Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Meruwat Kerukunan Beragama Melalui Pameran Kitab Suci Lintas Agama

Meruwat Kerukunan Beragama Melalui Pameran Kitab Suci Lintas Agama

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 29 Des 2017
  • visibility 404
  • comment 0 komentar
Nampak beberapa Stand yang digunakan untuk mendisplay  berbagai Kitab Suci lintas Agama. Gedung Sukasari, kompleks Gereja Katedral Sub Tutela Matris, Jl.Dr.Sutomo Semarang

Nampak beberapa Stand yang digunakan untuk mendisplay berbagai Kitab Suci lintas Agama. Bertempat di Gedung Sukasari, kompleks Gereja Katedral Sub Tutela Matris, Jl. Dr. Sutomo Semarang.

S e m a r a n g – Untuk meningkatkan kerukunan umat beragama di Kota Semarang, Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Semarang bersama Komisi Kitab Suci Kevikepan Semarang mengadakan Pameran Kitab Suci Lintas Agama dengan tema “Damai Kotaku Semarang Hebat”.

Acara yang dihelat di Gedung Sukasari, kompleks Gereja Katedral Sub Tutela Matris, Jl.Dr.Sutomo Semarang itu berlangsung selama dua hari (9-10/12). Pada 9 Desember 2017, acara pengenalan kitab suci dari enam agama, yaitu Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha, dan Konghuchu. Dan pada 10 Desember 2017 diadakan pementasan seni dari masing-masing agama.

 Dalam pameran itu, dari setiap agama dihadirkan perwakilan untuk berpartisipasi dan memeriahkan.Agama Islam diwakili mahasiswa jurusan Perbandingan Agama UIN Walisongo, agama Katolik dari KatedralSub Tutela Matris, dan agama Kristen dari Gereja Kristen Jawa. Adapun agama Hindu dari Parisada Hindu Darma Indonesia (PHDI) Kota Semarang, Buddha dari Kelenteng Takashi Semarang, serta agama Khonghucu diwakili oleh Majelis Tinggi Agama Khonhucu Indonesia (MATAKIN) Kota Semarang.

Johanes Arief Putranto selaku ketua pelaksana menuturkan bahwa tujuan diadakannya acara Pameran Kitab Suci Lintas Agama adalah untuk menumbuhkan rasa toleransi dan kerukunan sesama umat beragama. Sehingga diharapkan dapat menumbuhkan rasa saling menghormati satu sama lain, khususnya antar umat beragama di kota Semarang.

“Acara ini berupa pengenalan kitab suci dari masing-masing agama. Kita (panitia-red) beri waktu untuk presentasi. Sehingga kami dapat mendengar penjelasan tentang agama-agama lain dari narasumber asli. Kita inginnya dari narasumber terpercaya yang benar-benar memaparkan agamanya dengan kesejukan, suka cita dan bahwa hidup itu seduluran,” ungkapnya saat diwawancarai kru Warta Ngaliyan. Sabtu, (9/12/2017).

 Sedangkan Rizki Ainun, salah satu panitia saat ditemui kru Warta Ngaliyan pun berharap acara tersebut dapat memberikan wawasan lebih kepada para pengunjung mengenai kitab suci dari enam agama resmi Indonesia. Serta menyadarkan bahwa semua agama itu mengajarkan kebajikan.

“Harapannya, Kota Semarang menjadi kota yang damai, sikap tolerannya tinggi. Dan isu-isu keagamaan, rasa tau lainnya bisa sedikit berkurang. Jadi, kita sebagai mahasiswa harus aktif dalam kegiatan aksi-aksi sosial,” pungkas mahasiswa UIN Walisongo. (Gozali-[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langkah kecil Menuju Mimpi

    Langkah kecil Menuju Mimpi

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 664
    • 0Komentar

    Oleh : Miftakhu Rozaq Di sebuah desa kecil, tinggal seorang pemuda bernama Arif. Ia dikenal sebagai sosok yang rajin dan penuh semangat meski hidup dalam keterbatasan. Ayahnya bekerja sebagai buruh tani, sedangkan ibunya hanya menjual gorengan di pinggir jalan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Arif punya satu mimpi besar: menjadi seorang pengusaha sukses dan membantu keluarganya […]

  • BANGKIT DARI PANDEMI, ATUR KEUANGANMU AGAR DOMPET TETAP AMAN

    BANGKIT DARI PANDEMI, ATUR KEUANGANMU AGAR DOMPET TETAP AMAN

    • calendar_month Kam, 29 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Selain kesehatan tubuh, kesehatan keuangan juga tidak kalah penting untuk diperhatikan di tengah wabah covid-19 seperti sekarang ini. Kehadiran wabah tersebut bukan hanya memaksa masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh serta menerapkan gaya hidup sehat, tetapi kesehatan keuangan juga perlu dijaga dengan baik. Pandemi covid-19 menimbulkan masalah baru bagi sebagian masyarakat karena menurunnya beberapa sektor […]

  • Pemerintah Sesuaikan Kebijakan PPN: Kenaikan Tarif 12% Hanya untuk Barang Mewah

    Pemerintah Sesuaikan Kebijakan PPN: Kenaikan Tarif 12% Hanya untuk Barang Mewah

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Fatimah Pajak adalah salah satu komponen penting dalam proses pembangunan nasional dan berfungsi sebagai sumber daya keuangan utama bagi negara, sehingga dapat mendukung upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mencapai kesejahteraan masyarakat. Salah satu bentuk penerimaan negara dari pajak adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN). PPN merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang signifikan, yang […]

  • Ini 26 Cabang Lomba Orsenik 2018

    Ini 26 Cabang Lomba Orsenik 2018

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 237
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Acara besar untuk penyambutan mahasiswa baru (maba-red) setelah Pengenalan Budaya dan Akademik Kemahasiswaan (PBAK) adalah Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Ketrampilan (Orsenik). Orsenik merupakan ajang bagi maba untuk menunjukkan bakat minat dan ajang bagi mahasiswa lama menjaring bibit-bibit unggul yang ada di UIN Walisongo Semarang. Mengusung tema “Show Your Sportifity, Make a Creation”, Dewan Eksekutif […]

  • Filosofi dan Sejarah Ketupat sebagai Ikon Hidangan Lebaran

    Filosofi dan Sejarah Ketupat sebagai Ikon Hidangan Lebaran

    • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Hari raya Idul Fitri atau lebih akrab disebut dengan Lebaran menjadi momen yang ditunggu-tunggu bagi seluruh umat Islam. Di Indonesia, Lebaran menjadi sebuah momen penting untuk semua keluarga yang merayakan karena sanak saudara akan berkumpul di kampung halaman. Kerabat yang merantau di kota akan balik kampung demi merayakan Lebaran bersama keluarga besar. Kegiatan itu disebut […]

  • Mengenal Prasah, Tradisi Seserahan di Desa Sidigede Jepara

    Mengenal Prasah, Tradisi Seserahan di Desa Sidigede Jepara

    • calendar_month Sab, 3 Sep 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 913
    • 0Komentar

    Indonesia merupakan negara yang kaya, tak hanya terbatas pada sumber daya alam namun juga dikenal memiliki aneka ragam budaya, ras, suku bangsa, kepercayaan, agama, dan bahasa. Keanekaragaman ini merupakan wujud dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tapi tetap satu. Semboyan yang berasal dari bahasa Jawa Kuno tersebut menjelaskan bahwa keanekaragaman yang ada di […]

expand_less