Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 28 Feb 2017
  • visibility 457
  • comment 0 komentar

IMG-20170228-WA0084

lpminvest.com– Guru Besar dan Akademisi UIN Walisongo adakan diskusi “Meski Berbeda, Kita Saudara”. Diskusi ini mengusung tema “Meneguhkan Bumi Walisongo sebagai Benteng Moderat” berlangsung di Auditorium 1 lantai II UIN Walisongo Semarang. Selasa, (28/02/2017).

Acara yang berlangsung pukul 13.00-16.00 ini berlatar belakang menguaknya kelompok-kelompok yang saling menyerang, baik bermotif politik, ekonomi dan lain sebagainya. Pasalnya, sebelum menggelar diskusi, beberapa kali telah dilakukan diskusi-diskusi kecil antar akademisi.

Tidak hanya berakhir sampai disini, diskusi akan dilanjutkan pada tanggal 15 Maret 2017 bertempat di Wisma Perdamaian yang telah disetujui Walikota Semarang. Nantinya diskusi akan dihadiri KH.Mustofa Bisri (Gus Mus) dan Habib Luthfi bin Yahya. Selain itu juga dihadiri oleh perwakilan akademisi dari Perguruan Tinggi se-Jawa Tengah.

Muhibbin, menuturkan diskusi lanjutan akan dilaksanakan karena telah mendapat persetujuan dari para Rektor Perguruan Tinggi.

“Setelah berkomunikasi dengan para Rektor terkait diskusi ini, mereka menyetujui dan UIN Walisongo dianggap mampu mengawalinya. UIN bagaikan mobil, Guru Besar maupun akademisi ibarat supirnya.” ujar Rektor UIN Walisongo Semarang.

Diskusi yang bertempat di aula 1 Lantai II ini dihadiri kurang lebih 80 peserta yang terdiri dari Guru Besar, akademisi, maupun Pers Mahasiswa. Disebukan bahwa Akar radikalisme bermula dari banyaknya pihak yang mencoba untuk melakukan pengeboman.

Menurut Arsyad Mbai yang disebutkan oleh Abdul Hadi dalam diskusi ini bahwa radikalisme adalah akar dari terorisme. Ideologi radikalisme  merupakan penyebab dari maraknya aksi teror. Ada dua penyebab radikalisme, yang pertama, penindasan politik Islam, dan kedua, fenomena ekonomi politik.

“Ada salah satu tanggapan dari akademisi yang lain bahwa kita selalu menggebu tentang radikalisme dan melupakan liberalisme. Menuliskan tentang kafir, intoleransi, riddah, kristenisasi dan sebagainya. Sekali-kali kalau bisa mengumpulkan kaum radikalisme dan liberalisme dalamsatu forum dibawah satu panji. Kita beda, kita sama.”Ujarnya.

Sebelum mengakhiri diskusi, dilakukan penandatanganan petisi oleh Rektor UIN Walisongo. petisi tersebut nantinya akan dikirimkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). (anizara_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Simsalabim, KKN Ke-75 Menyulap Pesertanya Jadi Jurnalis Dadakan

    Simsalabim, KKN Ke-75 Menyulap Pesertanya Jadi Jurnalis Dadakan

    • calendar_month Sel, 13 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 408
    • 0Komentar

    “KKN adalah pengalaman sekali seumur hidup, banyak keseruan di dalamnya, dari mulai cinta-cintaan sampai ‘baku hantam’ setiap hari. Bakal kelihatan mana yang rajin, jorok, pemalas, manja,” begitulah buah tangan yang sering dibawakan oleh kakak tingkat usai menjalani ibadah Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sangat beruntung, bisa menjadi bagian dari 2.156 mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang dilepas […]

  • Patah

    Patah

    • calendar_month Kam, 9 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Patah Oleh: Tegar Arya Affandi Langit murung menabur air hujan Mengalun lirih di malam yang pekat Mengundang keterpakuan diri Pada lisan yang membisu dan hati yang mendadak rindu. Tak disangka, kau datang bagai impian Menghidupkan kembali api yang pernah padam Malam ini, kelam tak terang Kehadiranmu, bagai rembulan yang terhalang malam. Risalah luka, kenangan yang […]

  • Aneh

    Aneh

    • calendar_month Sel, 1 Mei 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Oleh: Sahrul Amar Saksena Jalanan ramai Dua orang sibuk ke ujung Seluruh ruang menyempit Menghimpit andai-andai yang membesar  Jari dan asap rokok sibuk menandingi kealpaan suaramu Jendela membelah mata Kanan dan kiri Membelah kenyataan dan harapan Bahwa di tempat yang kecil dan luas ini Aku mendatangimu dan kau tidak menyerahkan dirimu Aku menolak pulang Pulang […]

  • SEMA dan DEMA UIN Walisongo Sampaikan Audiensi Terkait SK Rektor Masa Jabatan Ormawa

    SEMA dan DEMA UIN Walisongo Sampaikan Audiensi Terkait SK Rektor Masa Jabatan Ormawa

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 684
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Aksi audiensi yang dilakukan Senat Mahasiswa (SEMA) UIN Walisongo dan Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) bertempat di Lantai 4 Gedung Rektorat berlangsung pada Rabu (8/2/2023). Dihadiri oleh Wakil Rektor III (WR III) dan para wakil dekan, perwakilan mahasiswa itu menyuarakan aksi buntut dari dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Rektor Nomor 566/Un.10.0/R.3.02/01/2023, yang berisi Masa Jabatan […]

  • Penuhi Standar Akreditasi, Ruang H2 Dialih Fungsi

    Penuhi Standar Akreditasi, Ruang H2 Dialih Fungsi

    • calendar_month Jum, 23 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 488
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Ruang H2 yang awalnya digunakan sebagai ruang perkulihan kini dialihfungsikan sebagai laboratorium komputer, pojok bursa, dan mini bank. Pengalihfungsian tersebut guna memenuhi standar akreditasi program studi (prodi) Ekonomi Syariah dan D3 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang. Rabu, (21/3/2018). “Alih fungsi itu untuk memenuhi standar akreditasi prodi. Supaya […]

  • Dakwah Via Desain Grafis

    Dakwah Via Desain Grafis

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 395
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pameran desain grafik muslim, jadi gaya dakwah baru di kota lumpia. Desain berwujud gambar berwarna-warni yang mengambarkan perintah-larangan bagi pemeluk agama islam ini, ditampilkan apik oleh Zaid dalam acara pameran Muslim Design community (MDC) (14/06/15) Acara yang digelar di sepanjang JL. Pahlawan Semarang ini, bermaksud menyampaikan dakwah lewat visual. Zaid sebagai desainer mengungkapkan, “cara […]

expand_less