Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Saekhu Sebut KTI sebagai Jantung Perguruan Tinggi

Saekhu Sebut KTI sebagai Jantung Perguruan Tinggi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
  • visibility 223
  • comment 0 komentar

mbuh

lpminvest.com– Di ruang H4 dan H5 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) telah berlangsung acara Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa. Acara ini dihadiri oleh 45 mahasiswa (FEBI) yang telah berhasil melalui tahap seleksi. Sabtu (19/10/2019).

Ketua panitia acara, Muhaimin mengungkapkan tujuan workshop ini yakni meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam Karya Tulis Ilmiah (KTI).

“Workshop ini untuk membekali dan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam Karya Tulis Ilmiah (KTI) dengan target untuk mewujudkan mahasiswa supaya memiliki motivasi untuk menulis,” terang Muhaimin, Kasubag Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni FEBI tersebut.

Menurut Wakil Dekan 3 FEBI, Saekhu, KTI adalah jantungnya perguruan tinggi yang mampu memberikan kontribusi terhadap kondisi sosial masyarakat.

“KTI adalah jantungnya perguruan tinggi, beribu-ribu mahasiswa yang demo-demo akan dikalahkan oleh satu mahasiswa yang mampu menulis karya ilmiah dengan menyediakan data secara faktual dan kritis,” ungkapnya dalam sambutan.

Saekhu juga menegaskan, menulis karya ilmiah adalah langkah awal menjadi seorang mahasiswa.

“Langkah awal kalian setelah acara ini adalah menulis karya ilmiah, karena kalau tidak menulis Anda tidak akan lulus menjadi mahasiswa UIN Walisongo,”ujarnya.

Selain itu, untuk menyongsong UIN Walisongo Go ASEAN maka dalam workshop kali ini juga sebagian ada yang menggunakan materi bahasa Inggris.

“Rencana UIN Go ASEAN menjadi tantangan tersendiri, untuk itu peserta workshop kali ini akan mendapatkan salah satu materi yang menggunakan bahasa Inggris,” tambahnya.

Beberapa materi yang disampaikan dalam workshop antara lain Perumusan Topik Penelitian/Karya Ilmiah, Pengenalan Teknik Pengutipan Sistem Mendeley, hingga Sistematika dan Teknik Penulisan Karya Ilmiah baik kualitatif maupun kuantitatif.

Muhaimin menyatakan bahwa peserta akan mendapatkan semua materi dan fasilitas sesuai dengan yang telah dijadwalkan.

“Meskipun acara ini dikemas hanya sehari, tapi tanpa mengurangi hak mahasiswa, panitia tetap memfasilitasi peserta agar mendapatkan materi secara penuh,” tambah Muhaimin.  Ari_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ternyata Begini Ribetnya Mendaftar Wisuda

    Ternyata Begini Ribetnya Mendaftar Wisuda

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 167
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Selasa, (24/5/2022) UIN Walisongo Semarang melepaskan sebanyak 544 wisudawan. Hal ini merupakan momen yang banyak ditunggu-tunggu karena acara wisuda kali ini digelar secara offline, setelah sempat vakum selama kurang lebih dua tahun yang hanya digelar secara online. Bertempat di Auditorium 2 Kampus 3, banyak wisudawan yang antusias dan senang dalam mengikuti acara wisuda […]

  • Kelompok 53 KKN RdR Lakukan Pendampingan Ngaji untuk Lansia

    Kelompok 53 KKN RdR Lakukan Pendampingan Ngaji untuk Lansia

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 211
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Selasa (27/10/2020) Tim Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) (Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah) ke-75 Kelompok 53 UIN Walisongo Semarang menggelar pendampingan ngaji bersama para ibu usia lanjut (lansia). Kegiatan tersebut bertempat di Masjid Roudlotul Jannah, Perumahan Bank Niaga, Tambakaji, Ngaliyan. Para ibu lansia membuktikan ungkapan menuntut ilmu tak kenal usia. Sebab […]

  • Mahasiswa MPI UIN Walisongo Didorong Untuk Berwirausaha

    Mahasiswa MPI UIN Walisongo Didorong Untuk Berwirausaha

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 175
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Kunjungan Studi UIN Raden Fatah Palembang ke UIN Walisongo Semarang, kunjungan studi ini mengusung tema “Achievement Motivation Training  Mahasiswa Prodi MPI”. Senin, (27/2/2017). Kunjungan ini tampak semarak dengan gradasi warna jas almmater hijau muda dan biru muda yang berderet rapi memenuhi Audit 1 lantai 2, kampus I UIN Walisongo Semarang. Acara ini dimulai pukul […]

  • Sadar Pentingnya Protokol Kesehatan, Mahasiswa KKN Lakukan Aksi Blusukan  di Tengah Pandemi

    Sadar Pentingnya Protokol Kesehatan, Mahasiswa KKN Lakukan Aksi Blusukan di Tengah Pandemi

    • calendar_month Sen, 19 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 147
    • 0Komentar

    lpminvest.com- COVID-19 masih ada di negara Indonesia, terkhusus Kota Semarang, Jawa Tengah. Hal ini membuat Elisa Martha seorang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75 UIN Walisongo Semarang tergugah hatinya untuk memutus mata rantai COVID-19. Minggu, (18/10/2020). Dalam hal ini, sosialisasi penggunaan masker dan perawatan masker yang benar menjadi hal nomor wahid […]

  • Mahasiswi FEBI Sabet Juara di Jambore Ekonomi Syariah Internasional

    Mahasiswi FEBI Sabet Juara di Jambore Ekonomi Syariah Internasional

    • calendar_month Sab, 29 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 160
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dina Rosyida, mahasiswi semester tiga Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI-red) UIN Walisongo Semarang berhasil membawa pulang trofi dalam kompetisi Jambore Ekonomi Syariah (JES) Internasional di Banten. Sabtu (29/9/2018). Dina, sapaan akrabnya, berhasil menyabet juara dua lomba Karya Cipta Puisi dalam JES-Internasional yang diselenggarakan oleh UIN Sultan Muhammad Hasanuddin  Banten. Tidak hanya berhasil mengalahkan […]

  • Cinta dan Bisnis Itu Universal, Jangan Berhenti di Hari Ini

    Cinta dan Bisnis Itu Universal, Jangan Berhenti di Hari Ini

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 262
    • 0Komentar

    “Selamat hari valentine” semoga kasih sayang senantiasa menyertaimu selalu tanpa terhalang pemberian harapan palsu. Kalau kalian lahir era 90-an pasti pernah lihat musim-musim cokelat, boneka dan setangkai bunga yang diberi cuma-cuma untuk pujaan hati di bangku sekolah menengah pertama, anggap cinta monyetlah. Sabar ya kalau kamu hanya sanggup melihat tanpa merasakan sensasi makan cokelat dari […]

expand_less