Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Karya Tesis Nisa, Angkat Judul Mengenai Difabel Bisa Berkarya Lewat Batik Ciprat

Karya Tesis Nisa, Angkat Judul Mengenai Difabel Bisa Berkarya Lewat Batik Ciprat

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
  • visibility 245
  • comment 0 komentar

lpminvest.com– Nisa Aulia Ningsih mahasiswi dari Tegal merupakan wisudawati terbaik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) pada program pasca sarjana S2 jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Nisa memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3.84 ketika diumumkan pada sidang Senat Terbuka di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang pada Sabtu, (02/11/2024).

Tesis yang diangkat berjudul “Representasi Batik Ciprat Sebagai Identitas Kaum Difabel di Kabupaten Tegal”. Nisa menyampaikan alasan pemilihan judul tesisnya.

“Saya suka sekali dengan sesuatu yang berhubungan dengan seni atau budaya, nah berhubung saya masuk di komunikasi dan saya juga suka dengan batik. Jadi saya berusaha untuk mengkomunikasikan bahwa ini loh ada yang mampu berkarya di tengah keterbatasan,” ungkap Nisa.

Melalui karyanya ini, ia ingin mengubah pandangan masyarakat yang seringkali meremehkan kemampuan kaum difabel. Ia juga menjelaskan bahwa batik ciprat memiliki ciri khas pada pola cipratannya. Bukan hanya sekedar karya seni, tetapi juga menjadi simbol identitas dan kreativitas kaum difabel.

Dengan memakai batik ciprat, seseorang secara tidak langsung menyatakan dukungannya terhadap karya-karya yang dihasilkan kaum difabel.

“Saya ingin menunjukkan bahwa kaum difabel itu bisa berkarya dan punya potensi yang luar biasa, batik ciprat ini adalah bukti nyata bahwa kita semua punya hak untuk berkarya dan berkreasi,” Ujar Nisa.

Nisa menceritakan tantangan yang dihadapinya selama menjalani kuliah. Saat penelitian, ia harus bolak-balik dari Tegal ke Semarang, serta membagi waktunya antara kuliah dan kerja. Sebelumnya Nisa merupakan lulusan S1 di jurusan Pengembangan Masyarakat Islam.

Nisa menyatakan bahwa motivasi hanyalah omong kosong.

“Sebenarnya motivasi itu mungkin untuk sebagian orang hanyalah omong kosong, tapi ada manfaatnya juga. Dan saya juga sebenernya bukan tipe orang yang suka motivasi-motivasi, tapi lebih ke realistis aja. Kalau kalian pengen bisa, ya jangan ngomong gak bisa dulu, harusnya coba aja dulu. Kalian itu sebenarnya bisa gitu loh, cuman males aja,” ujarnya.

Ia merasa bangga atas pencapaiannya karena telah berhasil menyelesaikan program pasca sarjana S2 dengan pujian wisudawan fakultas terbaik.

Mahasiswa Prodi Ekonomi Islam menyampaikan pendapat mengenai judul tesis yang diangkat oleh Nisa.

“Menurutku sangat bagus dan mengapresiasi, karena sangat jarang ada mahasiswa yang mengangkat judul tesis mengenai kaum difabel,” ujar Aldi. Dian, Wulan, Dala_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Bertahan Hidup Bagi Pengusaha di Tengah Pandemi Corona

    Tips Bertahan Hidup Bagi Pengusaha di Tengah Pandemi Corona

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Aktivitas ekonomi tidak luput dari dampak penyebaran virus corona yang dari hari ke hari semakin mengkhawatrikan. Akibatnya, banyak pengusaha terancam gulung tikar karena omzet berkurang drastis. Hari ini dunia ditempa musibah virus bernama Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Wabah penyakit yang berasal dari Wuhan, Cina ini sekarang sudah merebak ke seluruh dunia. Menurut data dari […]

  • Langkah kecil Menuju Mimpi

    Langkah kecil Menuju Mimpi

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Oleh : Miftakhu Rozaq Di sebuah desa kecil, tinggal seorang pemuda bernama Arif. Ia dikenal sebagai sosok yang rajin dan penuh semangat meski hidup dalam keterbatasan. Ayahnya bekerja sebagai buruh tani, sedangkan ibunya hanya menjual gorengan di pinggir jalan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Arif punya satu mimpi besar: menjadi seorang pengusaha sukses dan membantu keluarganya […]

  • Kedua Kalinya, EBI Sport Adakan Turnamen Futsal

    Kedua Kalinya, EBI Sport Adakan Turnamen Futsal

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 175
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) UIN Walisongo Semarang, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) EBI Sport Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) UIN Walisongo untuk kedua kalinya mengadakan event turnamen futsal FEBI CUP. Turnamen futsal ini diselenggarakan bagi FE/FEB/FEBI se-Pulau Jawa dan Bali. Senin, (4/11/2019). “Ini merupakan event lanjutan dari tahun sebelumnya. Tapi pada tahun […]

  • DEMA PTKIN  Seluruh Indonesia Gelar Petisi Kejelasan Sistem Perkuliahan Daring dan Layanan Free Acces, Berikut Isinya

    DEMA PTKIN  Seluruh Indonesia Gelar Petisi Kejelasan Sistem Perkuliahan Daring dan Layanan Free Acces, Berikut Isinya

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Yth : 1. Menteri Agama RI 2. Dirjen Pendis 3. Forum Rektor PTKIN Se Indonesia     Assalamualaikum wr. wb   SURAT TERBUKA DEWAN EKSEKUTIF MAHASISWA PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI SELURUH INDONESIA  A. DASAR Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 657/03/2020 Tentang Upaya Pencegahan Penyebaran COVID 19 di Lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Terkait […]

  • Enam Tips Atasi Penyakit Insecure

    Enam Tips Atasi Penyakit Insecure

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 176
    • 0Komentar

      Mengingatkan salah satu iklan kartu provider 3 Indie+ pada tahun 2013 silam, dalam iklan tersebut diperagakan oleh beberapa anak kecil menceritakan permasalahan yang dialami oleh orang dewasa dan dibagian akhir iklan tersebut ada seorang anak yang mengatakan bahwa “ Jadi orang gede menyenangkan, tapi susah dijalanin ,“ lantas hal tersebutlah yang menjadi realita anak […]

  • Anakku di Tanganku

    Anakku di Tanganku

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Suara takbir pertama Ramadhan menggema dengan indahnya, pukulan demi pukulan beduk beriringan seirama, langit pun bersih bertemankan bintang di sekelilingnya. Tetapi tidak denganku, nafasku sesak, lidahku kaku, mataku bengkak karena lelah menangis.  Aku tak bisa menerima kenyataan Syahrizal suamiku meninggalkanku di bulan Ramadhan yang baru saja menyapa, setelah mobil menabraknya saat akan pulang dari masjid. […]

expand_less