Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Sepucu Surat Untuk IAIN Walisongo Semarang

Sepucu Surat Untuk IAIN Walisongo Semarang

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 3 Nov 2014
  • visibility 705
  • comment 0 komentar

Kampus merupakan tempat yang sudah tak asing lagi dewasa ini, di mana kita melanjutkan pendidikan setelah kita menempuh perjalanan selama 12 tahun di bangku sekolah. Seakan kita membuka lembaran baru, disini kita mulai mengenal dunia pendidikan yang sesungguhnya, kita melihat cakrawala dunia yang cukup luas, dan kita genggam niat dengan erat demi mencapai kesusksesan. Salah satunya ialah IAIN WALISONGO Semarang, kampus hijau yang terletak di daerah Kecamatan Ngalian, Kota Semarang, Jawa Tengah. Terngiang suara yang tiada henti tentang konversi IAIN Walisongo menjadi UIN Walisongo, nama itu sangatlah istimewa bagi mahasiswa IAIN Walisongo Semarang pada umumnya. Pastinya menuju sebuah nama itu tentu prosesnya tidak mudah, walau dari kata yang asalnya empat huruf menjadi tiga huruf. Tetapi, dalam tiga huruf itu maknanya sangat-lah berarti bagi kita semua. UIN merupakan Universitas Islam Negeri (UIN) adalah integrasi keilmuan agama dan umum. Tak asing lagi mendengar beberapa kata bahwa bulan Oktober 2014 adalah bulan peresmian dimana IAIN Walisongo menjadi UIN Walisongo, namun patut diketahui perubahan tersebut tidak hanya dilihat dari jumlah mahasiswa dan prestasi mahasiswa saja, perlu dilihat pula kualitas kampus yang saat ini ditempati oleh kita semua. Misalnya disini yang perlu dibenahi lagi, mulai dari kebersihan lingkungan hingga kenyamanan serta kelancaran dalam menjalankan proses perkuliahan sehari-sehari, seusai menempati beberapa ruang kelas dibeberapa gedung kampus kita. Setidaknya masih terlihat banyak fasilitas yang bermasalah, tak hanya satu dua fasilitas yang perlu diperbaiki, baik itu lampu, proyektor, dan fasilitas lainnya. Mestinya, UIN Walisongo ini memiliki karakteristik tersendiri, ada semacam perbedaan khas dibanding Perguruan Tinggi Umum. Bahkan, tidak mesti sama dengan Universitas Islam sejenis yang sudah lama berkembang. Dengan hadirnya UIN, harus dapat memberikan banyak tawaran peran dan inovasi baru yang bagi mahasiswa. Dengan kata lain bahwa, kehadiran UIN harus berani tampil beda dibandingkan dengan universitas lain yang selama ini masih dalam kompetensi institusi keilmuan yang dapat dipertanggung jawabkan secara akademik dan moral. Berani tampil beda merupakan tantangan, sekaligus merupakan kesempatan mencari peluang baru, sehingga system baru akan terasa baru, barangkali selama ini belum berjalan dengan maksimal. Penulis berharap, melalui opini ini dapat menyalurkan opini public guna perhatikan penuh bagi para keluarga besar IAIN Walisongo, baik dari birokrasi maupun mahasiswa itu sendiri. Setidaknya kita dapat menjaga kebersihan dan fasilitas yang ada di kampus kita ini, khususnya. Sehingga, apa yang sudah termaktub dalam visi IAIN Walisongo yang berbunyi “Membangun budaya mutu yang mampu mengantarkan IAIN Walisongo menuju Universitas Riset Terdepan untuk Kemanusiaan dan Peradaban”, dan beberapa misi yang telah dipaparkan secara umum. Artikel ini merupakan gagasan kritis hasil pengamatan terhadap suasana kampus setiap harinya, dari sini penulis berharap kampus IAIN Walisongo sebelum berganti status menjadi UIN Walisongo, setidaknya menjadi sebuah perguruan tinggi pilihan yang dapat mengantarkan para mahasiswa menjadi generasi penerus bangsa yang berfikiran dan berwawasan luas serta berpedoman tinggi pada pemahaman Islam progresif.

 

Sumber : lpmjustisia.com

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuliah Sambil Bisnis, Siapa Takut?

    Kuliah Sambil Bisnis, Siapa Takut?

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 723
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Ketatnya persaingan ekonomi global pada saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pengusaha, terlebih mahasiswa. Apalagi pada tahun 2015 ini akan diberlakukan adanya pasar bebas ASEAN. Berkat ketekunan dan kreatifnya, Muhammad Ridlwan salah seorang mahasiswa UIN Walisongo Semarang saat ini sedang menekuni usaha propertinya. Meskipun saat ini Ridwan sedang menjalankan usaha, dia tidak melupakan […]

  • Pasca Unjuk Rasa, Suparman Bacakan Nota Jawaban

    Pasca Unjuk Rasa, Suparman Bacakan Nota Jawaban

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 591
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Suparman, selaku Wakil Rektor III membacakan Nota  Jawaban dihadapan massa terkait Nota Keberatan yang dilayangkan oleh Mandataris Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) Syarifudin Fahmi pada tanggal 5 Januari 2018. Nota Jawaban tersebut dibacakan setelah aksi demonstrasi  yang dilakukan oleh  Keluarga Besar Mahasiswa Walisongo (KBMW) di depan Gedung Rektorat UIN Walisongo Semarang. Jum’at, (12/01/2018). Dalam […]

  • Dakwah Via Desain Grafis

    Dakwah Via Desain Grafis

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 648
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pameran desain grafik muslim, jadi gaya dakwah baru di kota lumpia. Desain berwujud gambar berwarna-warni yang mengambarkan perintah-larangan bagi pemeluk agama islam ini, ditampilkan apik oleh Zaid dalam acara pameran Muslim Design community (MDC) (14/06/15) Acara yang digelar di sepanjang JL. Pahlawan Semarang ini, bermaksud menyampaikan dakwah lewat visual. Zaid sebagai desainer mengungkapkan, “cara […]

  • Resensi Film: Jangan Buang Ibu (2026) Realita Pahit di Balik Kesuksesan Anak

    Resensi Film: Jangan Buang Ibu (2026) Realita Pahit di Balik Kesuksesan Anak

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Identitas Film Judul: Jangan Buang Ibu Sutradara: Hadrah Daeng Ratu Penulis Naskah: Adaptasi dari novel “Jangan Buang Ibu, Nak” karya Wahyu Derapriyangga Tahun Rilis: 25 Juni 2026 Durasi: 112 Menit Genre: Drama Keluarga Pemeran Utama: Nirina Zubir, Refal Hady, Amanda Manopo             Tema keluarga selalu memiliki tempat khusus di hati penonton Indonesia. Namun, Jangan Buang […]

  • Keseimbangan Hidup

    Keseimbangan Hidup

    • calendar_month Jum, 8 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 691
    • 0Komentar

    Judul               : Hidup itu Harus Pintar Ngegas dan Ngerem Penulis             : Emha Ainun Nadjib Penerbit           : Noura Books Cetakan           : Kelima, September 2017 Halaman          : x + 230 halaman. ISBN               : 978-602-385-150-8 Peresensi         : Mukhammad Faridul Huda Buku karya Emha Ainun Najib (Cak Nun) ini merupakan buku yang tergolong ringan untuk dibaca dibanding buku-buku lain […]

  • JQH El-Fasya Gelar Seminar Sehari Yanbu’a

    JQH El-Fasya Gelar Seminar Sehari Yanbu’a

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 625
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Auditorium I Kampus I UIN Walisongo ramai dengan para peserta Seminar Sehari yang bertema “Metode Mengajar Baca Tulis dan Menghafal Al-Qur’an  Yanbu’a.” Minggu, (15/3/2015). Dalam acara tersebut, panitia sengaja mengundang K.H. Mc Ulil Albab Arwani sebagai pembicara utama. K.H. Mc Ulil Albab Arwani adalah pengasuh Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus). Kiai asal Kudus ini […]

expand_less