQ

    • calendar_month Ming, 18 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 491
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Bagi mahasiswa KKN yang ada program kerja berbagi face shield ataupun masker, bisa menghubungi pihak Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo untuk proses pengambilan,” ungkap Ratna Muthia selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok KKN Reguler dari Rumah Angkatan 75. “Anggota kelompok 17 tersebar di enam kabupaten yaitu Kabupaten Semarang, Pati, Blora, Kudus, […]

  • Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

    Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 550
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Guru Besar dan Akademisi UIN Walisongo adakan diskusi “Meski Berbeda, Kita Saudara”. Diskusi ini mengusung tema “Meneguhkan Bumi Walisongo sebagai Benteng Moderat” berlangsung di Auditorium 1 lantai II UIN Walisongo Semarang. Selasa, (28/02/2017). Acara yang berlangsung pukul 13.00-16.00 ini berlatar belakang menguaknya kelompok-kelompok yang saling menyerang, baik bermotif politik, ekonomi dan lain sebagainya. Pasalnya, […]

expand_less