Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Meruwat Kerukunan Beragama Melalui Pameran Kitab Suci Lintas Agama

Meruwat Kerukunan Beragama Melalui Pameran Kitab Suci Lintas Agama

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 29 Des 2017
  • visibility 533
  • comment 0 komentar
Nampak beberapa Stand yang digunakan untuk mendisplay  berbagai Kitab Suci lintas Agama. Gedung Sukasari, kompleks Gereja Katedral Sub Tutela Matris, Jl.Dr.Sutomo Semarang

Nampak beberapa Stand yang digunakan untuk mendisplay berbagai Kitab Suci lintas Agama. Bertempat di Gedung Sukasari, kompleks Gereja Katedral Sub Tutela Matris, Jl. Dr. Sutomo Semarang.

S e m a r a n g – Untuk meningkatkan kerukunan umat beragama di Kota Semarang, Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Semarang bersama Komisi Kitab Suci Kevikepan Semarang mengadakan Pameran Kitab Suci Lintas Agama dengan tema “Damai Kotaku Semarang Hebat”.

Acara yang dihelat di Gedung Sukasari, kompleks Gereja Katedral Sub Tutela Matris, Jl.Dr.Sutomo Semarang itu berlangsung selama dua hari (9-10/12). Pada 9 Desember 2017, acara pengenalan kitab suci dari enam agama, yaitu Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha, dan Konghuchu. Dan pada 10 Desember 2017 diadakan pementasan seni dari masing-masing agama.

 Dalam pameran itu, dari setiap agama dihadirkan perwakilan untuk berpartisipasi dan memeriahkan.Agama Islam diwakili mahasiswa jurusan Perbandingan Agama UIN Walisongo, agama Katolik dari KatedralSub Tutela Matris, dan agama Kristen dari Gereja Kristen Jawa. Adapun agama Hindu dari Parisada Hindu Darma Indonesia (PHDI) Kota Semarang, Buddha dari Kelenteng Takashi Semarang, serta agama Khonghucu diwakili oleh Majelis Tinggi Agama Khonhucu Indonesia (MATAKIN) Kota Semarang.

Johanes Arief Putranto selaku ketua pelaksana menuturkan bahwa tujuan diadakannya acara Pameran Kitab Suci Lintas Agama adalah untuk menumbuhkan rasa toleransi dan kerukunan sesama umat beragama. Sehingga diharapkan dapat menumbuhkan rasa saling menghormati satu sama lain, khususnya antar umat beragama di kota Semarang.

“Acara ini berupa pengenalan kitab suci dari masing-masing agama. Kita (panitia-red) beri waktu untuk presentasi. Sehingga kami dapat mendengar penjelasan tentang agama-agama lain dari narasumber asli. Kita inginnya dari narasumber terpercaya yang benar-benar memaparkan agamanya dengan kesejukan, suka cita dan bahwa hidup itu seduluran,” ungkapnya saat diwawancarai kru Warta Ngaliyan. Sabtu, (9/12/2017).

 Sedangkan Rizki Ainun, salah satu panitia saat ditemui kru Warta Ngaliyan pun berharap acara tersebut dapat memberikan wawasan lebih kepada para pengunjung mengenai kitab suci dari enam agama resmi Indonesia. Serta menyadarkan bahwa semua agama itu mengajarkan kebajikan.

“Harapannya, Kota Semarang menjadi kota yang damai, sikap tolerannya tinggi. Dan isu-isu keagamaan, rasa tau lainnya bisa sedikit berkurang. Jadi, kita sebagai mahasiswa harus aktif dalam kegiatan aksi-aksi sosial,” pungkas mahasiswa UIN Walisongo. (Gozali-[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKL Ekonomi Islam di BAZNAS Jatim, Sustainable Economy

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 379
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang hari pertama berlangsung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur. 140 mahasiswa mengikuti agenda dengan pakaian rapi hitam putih beralmamater. Senin, (2/3/2020). Imron Mawardi Ketua MES Jawa Timur sekaligus dosen Universitas Airlangga menjadi narasumber dengan tajuk Potensi […]

  • Adakan EI Goes To Village, HMJ EI Ingin Mengedukasi Warga Desa

    • calendar_month Sab, 16 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 553
    • 0Komentar

    lpminvest.com- EI Goes To Village merupakan kegiatan sosialisasi Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam (HMJ EI) Fakultas Ekonomi Islam (FEBI) UIN Walisongo. Kegiatan ini tengah berlangsung di Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu Kota Semarang. Kegiatan yang bertajuk Langkah Kecil untuk Kebaikan Bersama ini dilaksanakan selama dua hari yaitu hari sabtu dan minggu. Sabtu (16/11/2019). Iqbal Rozaqi, selaku […]

  • Meski Sibuk Kerja Sampingan, Mahasiswi FDK ini Raih Predikat Skripsi Terbaik

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 382
    • 0Komentar

    lpminvest.com_ Sri Setyawati, mahasiswi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo semarang menjadi peraih predikat skripsi terbaik di fakultasnya. Dengan predikat tersebut, ia ingin menunjukkan bahwasannya kuliah sambil kerja tidak menjadi penghalang untuk berprestasi dan lulus tepat waktu. Rabu, (28/8/2019). “Ada orang yang bilang mahasiswa yang kerja pasti skripsinya susah kelarnya  dan keteteran tapi itu menurut […]

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Pelantikan Pengurus Ormawa FEBI diselenggarakan Secara Luring  lpminvest.com- Dalam rangka menjaga dan melestarikan roda organisasi di lingkup Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), seluruh organisasi mahasiswa (ormawa) lakukan reorganisasi. Reorganisasi  diawali dengan pelantikan pengurus Ormawa FEBI UIN Walisongo Semarang yang dilaksanakan pada Rabu (16/2/2022) secara luring. Pelantikan pengurus ormawa ini diikuti oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa […]

  • Langkah Tak Berhenti

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Oleh : Miftakhu Rozaq Di bawah langit yang kelabu, Kujalani jalan penuh liku, Dengan mimpi yang kugenggam erat, Meski angin kerap membawa penat. Langkah kecil kutapaki perlahan, Di atas tanah keras penuh harapan, Beban di pundak bukanlah halangan, Hati ini penuh tekad dan impian. Mentari mungkin tak selalu bersinar, Namun kuyakini cahaya akan hadir, Di […]

  • UMKM sebagai Solusi Kemandirian Ekonomi

    • calendar_month Kam, 22 Des 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Ekonomi kreatif merupakan solusi tantangan menghadapi pasar bebas ASEAN. Solusi tersebut menjadi salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang tak lepas dari jantungnya perekonomian Nusantara. Bahkan, ekonomi kreatif sudah saatnya menjadi tulang punggung dalam perekonomian nasional. Kemajuan bidang ini menyumbangkan energi kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui ekonomi kreatif terlahirlah lapangan kerja, produk- produk yang memiliki nilai jual […]

expand_less
Exit mobile version