Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Apakah Selamanya Minol Dilarang?

Apakah Selamanya Minol Dilarang?

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 13 Feb 2016
  • visibility 458
  • comment 0 komentar

Lpminvest.com-  Baru-baru ini, muncul Rancangan Undang-undang dilarangnya Minuman Beralkohol (Minol-red) di Indonesia. BAGIAN UMUM ALINEA 4 penjelasan RUU tersemat: “Minuman beralkohol selain bertentangan dengan norma agama dan jiwa bangsa yang religious, juga telah terbukti menelan korban jiwa yang jumlahnya tidak sedikit”.

RUU ini dirasa kurang memihak kepada produsen Minol tradisional asli buatan nusantara. Peraturan Menteri Perdagangan Nomer 06/M-DAG/PER/1/2015 mengantur pengendalian dan pengawasan terhadap semua jenis minuman beralkohol baik impor maupun lokal, yang diproduksi masal secara modern dan produksi ala tradisional.

Pengaturan dari sisi produksi meliputi pengendalian dan pengawasan terhadap perizinan, kouta produksi, kendali mutu sampai bahan yang dipakai. Diharapkan ada pengawasan yang ketat pada tahap produksi, sehingga berdampak pada unsur keamanan (safety), serta yang terpenting adalah terkendali dari jumlah yang akan diproduksi.

Tuak Batak, Arak Bali, Sopi dari Maluku, Moke dari NTT, dan lain sebagainnya, merupakan Mihol asli produksi dalam negeri. Menurut Forum Petani dan Produsen Minuman Berfermentasi, Adi Cristianto. “Wisatawan Bali menyukai Minol tradisional buatan orang Bali tersebut, sehingga menjadi pendapatan bagi masyarakat Bali.” Katanya di diskusi publik minuman beralkohol dari hulu ke hilir (Jum’at, 12/02/2016).

RUU Mihol dengan tegas akan melarang kegiatan distribusi, produksi, dan konsumsi Minol. “Dalam perayaan umat katolik sering menyertakan anggur. Apabila RUU ini disahkan, maka sama saja merenggut HAM sebagian masyarakat.” Ujar Donny dalam  diskusi tersebut.

Masyarakat perlu diedukasi mengenai cara menggunkan Minol dengan benar. “Minol kalau konsumsinya paham, peminum akan berhenti ketika sudah merasa pusing, bukan menunggu sampai hilang kesadaran, sampai pada akhirnya sebagian konsumen memiliki inisiatif untuk mengoplos karena belum teler. sehingga membahayakan tubuh, karena belum paham benar bahaya konsumsi yang tidak sesuai aturan (oplosan). Terang Ali Munhanif dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta

Dalam kasus ini tidak hanya konsumen yang wajib teredukasi, Produsen Minol tradisional juga harus kena edukasi. Produk harus memiliki catatan komposisi yang jelas. Takaran bahan yang dicampurkan sesuai dengan catatan di dalam produk, agar aman untuk dikonsumsi. Konsumen harus membiasakan membaca ingredients setiap produk yang akan dikonsumsi. agar jelas dan paham penggunaan dan efek dari mengkonsumsi produk. tambah Ali.

Menurut pengakuan para petani, mereka tidak mendapat perhatian dan pendampingan, namun tiba-tiba mendapat larangan berjualan Minol dan ancaman penjualnya kena pidana. Adi Khawatir saat RUU disahkan, penjualan Minol menjadi ilegal dan masuk pasar gelap. Ketika Minol beredar di pasar gelap, penyebaran menjadi sulit kontrol dan malahan menjadi tak terkendali.

Produsen Minol Tradisional berbahan dari nira ini memiliki pelanggan dari wisatawan mancanegara. Seperti arak Bali yang digemari para wisatawan asing.

MEA sudah bergulir. Produk dalam negeri perlu dilestarikan untuk dijual kepada pihak lain (Exsport) atau wisatawan mancanegara. Namun, kerjasama pemerintah harus terjalin baik, dimana produsen Minol mendesain produk aman untuk dikonsumsi dan pemerintah memberikan sertifikasi agar Minol tradisional aman untuk dijual kepada konsumen. Secara sadar produsen mengupayakan melengkapi peralatan produksi untuk mendapatkan produk terstandar menurut pemerintah. Beberapa warga Eropa mengagumi cita rasa dari Minol buatan Indonesia, bisa saja produk Indonesia memiliki harga jual setara dengan Wine dan Brandy dengan cukup edukasi. Tandas Adi. (cokro_lpmInvest)

 

 

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Said Raih Predikat Penulis Artikel Terbaik FEBI di PBAK 2018

    Said Raih Predikat Penulis Artikel Terbaik FEBI di PBAK 2018

    • calendar_month Kam, 30 Agu 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 419
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Tidak hanya melibatkan mahasiswa baru (Maba) dalam mengkreasikan MoB dan Pompom saat Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), panitia PBAK juga memberi ruang bagi maba untuk unjuk gigi dalam hal menulis. Di puncak acara PBAK, panitia mengumumkan artikel terbaik dari masing-masing jurusan. Sebelumnya, panitia mewajibkan mahasiswa baru untuk membuat artikel sebagai salah satu tugas […]

  • Peringati Hari Pangan Sedunia, Mahasiswa KKN Pamerkan Brownies Singkong

    Peringati Hari Pangan Sedunia, Mahasiswa KKN Pamerkan Brownies Singkong

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 432
    • 0Komentar

    lpminvest.com- (16/10/20). Singkong adalah tumbuhan pangan yang dapat tumbuh di mana pun, bahkan tanah di pekarangan warga pun dapat menumbuhkan Singkong. Di Dusun Welang, Kabupaten Kendal, kebanyakan warganya pun menanam singkong. Hasilnya, singkong di dusun tersebut melimpah. Sayangnya, hasil yang melimpah tidak diikuti pemanfaatan yang optimal. Singkong masih dijual sebagai bahan mentah dengan nilai ekonomis […]

  • AKU

    AKU

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 1.121
    • 0Komentar

    Judul buku      : Aku ; Berdasarkan Perjalanan Hidup dan Karya Penyair Chairil Anwar Penulis             : Sjuman Djaya Penerbit           : PT Metafor Intermedia Indonesia Cetakan           :  ke II, 2003 Tebal               : 155 hlm Resensator       : Sahrul Amar Saksena             Sebuah kejadian mengerikan terbayang ketika membuka isi buku Aku. Tergambar peristiwa perang dunia ke-II […]

  • Kebijakan Baru, FEBI Bentuk Komunitas Penerima Beasiswa Prestasi

    Kebijakan Baru, FEBI Bentuk Komunitas Penerima Beasiswa Prestasi

    • calendar_month Sen, 23 Okt 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 378
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Hasil seleksi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menetapkan 35 mahasiswa terpilih sebagai nominator penerima Beasiswa Prestasi. Selanjutnya, diadakan sosialisasi bagi para nominator sekaligus pembentukan komunitas penerima Beasiswa Prestasi FEBI. Jumat, (20/10/17). “Ini kebijakan baru di tingkat fakultas, yang di tahun sebelumnya belum ada. Maka tahun ini kita adakan. Komunitas ini secara bersama-sama akan […]

  • Semenjak Kamu Pergi, Aku Bukan Lagi Penyair

    Semenjak Kamu Pergi, Aku Bukan Lagi Penyair

    • calendar_month Ming, 5 Mei 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Entah apa yang membuatku bersedia datang ke tempat ini, Le Quartier Restaurant. Sebuah restoran dengan desain yang kental nuansa Paris ini sudah lama sekali aku tidak menyambanginya. Malam ini gerimis mencoba mendinginkan siapa saja yang ditetesinya. Dedaunan, pot bunga, atap restoran, atau bahkan otakku yang selalu pening dengan berbagai pekerjaan setiap hari. Turun dari mobil, […]

  • Zona Majang Kekhasan Daerah Limit: 20 Tampilan Parade Budaya Saja

    Zona Majang Kekhasan Daerah Limit: 20 Tampilan Parade Budaya Saja

    • calendar_month Sen, 7 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 498
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Senin, (7/9/2020). Berlangsungnya Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di tengah pandemi, tidak menyurutkan antusias orda tampilkan budaya lokal. Kegiatan tersebut usai disaksikan oleh calon mahasiswa baru melalui laman youtube DEMA UIN Walisongo. “Sebenarnya orda banyak yang antusias, bahkan hampir semua. Akan tetapi karena keterbatasan waktu dan berhubung online maka panitia hanya mampu memberikan […]

expand_less