Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Perang Iran dan Bayang-bayang Ketidakpastian terhadap IHSG

Perang Iran dan Bayang-bayang Ketidakpastian terhadap IHSG

  • account_circle Redaktur LPM Invest
  • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
  • visibility 286
  • comment 0 komentar

Konflik geopolitik di Timur Tengah kembali menjadi sorotan dunia setelah meningkatnya ketegangan yang melibatkan Iran dan sejumlah negara lain. Peristiwa ini tidak hanya berdampak pada stabilitas politik global tetapi juga memengaruhi pasar keuangan internasional, termasuk pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebagai indikator utama kinerja pasar saham domestik menjadi salah satu instrumen yang sensitif terhadap perubahan sentimen global. Dalam konteks ini eskalasi konflik Iran menunjukkan bagaimana dinamika geopolitik dapat langsung tercermin dalam pergerakan pasar modal Indonesia.
Dalam beberapa periode terakhir ketegangan yang melibatkan Iran telah memicu reaksi negatif di pasar saham global dan domestik. IHSG tercatat mengalami penurunan ketika kekhawatiran investor terhadap konflik Timur Tengah meningkat. Dikutip data dari Antara News pada awal Maret 2026 IHSG ditutup melemah sekitar 0,96 persen ke level 7.939,77 seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik di kawasan tersebut (Antara News, 2026). Sentimen negatif ini muncul karena investor khawatir konflik akan mengganggu stabilitas ekonomi global serta pasokan energi dunia.
Salah satu faktor utama yang menghubungkan konflik Iran dengan pasar saham adalah harga minyak dunia. Ketika konflik meningkat harga minyak cenderung naik karena kekhawatiran terhadap gangguan pasokan. Kenaikan harga minyak tersebut dapat memicu inflasi dan meningkatkan ketidakpastian ekonomi global. Kondisi ini biasanya membuat investor lebih berhati-hati dan cenderung mengalihkan dana dari aset berisiko seperti saham ke aset yang dianggap lebih aman, seperti emas atau obligasi.
Dampak lain yang muncul adalah meningkatnya volatilitas di pasar keuangan. Dalam situasi konflik investor global sering mengambil langkah “risk-off” yaitu menarik dana dari pasar negara berkembang dan memindahkannya ke instrumen investasi yang lebih stabil. Arus keluar modal asing tersebut dapat menekan nilai tukar dan pasar saham di negara berkembang, termasuk Indonesia. Akibatnya, IHSG dapat mengalami tekanan jual yang menyebabkan penurunan indeks dalam jangka pendek.
Namun demikian, pengalaman historis menunjukkan bahwa dampak konflik geopolitik terhadap IHSG umumnya bersifat sementara. Beberapa studi pasar modal menunjukkan bahwa penurunan indeks akibat konflik di Timur Tengah biasanya hanya berlangsung dalam periode singkat sebelum pasar kembali stabil. Hal ini karena fundamental ekonomi domestik sering kali lebih berperan dalam menentukan arah pasar dalam jangka panjang. Dengan kata lain meskipun konflik Iran dapat menimbulkan gejolak, sementara pengaruhnya terhadap pasar saham Indonesia tidak selalu bersifat permanen.
Melihat kondisi tersebut dapat disimpulkan bahwa perang atau konflik yang melibatkan Iran memiliki potensi memberikan tekanan terhadap IHSG melalui jalur sentimen global, kenaikan harga minyak, serta perpindahan modal investor. Akan tetapi dampak tersebut cenderung bersifat jangka pendek dan sangat bergantung pada perkembangan situasi geopolitik serta kekuatan fundamental ekonomi Indonesia. Oleh karena itu stabilitas ekonomi domestik dan kebijakan pemerintah tetap menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan pasar modal Indonesia di tengah ketidakpastian global.

[Pengurus LPM Invest Periode 2025/2026]
  • Penulis: Redaktur LPM Invest

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DEBAT TERBUKA DEMA-U VS DEMA FSH TAHUN 2023 KIAN MEMANAS

    DEBAT TERBUKA DEMA-U VS DEMA FSH TAHUN 2023 KIAN MEMANAS

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 705
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Keluarga Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) menyelenggarakan Debat Terbuka pada Jumat, (22/9/2023) pukul 15.00-17.30 WIB di Landmark UIN Walisongo Semarang. Debat Terbuka tersebut merupakan forum pionir Aliansi Mahasiswa Walisongo (AMW) dan warga UIN Walisongo menggugat arah gerak DEMA-U (Universitas) dalam aturan pragmatis, politis, dan membebek pada kekuasaan. Adu gagasan ini dihadiri oleh Faris Balya selaku […]

  • Mandataris DEMA-U Luncurkan Nota Keberatan JKN-KIS

    Mandataris DEMA-U Luncurkan Nota Keberatan JKN-KIS

    • calendar_month Jum, 5 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 477
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Syarifudin Fahmi, selaku Mandataris Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA-U) 2018 meluncurkan Nota Keberatan atas Jaminan Kesehatan Nasional yang ditujukan  kepada pihak birokrasi UIN Walisongo Semarang. Jum’at, (5/01/2018). Peluncuran nota ini merupakan tindak lanjut pasca proses audiensi terkait penjelasan teknis JKN-KIS bagi mahasiswa UIN Walisongo bersama tim BPJS kota Semarang yang dilaksanakan di Ruang Sidang […]

  • Peringati Hari Buku Sedunia, Perpustakaan UIN Walisongo Gratiskan Denda Keterlambatan

    Peringati Hari Buku Sedunia, Perpustakaan UIN Walisongo Gratiskan Denda Keterlambatan

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 474
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Perpustakaan UIN Walisongo Semarang dalam memperingati Hari Buku Sedunia (World Book Day) mebebaskan denda bagi mahasiswa yang terlambat mengembalikan buku yang dipinjam. (23/4/2015). Banyak mahasiswa yang terlambat mengembalikan buku perpustakaan. Jika mereka mengembalikan pada hari ini, akan dibebaskan dari tanggungan denda telat pengembalian buku,  berapapun nominal dendanya. “Ada mahasiwa semester akhir yang mengembalikan buku […]

  • UIN Walisongo Semarang Eratkan Kerjasama dengan 23 Universitas dari China

    UIN Walisongo Semarang Eratkan Kerjasama dengan 23 Universitas dari China

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 610
    • 0Komentar

    lpminvest.com – UIN Walisongo Semarang melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) guna mempererat kerjasama dengan 23 universitas dari China. Acara yang bertajuk “Jianngsu Education Expo 2019” itu bertempat di Auditorium 2 kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Jum’at, (25/10/2019). ”Tujuan diadakannya Jiangsu Education Expo intinya adalah agar adanya hubungan dan kerjasama antara UIN Walisongo dengan universitas […]

  • Workshop Materi Online LPM Invest 2020 ‘Tiga Kunci Sukses Ini Jadi Penawarnya’

    Workshop Materi Online LPM Invest 2020 ‘Tiga Kunci Sukses Ini Jadi Penawarnya’

    • calendar_month Jum, 6 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 457
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Ayoh dek segera  join link, acara segera dimulai,” kurang lebih seperti itu kata-kata mutiara panitia acara di organisasi manapun termasuk Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang. Panitia, peserta dan pemateri workshop materi murni berjarak dengan mengandalkan platform Google Meet. Jumat, (6/11/2020). Mengusung tema Menumbuhkan Inovasi Insan […]

  • Guna Menghemat Dana Pemerintah, UIN Walisongo Gunakan Tenaga Out Sourching

    Guna Menghemat Dana Pemerintah, UIN Walisongo Gunakan Tenaga Out Sourching

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 420
    • 0Komentar

    lpmInvest-Mulai tanggal 01 Juni 2015, Semua tenaga keamanan atau satpam yang ada di UIN Walisongo secara serentak berganti dengan yang baru. Banyak yang bertanya tanya mengenai kebijakan tersebut, apalagi setelah melihat beberapa satpam yang dulu  kini beralih profesi. Satpam tersebut berjumlah dua puluh tujuh orang, diantaranya tiga belas satpam yang telah menjadi  pegawai negeri (PNS) […]

expand_less