Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Lewat Kreasi Paper MOB PBAK, DEMA-U Suarakan Kasus HAM

Lewat Kreasi Paper MOB PBAK, DEMA-U Suarakan Kasus HAM

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
  • visibility 282
  • comment 0 komentar
Tampak  mahasiswa sedang mengikuti arahan tim kreatif untuk melangsungkan paper mob di lapangan utama kampus III UIN Walisongo.

Tampak mahasiswa sedang mengikuti arahan tim kreatif untuk melangsungkan paper mob di lapangan utama kampus III UIN Walisongo.

lpminvest.com – Rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) hari pertama yang dilaksanakan di lapangan kampus 3 UIN Walisongo Semarang berlangsung dengan meriah. Kegiatan hari difokuskan pada pembentukan formasi paper MOB oleh para mahasiswa baru (maba) UIN Walisongo Semarang yang berjumlah 4.419 maba. Senin, (18/08/2019).

Tahun ini, tim kreatif PBAK menampilkan kreasi paper mob sebanyak 23 kreasi. Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Walisongo Pryo Ihsan Aji, menjelaskan bahwa kreasi mob tahun ini mengandung makna tersirat yaitu menegakan kembali kasus-kasus Hak Asasi Manusia (HAM) yang belum usai. Makna tersebut disuarakan melalui kreasi mob yang dibentuk oleh Generasi Walisongo (Genwa) 2019, sebutan mahasiswa baru UIN Walisongo.

“Kreasi mob kali ini memiliki pesan tersembunyi yaitu kita hari ini ingin menegakkan kasus-kasus HAM yang belum selesai yang direalisasikan melalui kreasi mob yang dibentuk oleh mahasiswa baru UIN Walisongo Seamarang,”tuturnya saat diwawancarai kru lpminvest.com.

Nur Khotimah selaku koordinator tim kreatif PBAK UIN Walisongo Semarang 2019 mengatakan, konsep mob yang diusung masih sama dengan tahun sebelumnya, dimana tetap mengangkat visi dan misi UIN Walisongo Semarang. Adapun konten yang diangkat pada kreasi mob tahun ini bertajuk kemanusiaan.

Irfani, mahasiswa baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) menilai mob kali ini seru meskipun cuaca saat pelaksanaan paper mob tengah terik.

“Menurutku kegiatan mob ini seru walaupun cuacanya panas dan bikin capek,” ungkap Irfani.

Lewat serangkaian kegiatan PBAK pada tahun ini, Pryo mengharapkan para maba dapat tetap menjaga nilai persatuan dan wawasan tentang ke-Indonesiaan. Selain itu,  mereka diharapkan memiliki rasa toleransi terhadap perbedaan. (Anis,Aini [i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu-satunya delegasi FPK, Muna Mampu Raih Juara

    Satu-satunya delegasi FPK, Muna Mampu Raih Juara

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 297
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Lana Yusriatul Muna, gadis bersuara emas asal Semarang berhasil meraih juara satu cabang lomba Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) di hari terakhir Orsenik 2019. Jum’at, (20/9/2019). Dengan nilai 98 ia berhasil mengalahkan 14 peserta lain dari berbagai fakultas di UIN Walisongo. Uniknya, delegasi dari Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) ini menjelaskan bahwa ia adalah delegasi […]

  • Ruchman Basori: Pemuda Indonesia Perlu Out of The Box

    Ruchman Basori: Pemuda Indonesia Perlu Out of The Box

    • calendar_month Kam, 5 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 345
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka purnabakti Lembaga Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang, Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) FEBI menggelar dialog publik Mengeja Arah Bangsa dengan tajuk “Pemuda Hari Ini Wajah Bangsa Esok Hari” di Audit 2 Kampus III UIN Walisongo Semarang. Kamis, (5/12/2019). Selain diisi oleh Akademisi UIN Walisongo, Imam Yahya, acara ini […]

  • Ekonomi Islamnya Indonesia*

    Ekonomi Islamnya Indonesia*

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Perdebatan tentang ekonomi Islam menjadi perhatian yang menarik, termasuk di Indonesia yang berpenduduk mayoritas Islam. Pertemuan Islam dan tradisi juga tidak luput memunculkan banyak perbedaan tentang ajaran-ajaran ataupun dogma yang diyakini masing-masing pemikiran muslim di Indonesia. Terkait dengan pendapat ekonom muslim yang memisahkan ilmu ekonomi sebagai science dari sistem ekonomi, dan berpendapat bahwa ekonomi berlaku […]

  • Gelombang Satu Vaksinasi di UIN Walisongo Semarang Antrean Mengular

    Gelombang Satu Vaksinasi di UIN Walisongo Semarang Antrean Mengular

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 294
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kamis (8/7/2021), peserta  vaksinasi gelombang I di UIN Walisongo Semarang berlangsung selama 5 hari yaitu tanggal 5 sampai 9 Juli 2021.  Bertempat di Gedung Auditorium 2 Kampus 3, antrian peserta mencapai 1100 nomor lebih. Antusiasme dan kesadaran masyarakat akan vaksinasi untuk pencegahan penularan Covid-19 sangat tinggi. Antusiasme sangat tinggi pada vaksinasi pekan ini, membuat […]

  • Studium General, Dekan FEBI Himbau Mahasiswa Lulus Tepat Waktu

    Studium General, Dekan FEBI Himbau Mahasiswa Lulus Tepat Waktu

    • calendar_month Kam, 1 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 278
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Menyambut perkuliahan semester genap 2017/2018, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menggelar studium general dengan mengusung tema “Behaviors In Accountinng and Business: Moderating Personality and Culture”. Kamis, (1/3/2018). Studium general tersebut dihadiri oleh seluruh mahasiswa FEBI dari Jurusan Ekonomi Islam, D3 dan S1 Perbankan Syariah, serta Akuntansi Syariah. Acara yang berlangsung kurang […]

  • Ia, yang Terpaksa Melacur

    Ia, yang Terpaksa Melacur

    • calendar_month Sen, 17 Okt 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 288
    • 0Komentar

    AKU tak benar-benar mengenalnya, hanya saja aku sempat tahu nama belakangnya, Syafa, kala itu, kira-kira dua tahun yang lalu, aku berjalan di sore yang riuh di Jalan Prof. Hamka Ngaliyan Semarang. Tak sengaja ia berada di halte bus depan Ngaliyan Square, karena dari jauh ia memandangku tajam, lalu ketika dekat, kuberanikan diri untuk menghentikan langkahku […]

expand_less