Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Belajar dariKebijakan Ekonomi Kontroversial Umar bin Khattab

Belajar dariKebijakan Ekonomi Kontroversial Umar bin Khattab

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 6 Feb 2017
  • visibility 859
  • comment 0 komentar
http://waksab.blogspot.co.id/2011/01/meneladani-pemerintahan-khalifah-umar.html

http://waksab.blogspot.co.id/2011/01/meneladani-pemerintahan-khalifah-umar.html

Tanpa konflik hidup kurang menarik. Begitulah kira-kira kalimat yang pas untuk menggambarkan Indonesia dewasa ini yah Investers. Bukan berarti sejak dulu tidak ada konflik, hanya saja akhir-akhir ini masyarakat Indonesia sedang cengeng dan sensi menghadapi situasi. Sehingga masalah kecil terkesan dibesar-besarkan dan menjadi viral di media sosial.

Salah satu masalah terkini yang paling menyulut kontroversi adalah berita hoax. Investers tahu kan, maraknya informasi bermuatan politik, adu domba, doktrin, dan fanatisme di media sosial membuat netizen gerah. Sehingga banyak netizen terprovokasi berita-berita yang tidak jelas sumbernya. Tak heran jika media sosial menjadi sarana empuk bagi banyak orang yang ingin mengadu domba dan memecah belah persatuan demi kepentingan pribadi maupun kelompok.

Apalagi sebentar lagi Indonesia akan menyelenggarakan Pilkada serentak. Bukan tidak mungkin banyak isu-isu hoax beredar demi melancarkan kampanye politik. Bahkan atmosfer kontroversi selalu hadir menjelang Pilpres. Dan kian kental sejak Joko Widodo menyandang status presiden. Terbukti mulai dari kehidupan pribadinya, rekam jejaknya, hingga kebijakan-kebijakannya selalu diperdebatkan.

Jika menilik ke sejarah Islam, ternyata kontroversi dalam membuat kebijakan juga pernah dialami oleh khulafaurrasyidin yang kedua loh. Ya, Umar bin Khattab. Apa saja sih kebijakan kontroversial yang dibuat khalifah Umar? Mengapa kebijakannya menjadi kontroversi?

Umar bin Khattab dikenal sebagai pemimpin yang tegas namun lembut hatinya. Pencapaiannya selama menjadi khalifah yang paling fenomenal adalah di bidang ekonomi. Walaupun ada beberapa yang menimbulkan kontroversi, Ia berhasil mewujudkan kesejahteraan rakyat yang merata melalui kebijakan-kebijakannya. Untuk lebih jelasnya, berikut kami rangkum empat kebijakan kontroversial Umar bin Khattab yang bersumber dari beberapa buku dan jurnal :

  1. Menyisihkan sebagian harta di Baitul Mal

Mengapa menyisihkan sebagian harta menjadi kontroversi? Nah, Investers heran kan? Hal ini dikarenakan Nabi dan khalifah sebelumnya belum pernah menerapkan kebijakan tersebut. Sebelumnya, semua harta di Baitul Mal langsung dihabiskan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat. Jadi kebijakan ini bisa disebut sebagai bid’ah hasanah.

Usut punya usut, Umar menyisihkan sebagian harta sebagai cadangan tujuannya adalah untuk berjaga-jaga barangkali ada kebutuhan negara yang mendesak, seperti perang dan bencana alam. Dan ternyata, kebijakan menyisihkan harta sebagai cadangan yang dibuat Umar masih diterapkan hingga sekarang loh, yaitu rasio cadangan wajib (Reserve Requirement Ratio) yang menjadi salah satu instrumen kebijakan moneter di Indonesia. Wah futuristik yah khalifah kita yang satu ini.

  1. Membatalkan pemberian zakat untuk mualaf

Bagaimana tidak menjadi kontroversi, sudah jelas bahwa mualaf adalah golongan yang termasuk dalam delapan asnaf (orang-orang yang berhak menerima zakat). Namun Umar membatalkan pemberian zakat untuk Muallaf . Alasannya, Muallaf yang sekiranya mampu dan sudah kokoh pondasi keimanannya tidak perlu menerima zakat, lebih baik zakatnya diberikan kepada yang lebih membutuhkan yaitu fakir miskin. Hmm.. kebijakan yang logis yah investers.

  1. Memungut dan membayar zakat dua kali lipat

Loh loh loh kok bisa dua kali lipat? Cepat kaya dong negara ini.

Begini investers, dalam buku Keuangan Publik Islam yang ditulis oleh Nurul Huda, dkk dijelaskan bahwa Umar memberlakukan kebijakan ini bukan tanpa alasan. Melainkan berlaku bagi Muzakki dan Mustahik yang di tahun sebelumnya belum membayar dan menerima zakat. Jadi Muzakki wajib membayar zakat dua kali lipat dan Mustahik berhak menerima zakat dua kali lipat di tahun berikutnya.

  1. Memberi tunjangan fakir miskin

Ini nih kebijakan Umar yang paling kontroversial investers. Pada masa pemerintahan Umar, setiap orang fakir mendapat seekor unta penuh dengan muatan kebutuhan pokok, dan setiap orang miskin mendapat seekor anak unta beserta dua induknya. Hal ini menjadi kontroversi karena masyarakat beranggapan bahwa kebijakan ini dapat mengakibatkan malas bekerja dan bingung jika nantinya tunjangan harus dicabut.

Namun sebenarnya Umar memberikan unta kepada masyarakat miskin bertujuan untuk diternakkan. Sehingga untanya berkembang biak dan menghasilkan yang nantinya dapat mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari.

Nah, itulah empat kebijakan ekonomi kontroversial Umar bin Khattab. Dari sejarah di atas dapat diambil pelajaran bahwa tidak sepatutnya kita mengejudge tindakan seseorang sebelum kita ketahui apa maksud dan tujuan orang tersebut melakukannya. Terbukti dengan kebijakan yang walaupun mengakibatkan kontroversi, Umar mampu menciptakan negara yang makmur dan sejahtera rakyatnya. Bahkan menurut sejarah, hampir tidak ditemukan orang yang mau menerima zakat pada masa itu. Bisa dibayangkan betapa meratanya perekonomian di masa Umar.

Jadi untuk mencegah kontroversi dan provokasi, sudah sepatutnya kita cerdas dalam menerima informasi yang belum jelas kebenarannya dan jangan gegabah ya investers ! (Hasna_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • National Essay Competition (NEC) 2019 Lembaga Pers Mahasiswa Invest

    National Essay Competition (NEC) 2019 Lembaga Pers Mahasiswa Invest

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Hidup mahasiswa! Dunia kini tengah memasuki era Revolusi Industri 4.0. Hal ini ditandai dengan semakin pesatnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, dan lain sebagainya. Tidak terkecuali Indonesia, teknologi kian canggih dan digandrungi kaum milenial. Namun di tengah pesatnya perkembangan teknologi, justru semakin banyak yang […]

  • Mubes SMF-Febi Ajang Paparkan Proker Unggulan

    Mubes SMF-Febi Ajang Paparkan Proker Unggulan

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 446
    • 0Komentar

          lpminvest.com– Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (SMF-FEBI) melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) Lembaga Intra dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Acara bertempat di Auditorium I lantai 2 UIN Walisongo Semarang. Mubes berlangsung pukul 08.30 – 14.30 WIB dihadiri oleh perwakilan dari Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (DEMA-F), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam […]

  • Nur Syamsuddin Himbau Mahasiswa Jaga Pemilu Damai

    Nur Syamsuddin Himbau Mahasiswa Jaga Pemilu Damai

    • calendar_month Sel, 19 Feb 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 340
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menggelar seminar bertajuk “Politik Cerdas Menuju Indonesia Emas”. Senin, (18/02/19). Seminar yang diadakan di Auditorium I Lantai I Kampus I UIN Walisongo ini merupakan bagian dari acara pelantikan pengurus baru SEMA FEBI 2019. Adapun narasumber yang diundang dari pengamat politik, anggota Komisi […]

  • BSW Terancam Tutup, Ini Faktor Penyebabnya

    BSW Terancam Tutup, Ini Faktor Penyebabnya

    • calendar_month Rab, 24 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 418
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sejak beroperasi pada 12 November 2015, kini nasib Bank Sampah Walisongo (BSW-red) terancam tutup. Hal itu diungkapkan langsung oleh salah satu pendiri sekaligus Direktur BSW, Ery Santosa. Ketidakjelasan anggota dan proyek yang dijalankan BSW, menurut Ery menjadi kendala operasional BSW.  “Untuk tahun 2018, saya pergi (wisuda) dan tanggung jawab untuk melanjutkan proyek ini belum […]

  • PU LPM Invest; Mulai Sekarang Kita harus Perkuat Kemampuan Riset

    PU LPM Invest; Mulai Sekarang Kita harus Perkuat Kemampuan Riset

    • calendar_month Ming, 9 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 405
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengadakan acara Bongkar Nalar dan Upgrading untuk pengurus baru. Minggu, (09/04/2016). Acara yang diadakan di gedung H3 Kampus III UIN Walisongo ini diikuti oleh 15 pengurus yang beberapa hari lalu terpilih dalam acara pergantian pengurus di Gedung M5 Kampus III […]

  • Mengaumlah

    Mengaumlah

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Oleh: Mahda Nuurainiyah   Yang tertindas, tak punya rupa, Mewujud berupa angka belaka Dalam data tanpa suara,   Maka mengaumlah pada hari itu, Hari tunggal berhimpunnya suara, Serentak rintihan pekik disoroti, Puas-puaskan!   Tiada usang dalam hal berbenah, Tiada akhir untuk revolusi, Tuntutlah tuntut sampai runtut,   Buang sejenak topeng setan bernama sopan, Pastikan semua […]

expand_less