Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Asal Muasal Musik dan Eksistensinya di Tengah Pandemi

Asal Muasal Musik dan Eksistensinya di Tengah Pandemi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 27 Jun 2020
  • visibility 612
  • comment 0 komentar
Oleh: Dwi Ari A. Sumber gambar : depositphotos.com

Oleh: Dwi Ari A.
Sumber gambar : depositphotos.com

Aku pernah sejenak ikut berdiri di kerumunan ribuan pasang kaki hanya untuk menikmati alunan syair yang berirama. Meskipun di kampus yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag), tapi seni tetaplah mengalir tanpa batasan. Musik itu universal, mampu menyatukan berbagai golongan serta diterima oleh pasang telinga dimanapun.

Sopo sing kuat nandhang kahanan, sopo sing ora kroso kelangan, ditinggal pas sayang-sayange, pas lagi jeru-jerune, koe milih dalan liyane.

Potongan lirik di atas semoga tidak menggambarkan hati sobat di tengah pandemi, hihi. Kenagan sing wis tak lakoni, tak simpen ning njero ati. Jangan sengaja melupakan kenangan, apalagi ukiran sejarah yang menjadi cikal bakal sebuah musik. Dalam bidang musik, sejarah peradaban Islam mencatat ada nama yang popular di dalamnya yaitu Abu Yusuf Yaqub Ibn Ishaq as-Sabbah al-Kindi (801 M- 873 M) dan Nasir Muhammad bin al-Farakh al-Farabi (870 M-950 M).

Banyak karya yang sudah diciptakan oleh al-Kindi antara lain di bidang metafisika, logika, matematika, fisika, astrologi, psikologi, musik, dan lainnya. Kindi diyakini sebagai tokoh musik pertama dengan teorinya yang membahas tentang konotasi kosmologikal musik. Dalam laman republika.com disebut bahwa al-Kindi memanfaatkan music sebagai media terapi untuk menghilangkan penyakit. Ada 15 karya, dan salah satu yang terkenal yaitu berjudul  musiq.

Lain hal dengan al-Farabi yang mengabadikan pengetahuannya dalam kitab khusus berjudul Kitabu al-Musiq al-Kabir. Kitab ini membahas tentang sistem pitc atau tinggi rendah nada dalam suatu bunyi dan getaran yang dihasilkan oleh instrument maupun suara manusia. Pembahasan dalam kitab yang tidak kalah penting yakni terkait daya magic music yang mampu memengaruhi dan mengendalikan aktivitas pendengar. Misal ketika musik dengan lantunan nada sedih maka pendengar secara tidak sadar akan turut merasakan kesedihan.

Di Indonesia, musik masuk dalam bagian industri kreatif yang peranannya menduduki posisi signifikan. Data dari Departemen Perdagangan Republik Indonesia dalam agenda Konvensi Pengembangan Ekonomi Kreatif 2009-2015 yang diselenggarakan pada Pekan Budaya Indonesia 2008 disebutkan bahwa kontribusi ekonomi kreatif 6,3 persen Produk Domestik Bruto (PDB) atau senilai Rp 104,73 T.

Di tengah pandemi, mungkin kita cukup hiburan dengan bermain game, mendengarkan musik, dan menonton film. Lalu, bagaimana nasib mereka yang selama ini berada di balik layar? Bagaimana mereka menjalankan industri hiburan agar tetap kreatif, sedangkan social distancing menghantui setiap langkah? Ketika membicarakan bidang musik, tentu para musisi Indonesia kehilangan sumber pendapatan ratusan juta yang biasa mengalir ketika mereka menghibur di atas panggung. Keadaan seperti ini akan menuntut para musisi semakin kreatif untuk memperoleh pendapatan, baik dengan cara menggelar konser melalui facebook ataupun instagram lalu tip via aplikasi layanan kirim uang seperti venom atau quickpay.

Segala yang ada di bumi termasuk musik, memiliki manfaat seperti yang ditegaskan oleh kedua tokoh, yakni bukan hanya sekedar hiburan. Namun sekarang ini, musik lebih identik dengan seni hiburan yang memiliki nilai ekonomis. Bahkan banyak tercipta lapangan pekerjaan yang sering kita temui di media sosial, meng-cover lagu salah satunya. Namun lagu asli tetap terbaik, karena ada nilai-nilai kreatif dalam proses pembuatannya. Tetap semangat berkarya di industri kreatif, karena ide tergolong ekslusif untuk ditiru.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayah Pahlawan Tanpa Sejata

    Ayah Pahlawan Tanpa Sejata

    • calendar_month Jum, 22 Mar 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 831
    • 0Komentar

    Judul : Ayah Penerbit : Republika Penerbit Penulis : Irfan Hamka Tahun terbit : 2013 Tebal : 291 Halaman ISBN : 978-602-8997-71-3 Peresensi : Nabila Rahmania Buku “Ayah” karya Buya Hamka merupakan sebuah karya sastra yang menggugah dan memukau. Dalam buku ini, Buya Hamka menggambarkan hubungan yang mendalam antara seorang ayah dan anak-anaknya melalui berbagai […]

  • Ciptakan Aplikasi, Hafidh Sandang Skripsi Terbaik Universitas

    Ciptakan Aplikasi, Hafidh Sandang Skripsi Terbaik Universitas

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 494
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Ciptakan aplikasi yang bisa diakses di android, Hafidh Hidayatullah berhasil menjadi wisudawan dengan skripsi terbaik tingkat UIN Walisongo Semarang.  Predikat ini diraih oleh Hafidh Hidayatullah, wisudawan  Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) dengan judul skripsi Aplikasi Android Hisab Awal Bulan Kamariyah dengan Metode Kitab Al Khulasah Al Wafiyah. “Aplikasi yang nantinya bisa dinikmati secara offline ini sudah […]

  • Alchemy of Souls (Season 1)

    Alchemy of Souls (Season 1)

    • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 2.428
    • 0Komentar

    Identitas Film Judul                  : Alchemy of Souls (Season 1) Genre                 : Fantasy, Romance, Historical, Action Durasi                : 20 episode (sekitar 60–80 menit per episode) Sutradara           : Park Joon-hwa Penulis  […]

  • Penampilan 30 Orda Ramaikan Parade Budaya PBAK 2019

    Penampilan 30 Orda Ramaikan Parade Budaya PBAK 2019

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 526
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Parade budaya lagi-lagi mewarnai acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Walisongo. Parade budaya yang turut memeriahkan acara prosesi penerimaan mahasiswa baru (maba-red) sejak tiga tahun terakhir ini sebagai ajang pengenalan budaya-budaya daerah yang ada di Indonesia dari berbagai daerahnya mahasiswa UIN Walisongo. Peserta yang tampil pada arak-arakan budaya tersebut merupakan mahasiswa dari […]

  • Ketua HMJ Hukum Pidana Islam; Akademik menjadi Faktor Mahasiswa Minim Berorganisasi

    Ketua HMJ Hukum Pidana Islam; Akademik menjadi Faktor Mahasiswa Minim Berorganisasi

    • calendar_month Rab, 13 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 588
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Salah satu rangkaian acara Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemilwa) UIN Walisongo Semarang adalah pelaksanaan debat kandidat. Debat kandidat ini dilaksanakan serentak  di delapan fakultas. Rabu, (13/12/2017). Di tengah lalu lalang mahasiswa, debat kandidat calon ketua lembaga intra Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) berlangsung di pelataran Kantor […]

  • Bareo Casino Bonussen voor Bestaande Spelers

    Bareo Casino Bonussen voor Bestaande Spelers

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Key facts: Min deposit 10 | Wagering 37x | Avg RTP 96.3% | Payouts 23-47h | 1,840 games Bareo Casino heeft een scala aan bonussen voor bestaande spelers, maar veel mensen maken fouten bij het benutten van deze aanbiedingen. Hieronder bespreken we enkele veelvoorkomende misverstanden en hoe u het beter kunt doen. 1. Denken dat […]

expand_less