Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Asal Muasal Musik dan Eksistensinya di Tengah Pandemi

Asal Muasal Musik dan Eksistensinya di Tengah Pandemi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 27 Jun 2020
  • visibility 428
  • comment 0 komentar
Oleh: Dwi Ari A. Sumber gambar : depositphotos.com

Oleh: Dwi Ari A.
Sumber gambar : depositphotos.com

Aku pernah sejenak ikut berdiri di kerumunan ribuan pasang kaki hanya untuk menikmati alunan syair yang berirama. Meskipun di kampus yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag), tapi seni tetaplah mengalir tanpa batasan. Musik itu universal, mampu menyatukan berbagai golongan serta diterima oleh pasang telinga dimanapun.

Sopo sing kuat nandhang kahanan, sopo sing ora kroso kelangan, ditinggal pas sayang-sayange, pas lagi jeru-jerune, koe milih dalan liyane.

Potongan lirik di atas semoga tidak menggambarkan hati sobat di tengah pandemi, hihi. Kenagan sing wis tak lakoni, tak simpen ning njero ati. Jangan sengaja melupakan kenangan, apalagi ukiran sejarah yang menjadi cikal bakal sebuah musik. Dalam bidang musik, sejarah peradaban Islam mencatat ada nama yang popular di dalamnya yaitu Abu Yusuf Yaqub Ibn Ishaq as-Sabbah al-Kindi (801 M- 873 M) dan Nasir Muhammad bin al-Farakh al-Farabi (870 M-950 M).

Banyak karya yang sudah diciptakan oleh al-Kindi antara lain di bidang metafisika, logika, matematika, fisika, astrologi, psikologi, musik, dan lainnya. Kindi diyakini sebagai tokoh musik pertama dengan teorinya yang membahas tentang konotasi kosmologikal musik. Dalam laman republika.com disebut bahwa al-Kindi memanfaatkan music sebagai media terapi untuk menghilangkan penyakit. Ada 15 karya, dan salah satu yang terkenal yaitu berjudul  musiq.

Lain hal dengan al-Farabi yang mengabadikan pengetahuannya dalam kitab khusus berjudul Kitabu al-Musiq al-Kabir. Kitab ini membahas tentang sistem pitc atau tinggi rendah nada dalam suatu bunyi dan getaran yang dihasilkan oleh instrument maupun suara manusia. Pembahasan dalam kitab yang tidak kalah penting yakni terkait daya magic music yang mampu memengaruhi dan mengendalikan aktivitas pendengar. Misal ketika musik dengan lantunan nada sedih maka pendengar secara tidak sadar akan turut merasakan kesedihan.

Di Indonesia, musik masuk dalam bagian industri kreatif yang peranannya menduduki posisi signifikan. Data dari Departemen Perdagangan Republik Indonesia dalam agenda Konvensi Pengembangan Ekonomi Kreatif 2009-2015 yang diselenggarakan pada Pekan Budaya Indonesia 2008 disebutkan bahwa kontribusi ekonomi kreatif 6,3 persen Produk Domestik Bruto (PDB) atau senilai Rp 104,73 T.

Di tengah pandemi, mungkin kita cukup hiburan dengan bermain game, mendengarkan musik, dan menonton film. Lalu, bagaimana nasib mereka yang selama ini berada di balik layar? Bagaimana mereka menjalankan industri hiburan agar tetap kreatif, sedangkan social distancing menghantui setiap langkah? Ketika membicarakan bidang musik, tentu para musisi Indonesia kehilangan sumber pendapatan ratusan juta yang biasa mengalir ketika mereka menghibur di atas panggung. Keadaan seperti ini akan menuntut para musisi semakin kreatif untuk memperoleh pendapatan, baik dengan cara menggelar konser melalui facebook ataupun instagram lalu tip via aplikasi layanan kirim uang seperti venom atau quickpay.

Segala yang ada di bumi termasuk musik, memiliki manfaat seperti yang ditegaskan oleh kedua tokoh, yakni bukan hanya sekedar hiburan. Namun sekarang ini, musik lebih identik dengan seni hiburan yang memiliki nilai ekonomis. Bahkan banyak tercipta lapangan pekerjaan yang sering kita temui di media sosial, meng-cover lagu salah satunya. Namun lagu asli tetap terbaik, karena ada nilai-nilai kreatif dalam proses pembuatannya. Tetap semangat berkarya di industri kreatif, karena ide tergolong ekslusif untuk ditiru.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wadahi Gagasan Mahasiswa Lewat NEC 2019

    Wadahi Gagasan Mahasiswa Lewat NEC 2019

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 391
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Guna memberi wadah mahasiswa dalam menyalurkan gagasan dan pemikirannya, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan National Essay Competition (NEC) 2019, bertema Peran Mahasiswa dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. Hasna Aulia, Pimpinan Umum LPM Invest menuturkan bahwa NEC 2019 merupakan follow up dari Pelatihan Menulis […]

  • Lemang Siarang; Kelezatan dan Simbol Kerukunan Masyarakat Sumatra

    Lemang Siarang; Kelezatan dan Simbol Kerukunan Masyarakat Sumatra

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 733
    • 0Komentar

    Kita sudah sering mendengar bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya. Benar, bukan hanya kaya akan alamnya yang indah, kebudayaan, suku, dan bahasa yang beragam. Tapi makanan khas daerahnya pun terkenal kelezatannya bahkan diakui dunia. Sebagaimana yang dilansir dari m.detik.com bahwa tiga masakan Indonesia masuk dalam 50 daftar makanan terenak di dunia versi CNN periode 2017, […]

  • FEBI Championship 2023; Ajang Mencari Bakat Sport Siswa

    FEBI Championship 2023; Ajang Mencari Bakat Sport Siswa

    • calendar_month Sel, 9 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 463
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  EBI (Ekonomi dan Bisnis Islam) Sport kembali mengadakan acara FEBI (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam) Championship di tahun ini, dimulai dengan pembukaan pada Jumat, (05/04/2023) di Audit 1 Kampus 1 UIN Walisongo. FEBI Championship merupakan ajang turnamen olahraga antar SMA/SLTA sederajat tingkat Provinsi Jawa Tengah. Tujuan mengadakan FEBI Championship adalah untuk membangun silaturahmi antar […]

  • Wisuda Gabungan Tahun 2022, UIN Walisongo Meluluskan 544 Wisudawan

    Wisuda Gabungan Tahun 2022, UIN Walisongo Meluluskan 544 Wisudawan

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 483
    • 0Komentar

    lpminvest.com– UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan proses wisuda bagi lulusan Doktor (S3), Magister (S2) dan Sarjana (S1) periode Mei 2022 pada hari Selasa (24/5/2022). Wisuda kali ini diselenggarakan secara full offline di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo. Rektor UIN Walisongo Semarang, Imam Taufiq dalam pidato sambutannya menginformasikan tentang kuliah tatap muka pasca Idul Fitri. “Semester […]

  • Satu-satunya delegasi FPK, Muna Mampu Raih Juara

    Satu-satunya delegasi FPK, Muna Mampu Raih Juara

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 384
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Lana Yusriatul Muna, gadis bersuara emas asal Semarang berhasil meraih juara satu cabang lomba Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) di hari terakhir Orsenik 2019. Jum’at, (20/9/2019). Dengan nilai 98 ia berhasil mengalahkan 14 peserta lain dari berbagai fakultas di UIN Walisongo. Uniknya, delegasi dari Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) ini menjelaskan bahwa ia adalah delegasi […]

  • Menumbuhkan Tanggung Jawab GENWA melalui Resitasi

    Menumbuhkan Tanggung Jawab GENWA melalui Resitasi

    • calendar_month Jum, 25 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 425
    • 0Komentar

    lpminvest.com-Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Walisongo tahun 2017 telah selesai. Dalam upacara penutupan tersebut panitia memberi penghargaan kepada belasan mahasiswa yang artikelnya masuk dalam kategori terbaik. Kamis, (24/08/2017). Ratih, mahasiswi jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, menyambut baik dengan diadakannya resitasi ini.  “Saya sama sekali tidak keberatan ketika disuruh membuat artikel. […]

expand_less