Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Saekhu Sebut KTI sebagai Jantung Perguruan Tinggi

Saekhu Sebut KTI sebagai Jantung Perguruan Tinggi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
  • visibility 341
  • comment 0 komentar

mbuh

lpminvest.com– Di ruang H4 dan H5 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) telah berlangsung acara Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa. Acara ini dihadiri oleh 45 mahasiswa (FEBI) yang telah berhasil melalui tahap seleksi. Sabtu (19/10/2019).

Ketua panitia acara, Muhaimin mengungkapkan tujuan workshop ini yakni meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam Karya Tulis Ilmiah (KTI).

“Workshop ini untuk membekali dan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam Karya Tulis Ilmiah (KTI) dengan target untuk mewujudkan mahasiswa supaya memiliki motivasi untuk menulis,” terang Muhaimin, Kasubag Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni FEBI tersebut.

Menurut Wakil Dekan 3 FEBI, Saekhu, KTI adalah jantungnya perguruan tinggi yang mampu memberikan kontribusi terhadap kondisi sosial masyarakat.

“KTI adalah jantungnya perguruan tinggi, beribu-ribu mahasiswa yang demo-demo akan dikalahkan oleh satu mahasiswa yang mampu menulis karya ilmiah dengan menyediakan data secara faktual dan kritis,” ungkapnya dalam sambutan.

Saekhu juga menegaskan, menulis karya ilmiah adalah langkah awal menjadi seorang mahasiswa.

“Langkah awal kalian setelah acara ini adalah menulis karya ilmiah, karena kalau tidak menulis Anda tidak akan lulus menjadi mahasiswa UIN Walisongo,”ujarnya.

Selain itu, untuk menyongsong UIN Walisongo Go ASEAN maka dalam workshop kali ini juga sebagian ada yang menggunakan materi bahasa Inggris.

“Rencana UIN Go ASEAN menjadi tantangan tersendiri, untuk itu peserta workshop kali ini akan mendapatkan salah satu materi yang menggunakan bahasa Inggris,” tambahnya.

Beberapa materi yang disampaikan dalam workshop antara lain Perumusan Topik Penelitian/Karya Ilmiah, Pengenalan Teknik Pengutipan Sistem Mendeley, hingga Sistematika dan Teknik Penulisan Karya Ilmiah baik kualitatif maupun kuantitatif.

Muhaimin menyatakan bahwa peserta akan mendapatkan semua materi dan fasilitas sesuai dengan yang telah dijadwalkan.

“Meskipun acara ini dikemas hanya sehari, tapi tanpa mengurangi hak mahasiswa, panitia tetap memfasilitasi peserta agar mendapatkan materi secara penuh,” tambah Muhaimin.  Ari_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yang Perlu Dilakukan Media untuk Meredam Panik,  Adanya Pandemi Covid-19

    Yang Perlu Dilakukan Media untuk Meredam Panik,  Adanya Pandemi Covid-19

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sudah seyogyanya media berfungsi untuk membantu mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera manusia. Media sendiri merupakan bentuk jamak dari medium yang berasal dari bahasa latin medius yang berarti tengah. Dalam bahasa Indonesia, tepatnya Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyebutkan bahwa media adalah alat (sarana) komunikasi seperti koran, majalah, radio, televise, film, poster dan spanduk […]

  • Wadek III Baru FEBI Tekankan Kerjasama antar Ormawa FEBI

    Wadek III Baru FEBI Tekankan Kerjasama antar Ormawa FEBI

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Perkenalan dan koordinasi antara Wakil Dekan (WD) III baru, Saekhu dengan kader lembaga kemahasiswaan dan Unit Kegiatan Mahahasiswa (UKM) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) berlangsung di Gedung H3. Petemuan perdana ini juga dihadiri oleh Khoirul Anwar selaku  demisioner WD III serta Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan FEBI Muhaemin. Rabu, (5/9/2019). Bagi Saekhu, kontribusi Unit […]

  • Politik Indonesia Apakah Akan Selalu Kotor?

    Politik Indonesia Apakah Akan Selalu Kotor?

    • calendar_month Sel, 27 Des 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Politik adalah sebuah pembagian kekuasaan di dalam suatu masyarakat yang berwujud proses dalam pengambilan keputusan, menyangkut kehidupan suatu negara. Politik Indonesia selalu menjadi perbincangan hangat publik saat ini. Sudah tak sedikit lagi politisi-politisi Indonesia yang sudah dibutakan oleh manisnya gula kedudukan. Semestinya ini menjadi beban pikiran manusia karena sangat berdampak bagi nasib semua orang, malah […]

  • Setelah Sheila On 7, Kali Ini Raisa Bakal Konser di UIN Walisongo

    Setelah Sheila On 7, Kali Ini Raisa Bakal Konser di UIN Walisongo

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 332
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kabar gembira bagi mahasiswa baru UIN Walisongo Semarang 2019. Pasalnya, Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) bakal mengadakan gelaran akbar untuk menyambut para mahasiswa baru dengan mengundang penyanyi kondang Raisa Andriana. Acara yang diberi nama ‘Uincredible 2.0’ ini bukan kali pertama diadakan oleh DEMA-U. Tahun lalu, acara serupa diadakan dengan mengundang band legendaris Sheila On […]

  • Aneh

    Aneh

    • calendar_month Sel, 1 Mei 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Oleh: Sahrul Amar Saksena Jalanan ramai Dua orang sibuk ke ujung Seluruh ruang menyempit Menghimpit andai-andai yang membesar  Jari dan asap rokok sibuk menandingi kealpaan suaramu Jendela membelah mata Kanan dan kiri Membelah kenyataan dan harapan Bahwa di tempat yang kecil dan luas ini Aku mendatangimu dan kau tidak menyerahkan dirimu Aku menolak pulang Pulang […]

  • Kesenjangan Memicu Radikalisme; Lembaga Filantropi Islam Dapat Berperan

    Kesenjangan Memicu Radikalisme; Lembaga Filantropi Islam Dapat Berperan

    • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Perdamaian dunia nampaknya masih menjadi mimpi dan cita-cita bagi seluruh masyarakat di penjuru dunia. Hal tersebut terlihat dari masih banyaknya kelompok radikal yang mengarah kepada terorisme di beberapa negara Timur Tengah, Eropa, bahkan Indonesia. Mereka menentang pemerintahan legal dengan mengatasnamakan keadilan dan jihad. Selain itu, mereka juga memiliki motif untuk kesejahteraan baik secara lahiriah maupun […]

expand_less