Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Tagar UIN Walisongo Melawan, Bentuk Aksi di Tengah Pandemi

Tagar UIN Walisongo Melawan, Bentuk Aksi di Tengah Pandemi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 18 Jun 2020
  • visibility 297
  • comment 0 komentar
Sumber : Twitter

Sumber : Twitter

lpminvest.com- Kamis, (18/6/2020) jagat twitter dihebohkan dengan tagar UIN Walisongo Melawan. Tagar ini terus ditulis oleh mahasiswa UIN Walisongo Semarang sebagai bentuk aksi di tengah pandemi seperti ini. Keadaan pandemi covid-19 yang mengharuskan kegiatan kerja, ibadah, dan kuliah di rumah saja ini bukan menjadi hambatan untuk menyuarakan aspirasi. Terbukti, banyak sekali yang menaikkan tagar tersebut di twitter bahkan yang bukan mahasiswa UIN Walisongo pun ikut menyuarakannya.

Adanya surat edaran Nomor 2460/Un.10.0/R/PP.06/06/2020 tentang Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) atas Dampak Bencana Wabah Covid-19. Tuntutan pengurangan UKT sebesar 50% menjadi hal yang keras disuarakan. Mahasiswa keberatan membayar UKT sesuai dengan yang semestinya mengingat keadaan ekonomi di tengah pandemi covid-19 ini sedang tidak baik-baik saja. Kampus sudah menawarkan penurunan UKT berdasarkan surat keputusan tersebut, namun dengan prosedur yang dirasa sangat ribet bagi mahasiswa. Tidak heran, dengan memakai maskerpun mahasiwa tetap turun ke jalan untuk melakukan aksi.

Dalam surat, tertulis pengurangan maksimal 10% serta dengan prosedur yang panjang. Beberapa tuntutan yang disuarakan ketika aksi di depan Gedung Rektorat, diantaranya: pertama, pengurangan UKT untuk semua mahasiswa sebesar 50%.

Kedua, dispensasi UKT berupa pembayaran dengan cara dicicil bagi yang mengajukan, dengan syarat (Surat permohonan sesuai template, KTM, KTP orang tua, Kartu Keluarga (KK), surat pernyataan tidak menerima beasiswa, surat rekomendasi Ormawa.

Ketiga, Bagi yang sudah menyelesaikan pembayaran UKT sebanyak 8 kali, maka hanya membayar SPP. Keempat, bagi yang sudah mengerjakan skripsi hingga bab 4, maka UKT gratis. Dibuktikan dengan ACC dosen pembimbing. Kelima, kejelasan pemenuhan UKT golongan 1 sebanyak 5% dan UKT golongan 2 sebanyak 20%.

Poin tambahan yang disuarakan dalam kesempatan yaitu terkait kejelasan kegiatan PPL dan KKL serta mekanisme kegiatan pengganti. Terakhir yaitu menuntut kejelasan pembelajaran untuk semester depan. Nabilla_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukti Kerja Keras Dan Pantang Menyerah Menjadikan Andika  Wisudawan Terbaik

    Bukti Kerja Keras Dan Pantang Menyerah Menjadikan Andika  Wisudawan Terbaik

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 383
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Andika Iswara mahasiswa yang berasal dari Demak berhasil menjadi salah satu wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) program studi Ekonomi Islam (EI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dengan memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95. Acara ini diselenggarakan di Auditorium 2 Kampus UIN Walisongo Semarang pada Sabtu (08/02/2025). Andika menyatakan sebelum diterima […]

  • Peristiwa Kelam Namun Terlupakan

    Peristiwa Kelam Namun Terlupakan

    • calendar_month Sab, 13 Des 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 420
    • 0Komentar

    lpminvest.com -Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA-red) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan diskusi dan bedah film, film yang dibedah kali ini adalah film yang berjudul The Look of Silence atau Senyap. Rabu, (10/12). Acara dilaksanakan di gedung American Corner lantai 2 perpustakaan UIN Walisongo. Siham yang juga sebagai Presiden mahasiswa UIN Walisongo mengungkapkan, bahwa tidak semua civitas akademika […]

  • Perkembangan Industri Halal di Indonesia: Peluang Besar di Tengah Tantangan Global

    Perkembangan Industri Halal di Indonesia: Peluang Besar di Tengah Tantangan Global

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Oleh: Miftakhu Rozaq Industri halal saat ini menjadi salah satu sektor yang berkembang pesat dan banyak diperbincangkan, baik di tingkat nasional maupun global. Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia memiliki peluang yang sangat besar untuk menjadi pusat industri halal dunia. Hal ini menjadikan industri halal sebagai topik yang masih hangat dan […]

  • Rektor Baru Sambut Maba 2019, Ini Wejangan yang Disampaikan

    Rektor Baru Sambut Maba 2019, Ini Wejangan yang Disampaikan

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 270
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pada pembukaan acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2019, rektor baru UIN Walisongo Semarang Imam Taufiq menyambut dan mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru (maba) UIN Walisongo 2019. Pada kesempatan itu, Imam Taufik juga memberikan wejangan-wejangan kepada maba 2019. “Selamat kepada 4.419 mahasiswa baru, selamat datang di kampus untuk kemanusiaan dan peradaban,” ucapnya […]

  • Pelepasan Calon Wisudawan FEBI; 153 Orang Siap Hadapi Langkah Selanjutnya

    Pelepasan Calon Wisudawan FEBI; 153 Orang Siap Hadapi Langkah Selanjutnya

    • calendar_month Sel, 7 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 275
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah (FEBI) UIN Walisongo selenggarakan Pelepasan Calon Wisudawan pada Selasa (07/02/2023) di Merapi Hall, Hotel Grasia Semarang. Pelepasan calon wisudawan fakultas ke-24 itu dihadiri oleh Petinggi Fakultas dan Kepala Jurusan (Kajur) dari masing-masing jurusan yang ada di FEBI serta wisudawan yang hari ini akan dilepas. Acara tersebut berjalan secara hikmat […]

  • Cahaya di Tengah Mendung, Part 2

    Cahaya di Tengah Mendung, Part 2

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 270
    • 0Komentar

    “Om, kapan-kapan main lagi yuk.” “Kalau Om sedih ke halaman aja, tiap sore kita main di sana.” “Kita pulang dulu ya, Om.” Aku melambai ringan membalas tiga anak yang sekarang berpamitan itu. Raut bahagia tercetak jelas di wajah mereka, bahkan menular sesaat padaku. Ternyata mereka tinggal di lantai yang berbeda, untuk itu aku membiarkan ketiga […]

expand_less