Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » KKL Ekonomi Islam, Menilik Sisi Wisata Edukasi dan Lingkungan Pod Chocolate Bali

KKL Ekonomi Islam, Menilik Sisi Wisata Edukasi dan Lingkungan Pod Chocolate Bali

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 3 Mar 2020
  • visibility 365
  • comment 0 komentar
Prodi Ekonomi Islam, Melihat Sisi Wisata Edukasi dan Lingkungan Pod Chocolate

Prodi Ekonomi Islam, Melihat Sisi Wisata Edukasi dan Lingkungan Pod Chocolate

lpminvest.com- Mata pencaharian utama masyarakat Pulau Bali yaitu bidang pariwisata. Bukan hanya sekedar wisata alam, melainkan wisata kuliner, religi, edukasi, sampai wisata lingkungan.

Tim Kuliah Kerja Lapangan (KKL) program studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang hari kedua ini melanjutkan kuliah lapangan, salah satunya ke wisata lingkungan yaitu Pod Chocolate Bali. Selasa, (3/3/2020).

Pod Chocolate ini merupakan sebuah tempat untuk penggemar berbagai macam sajian dari coklat.

Bukan hanya menawarkan produk yang dihasilkan, tetapi juga mengajak konsumen untuk tahu dan telibat secara langsung dalam pembuatan produk cokelat tersebut.

Ida Bagus Nama Rupa (Gusde), pemilik
Pod Chocolate ini menyebutkan bahwa Indonesia adalah negara ketiga penghasil cokelat terbanyak.

“Negara penghasil cokelat nomor satu yaitu Ghana, disusul oleh Pantai Gading yang berada di Benua Afrika, dan yang ketiga yaitu Indonesia,” terang Gusde dalam kesempatan.

Ironisnya, negara penghasil cokelat terbanyak justru menempati posisi terendah konsumsi cokelat.

“Ghana adalah negara dengan rata-rata konsumsi cokelat kurang dari 0.1 kg per orang dalam satu tahun, tidak jauh berbeda dengan Indonesia yang mengkonsumsi cokelat 0.3 kg per orang dalam satu tahunnya,” ungkapnya.

Hal tersebut karena masyarakat termakan mitos yang beredar bahwa cokelat menyebabkan sakit gigi, gemuk, dan diabetes.

“Kita jangan mengfitnah cokelat, yang bisa menyebabkan sakit gigi, gemuk, dll. Negara dengan tingkat konsumsi tertinggi nyatanya tidak ompong seperti yang kalian fitnahkan,” tambahnya.

Gusde juga memberikan cara memilih cokelat yang sehat, yaitu dengan melihat komposisi yang ada dalam kemasan.

“Prinsip yang harus dipegang dalam setiap aktivitas yaitu 5C. Creativity, critics, curriousity, communicative, caracter. Kritis di sini salah satunya kalian harus kritis dalam mengkonsumsi makanan harus dilihat komposisi yang terkandung dalam kemasan,” urai Gusde.

proses pembuatan coklat di Pod Chocolate Bali

proses pembuatan coklat di Pod Chocolate Bali

proses pencetakan ccklat di Pod Chocolate Bali

proses pencetakan ccklat di Pod Chocolate Bali

Dalam menjalankan bisnis ini, Gusde juga menegaskan bahwa yang harus dilakukan yaitu mengedukasi petani kakao agar memperoleh kesejahteraan.
“Saya terlahir dari anak seorang petani, jadi dengan kesabaran yang tinggi harus mampu memberikan dampak untuk petani. Bukan justru membeli tanah dan menghilangkan mata pencaharian mereka,” pungkasnya.

Di sisi lain kulit cokelat dimanfaatkan untuk pakan ternak.

“Cokelat yang diolah hanya bijinya, kemudian kulitnya digunakan untuk pakan ternak,” jelas Purnama salah satu karyawan Pod Chocolate.

Gusde menyebutkan dampak dari pemberdayaan masyarakat ini menyebabkan produksi Pod Chocolate menjadi 1 ton per hari yang awalnya hanya 5 kg per hari. Ari_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tagar UIN Walisongo Melawan, Bentuk Aksi di Tengah Pandemi

    Tagar UIN Walisongo Melawan, Bentuk Aksi di Tengah Pandemi

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 364
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kamis, (18/6/2020) jagat twitter dihebohkan dengan tagar UIN Walisongo Melawan. Tagar ini terus ditulis oleh mahasiswa UIN Walisongo Semarang sebagai bentuk aksi di tengah pandemi seperti ini. Keadaan pandemi covid-19 yang mengharuskan kegiatan kerja, ibadah, dan kuliah di rumah saja ini bukan menjadi hambatan untuk menyuarakan aspirasi. Terbukti, banyak sekali yang menaikkan tagar tersebut […]

  • Pemerintah Sesuaikan Kebijakan PPN: Kenaikan Tarif 12% Hanya untuk Barang Mewah

    Pemerintah Sesuaikan Kebijakan PPN: Kenaikan Tarif 12% Hanya untuk Barang Mewah

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 645
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Fatimah Pajak adalah salah satu komponen penting dalam proses pembangunan nasional dan berfungsi sebagai sumber daya keuangan utama bagi negara, sehingga dapat mendukung upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mencapai kesejahteraan masyarakat. Salah satu bentuk penerimaan negara dari pajak adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN). PPN merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang signifikan, yang […]

  • Mahasiswa Rancang Program Menarik untuk Kemajuan Ekonomi Syariah

    Mahasiswa Rancang Program Menarik untuk Kemajuan Ekonomi Syariah

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 348
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  6-7/2/2020  di IAIN Ponorogo telah berlangsung rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL)  II sekaligus pelantikan dan seminar nasional yang di ikuti oleh 11 kampus yang berada di Jawa dan Kalimantan. Agenda ini menindak lanjuti kegiatan sebelum nya yaitu Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) yang di lakukan di UIN Walisongo Semarang pada bulan oktober lalu. “Sebelumnya pendirian fornas […]

  • Meski Terlambat, Rina Jadi Wisudawan Terbaik FEBI

    Meski Terlambat, Rina Jadi Wisudawan Terbaik FEBI

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 471
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Selasa (8/11/2022) UIN Walisongo Semarang melepaskan 609 wisudawan dan wisudawati di Auditorium 2 Kampus 3 dengan Sidang Senat Terbuka. Rina Widiyanti wisudawati asal Pati berhasil menyandang predikat wisudawan terbaik di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang mampu menggeser 47 wisudawan lainnya dengan perolehan IPK 3,94. Rina sempat mengalami keterlambatan dalam proses kelulusan. Selain […]

  • Bicara Soal Bisnis, CEO Youth Ranger Indonesia: Manusia Butuh Passion dan Bukan Sekadar Hobi

    Bicara Soal Bisnis, CEO Youth Ranger Indonesia: Manusia Butuh Passion dan Bukan Sekadar Hobi

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 455
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Seminar Nasional yang diadakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) turut memeriahkan acara pelantikan lembaga kemahasiswaan FEBI yang berlangsung di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang. Kamis, (13/02/2018). Seminar bertajuk “Pengembangan Startup untuk Kemajuan Perekonomian” menghadirkan pebisnis startup Rinaldi Nur Ibrahim CEO Youth Ranger Indonesia, Muhammad Fuad Hasbi […]

  • Semua Berawal Dari Pesantren di Pandeglang

    Semua Berawal Dari Pesantren di Pandeglang

    • calendar_month Sel, 18 Jul 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Usai Ujian Nasional SD, waktunya bagi saya untuk mencari sekolah baru ke jenjang pendidikan SMP. Setelah beberapa sekolah saya kunjungi, keputusan jatuh di Sekolah Negeri yang menurutku cukup bagus di daerah Bekasi. Setelah beberapa hari datanglah brosur Pondok Pesaantren dari salah satu teman saya. Akhirnya, orang tua memberikan usulan agar mondok saja. Sempat terpikir kala […]

expand_less