Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Via Harus Kembali Ke Pondok Untuk Ganti Baju

Via Harus Kembali Ke Pondok Untuk Ganti Baju

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 12 Okt 2016
  • visibility 686
  • comment 0 komentar
reporter lpminvest.com sedang mewawancarai Via El Mila

reporter lpminvest.com sedang mewawancarai Via El Mila

lpminvest.com-Adanya aturan jam kuliah malam memang penuh risiko. Utamanya bagi kaum perempuan, supaya sampai di kelas banyak rintangan yang harus dilalui. Terutama saat cuaca tidak bersahabat.

Rabu, (05/10/16) malam, hujan mengguyur wilayah Ngaliyan, umumnya di Kota Semarang. Jalanan Kampus Tiga UIN Walisongo Semarang tampak dipenuhi genangan air dan sedikit berlumpur. Kondisi ini membuat mahasiswa ekstra hati-hati untuk sampai di ruang kelas.

Salah satu mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang, Via El-Mila (19), merasakan susahnya kuliah malam disaat cuaca kurang bersahabat. Via sapaan akrabnya, ia terpaksa mengikuti kuliah pada malam hari yang telah dijadwalkan pihak kampus.

“Saya terpaksa mengikuti kuliah malam hari karena memang jadwal dari kampus adanya malam hari, tidak ada pilihan,” tutur perempuan asal Kota Wali ini, saat ditemui lpminvest.com, Rabu, (05/10/16) di Kampus Tiga UIN.

Sembari kuliah, anak pertama dari tiga bersaudara ini juga tinggal di pondok pesantren Darul Falah di perumahan Bank Niaga yang jaraknya tak jauh dari kampus III UIN Walisongo.

Untuk sampai di kampus ia setiap hari menyusuri jalan Prof. Hamka dengan jalan kaki. Karena ada jam malam, Via tak jarang berangkat kuliah ditengah guyuran hujan lebat.

Kesemprot Air

Supaya pakaiannya terjaga dari air hujan, Via harus berlari dan mengangkat tas di atas kepala untuk melindungi badannya supaya tak basah kuyup. Bahkan sesekali ia juga terkena semburan air, dari genangan yang dilindas mobil.

“Saya harus kembali lagi ke pondok, kalau pas berpapasan dengan mobil dan terhempas air genangan yang dilindas mobil,” keluh perempuan yang hobi baca novel ini. Kuliah malam memang penuh rintangan. Selain Via masih banyak mahasiswa yang harus berjuang ekstra untuk sampai dan pulang kuliah.

Keesokan harinya, kru lpminvest.com mencoba menyampaikan keluhan Via kepada wakil Dekan I bidang akademik. Keluhan itu supaya jam malam ditiadakan karena rentan cuaca buruk dan keamanan peremuan. Sayangnya, Wakil Dekan I tidak berada di tempat dengan alasan sedang rapat. (Emon_[i]).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Pemutus Mata Rantai Kemiskinan Menurut Nusron Wahid

    Ini Pemutus Mata Rantai Kemiskinan Menurut Nusron Wahid

    • calendar_month Jum, 6 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 755
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Financial Inclusion untuk Pekerja Migran dan Dampaknya terhadap Perekonomian” menjadi tema studium general Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) kali ini. Ritus yang selalu ada tiap tahun ini berlangsung di Audit I Kampus I UIN Walisongo dan dibatasi hanya untuk 60 mahasiswa. Jumat, (6/9/2019). Dihadiri Wakil Rektor I Mukhsin Jamil, Dekan FEBI Saefullah, dosen […]

  • Lebaran Tanpa Mudik

    Lebaran Tanpa Mudik

    • calendar_month Jum, 7 Jun 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 909
    • 0Komentar

    Bukan hanya baju baru, angpau, bingkisan, atau kue kering. Mudik juga salah satu prioritas yang dipersiapkan masyarakat Indonesia menjelang lebaran (Idul Fitri). Di mana tradisinya, para perantau baik yang bekerja maupun yang berjihad mencari ilmu berbondong-bondong pulang ke kampung halaman untuk menikmati lebaran bersama keluarga. Uniknya, boleh jadi hal ini hanya terjadi di Indonesia. Konon […]

  • FEBI Borong Dua Juara di Cabor Bulu Tangkis

    FEBI Borong Dua Juara di Cabor Bulu Tangkis

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 793
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Atlet ganda putra Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dari cabang olahraga (cabor) bulu tangkis berhasil memborong juara. Pertandingan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) UIN Walisongo Semarang. Rabu, (18/9/2019). Eko Ramadhan dan Iqbal Fakhoiron berhasil mengantongi juara dua ganda putra. Sedangkan ganda putri yang digawangi Siti Lailatul Rizqiyah dan Alfina Anggraeni meraih juara […]

  • Akmal Habib Ngaku Ngegas Sejak Awal untuk Kantongi IPK 3,97

    Akmal Habib Ngaku Ngegas Sejak Awal untuk Kantongi IPK 3,97

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 1.100
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Suasana pandemi Covid-19 bukan menjadi alasan UIN Walisongo Semarang untuk menggelar wisuda secara virtual. Dihadapkan dengan keterbatasan tatap muka membuat wisuda kali ini menggunakan model Face Tracking Animation yang ditayangkan di kanal youtube UIN Walisongo Semarang. Kamis (06/8/2020). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang menyebutkan adanya kategori skripsi terbaik tingkat universitas. Kali ini prestasi tersebut […]

  • Dakwah Via Desain Grafis

    Dakwah Via Desain Grafis

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 734
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pameran desain grafik muslim, jadi gaya dakwah baru di kota lumpia. Desain berwujud gambar berwarna-warni yang mengambarkan perintah-larangan bagi pemeluk agama islam ini, ditampilkan apik oleh Zaid dalam acara pameran Muslim Design community (MDC) (14/06/15) Acara yang digelar di sepanjang JL. Pahlawan Semarang ini, bermaksud menyampaikan dakwah lewat visual. Zaid sebagai desainer mengungkapkan, “cara […]

  • Narasi yang Hilang

    Narasi yang Hilang

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 627
    • 0Komentar

    Oleh : Pena Merah Awalnya hanya sebuah narasi Tetap saja seharusnya menjadi narasi Entah kenapa akhirnya tak menjadi sebuah narasi? Eungkin narasi itu telah usang Ataukah mungkin narasi itu telah hilang?   Menarasikan kisah melalui tulisan itu penting ! Tapi mengapa sampai tak menjadi sebuah narasi ? Lalu kemana kelincahan jari-jariku yang biasanya membabibuta diatas […]

expand_less