Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Cegah Resesi, Pemerintah Racik Tiga Strategi

Cegah Resesi, Pemerintah Racik Tiga Strategi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 6 Sep 2020
  • visibility 466
  • comment 0 komentar
Oleh: Nabila Baitul Izza

Oleh: Nabila Baitul Izza

Bukan rahasia umum lagi bahwa ekonomi dunia saat ini sedang mengalami kemerosotan. Bahkan beberapa negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand sudah mengalami resesi. Hal ini tentu menjadi momok tersendiri bagi Indonesia karena tetangganya sudah mengalami resesi terlebih dahulu. Dilansir dari cnbcindonesia.com, keadaan ekonomi Indonesia hampir mengalami resesi dan menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, kita masih punya waktu sekitar satu bulan untuk menentukan arah ekonomi Indonesia.

Kuartal III tahun 2020, ekonomi Indonesia akan menentukan arah tujunya yaitu apakah resmi mengalami resesi atau justru pulih kembali. Sebagai warga negara Indonesia yang menjiwai rasa nasionalisme, tentu kita berharap arah ekonomi kedepan nantinya akan baik-baik saja atau bahkan cenderung mengalami peningkatan.

Definisi umum resesi adalah penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara atau wilayah selama enam bulanan berturut-turut, atau dua kuartal secara beruntun. Indikator yang dilihat selain PDB yaitu produk industri dan tingkat pengangguran.

Urutan sederhananya, ketika pandemi seperti saat ini adalah rumah tangga tidak bisa menghasilkan pendapatan secara maksimal lalu menurunkan daya belinya. Daya beli yang kurang mengakibatkan produksi dari sebuah rumah produksi mengalami kelesuan pula. Imbasnya, para pekerja dipotong gajinya bahkan sampai kehilangan kontrak kerjanya. Jika hal itu terus menerus terjadi, maka harga produk sekaligus pendapatan masyarakat mengalami penurunan dan PDB menjadi turun pula. Itulah sebab terjadinya resesi.

Langkah Pemerintah Indonesia untuk Menghindari Resesi

Mengutip dari cnnindonesia.com disebutkan bahwa Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan menyebut kuartal ketiga yang akan berakhir pada September 2020 menjadi kunci bagi Indonesia terhindar dari ancaman resesi. Tiga strategi yang diterapkan untuk menghindari jurang resesi ekonomi diantaranya yaitu:  pertama, akselerasi eksekusi program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Kedua, mendorong konsumsi pemerintah juga akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi domestik. Ketiga, yakni mendorong konsumsi masyarakat. Salah satunya adalah dengan mempercepat belanja bantuan sosial (bansos).

Pemerintah Indonesia cukup tanggap dalam menghindar dari resesi ekonomi nasional. Hal tersebut ditandai dengan cairnya bantuan kebutuhan pangan seperti beras, buah, kacang-kacangan, dan telur bagi keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) konsisten setiap bulannya sejak beberapa bulan lalu. Selain itu, pemerintah juga menggelontorkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat yang membutuhkan dan terdaftar sebagai penerima. BLT didistribusikan kepada masyarakat dalam rangka menyuntik perputaran ekonomi agar terus meroda.

Tidak hanya PKH dan BLT saja yang menjadi alternatif pemerintah untuk terus menggerakkan roda perekonomian. Baru-baru ini pemerintah lewat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan insentif sebesar Rp. 600 ribu bagi karyawan yang bergaji di bawah 5 juta rupiah per-bulan dan yang memenuhi kriteria. Hingga hari ini, sebagian sudah mendapatkannya dan yang lainnya belum cair.

Program pemulihan ekonomi nasional adalah sebuah upaya pemerintah untuk menekan dampak Covid-19. Beberapa program yang berjalan paa bulan Agustus dapat dilangsir dari laman Kementerian Keuangan Republik Indonesia diantaranya yakni dukungan UMKM sebesar Rp 32,5 T yang meliputi penempatan dana, pembiayaan insentif LPDB, subsidi bunga UMKM. Selain itu pemerintah juga memberikan Rp 16,6 T dana untuk insentif usaha yang meliputi PPh 21 DTP, pembebasan PPh 22 impor, pengurangan angsungran PPh 25, pengembalian pendahuluan PPN, penurunan tarif PPh Badan.

Dari sisi kesehatan pemerintah menggelontorkan Rp 7,11 T untuk insentif kesehatan pusat dan daerah, santunan kematian, gugus tugas, insentif pajak kesehatan. Sedangkan dana Rp 86,5 T digunakan untuk program perlindungan sosial yang meliputi 10 Juta keluarga penerima PKH, 20 Juta keluarga penerima kartu sembako, 31,2 Juta rumah tangga penerima diskon listrik, 9 Juta keluarga penerima Bantuan Tunai non Jabodetabek, 1,9 Juta keluarga penerima Bansos Sembako Jabodetabek, 11 Juta keluarga penerima BLT Dana Desa, 5,6 Juta penerima Kartu Pra Kerja.

Adapun Rp 8,6 T untuk program Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah yang meliputi padat karya K/L, Dana Insentif Daerah (DID) pemulihan ekonomi, Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik.

Masyarakat Indonesia secara luas berharap agar semuanya kembali seperti sedia kala. Baik sektor ekonomi maupun kesehatan yang terpenting. Berharap roda ekonomi terus berjalan dan berkurangnya pengangguran. Selain itu supaya bantuan-bantuan yang dikeluarkan pemerintah untuk kesejahteraan di tengah pandemi bijak dimanfaatkan oleh penerimanya.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seminar Enterpreneur, Mahasiswa FEBI Antusias

    Seminar Enterpreneur, Mahasiswa FEBI Antusias

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 381
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengadakan  Seminar Entrepreneurship.  Kamis, (20/11). Seminar bertajuk “Membangun Nalar Mahasiswa yang Kreatif, Inovatif, Profesional dalam Berwirausaha” tersebut diselenggarakan di Audit 1 kampus 1 UIN Walisongo Semarang.  Acara ini berlangsung ramai dihadiri sekitar 180 peserta, khususnya dari FEBI. Seminar kali […]

  • Miliki Tiga Tantangan Demokrasi, Alumni SPM Khawatir Masyarakat Jadi Apatis

    Miliki Tiga Tantangan Demokrasi, Alumni SPM Khawatir Masyarakat Jadi Apatis

    • calendar_month Ming, 29 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 368
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Inklusifitas partai politik (parpol) berdampak besar terhadap kemajuan dan kualitas demokrasi. Semakin inklusif partai politik di suatu negara maka semakin berkualitas demokarasi di negara tersebut. Hal ini dinyatakan oleh Abdul Arif, alumni Sekolah Politisi Muda dalam diskusi publik bertajuk “Peluang Politisi Muda di Pemilu 2019” di Citradream, Jl. Imam Bonjol No. 187, Semarang. […]

  • Aksi Tolak RUU Penyiaran oleh Aliansi Jurnalis Jawa Tengah

    Aksi Tolak RUU Penyiaran oleh Aliansi Jurnalis Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 350
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Aliansi Jurnalis Jawa Tengah bersama masyarakat sipil dan Aksi Kamisan menggelar aksi penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah pada Kamis (30/05/2024). Aksi ini merupakan bentuk reaksi jurnalis terhadap adanya pembahasan revisi undang-undang penyiaran yang kini tengah dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dalam aksi ini […]

  • Harlah, HMJ MPI Datangkan Dua Public Speaker Motivator

    Harlah, HMJ MPI Datangkan Dua Public Speaker Motivator

    • calendar_month Sab, 28 Okt 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 362
    • 0Komentar

    lpminvest.com–  Memperingati hari lahirnya, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Walisongo Semarang mengadakan Seminar Nasional Public Speaking and Hypnotherapy bertajuk “If You Believe You Can Do It”. Kamis, (26/10/17). Seminar yang bertempat di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo  itu menghadirkan M. Aqib Malik, Speaker and Instructor Hypnotherapy, dan Salik Sabilallah, Public […]

  • Dorong Potensi Mahasiswa Lewat Orsenik

    Dorong Potensi Mahasiswa Lewat Orsenik

    • calendar_month Jum, 21 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 385
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) kembali digelar di UIN Walisongo Semarang. Orsenik 2018 dibuka langsung oleh Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Muhibbin di Gedung Serba Guna Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Orsenik 2018 mengusung tema “Show Your Sportifity, Make a Creation”. Jumat, (21/09/2018). Prof. Muhibbin dalam sambutannya menerangkan bahwa Orsenik 2018 […]

  • Bermasalah, Publikasi Hasil Suara Pemilwa 2018 Ditunda

    Bermasalah, Publikasi Hasil Suara Pemilwa 2018 Ditunda

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 337
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Hasil perhitungan surat suara Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemilwa) tahun 2018 UIN Walisongo Semarang yang seharusnya sudah bisa dipublikasikan 3×24 jam pascapencoblosan, dipastikan belum siap untuk dipublikasikan. Sabtu, (22/12/2018). Sampai saat ini, Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM-red) belum dapat memutuskan hasil Pemilwa dengan pasti. Pasalnya, terdapat berbagai problem terkait hasil suara. Salah satunya terjadi di Fakultas […]

expand_less