Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Tagar UIN Walisongo Melawan, Bentuk Aksi di Tengah Pandemi

Tagar UIN Walisongo Melawan, Bentuk Aksi di Tengah Pandemi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 18 Jun 2020
  • visibility 432
  • comment 0 komentar
Sumber : Twitter

Sumber : Twitter

lpminvest.com- Kamis, (18/6/2020) jagat twitter dihebohkan dengan tagar UIN Walisongo Melawan. Tagar ini terus ditulis oleh mahasiswa UIN Walisongo Semarang sebagai bentuk aksi di tengah pandemi seperti ini. Keadaan pandemi covid-19 yang mengharuskan kegiatan kerja, ibadah, dan kuliah di rumah saja ini bukan menjadi hambatan untuk menyuarakan aspirasi. Terbukti, banyak sekali yang menaikkan tagar tersebut di twitter bahkan yang bukan mahasiswa UIN Walisongo pun ikut menyuarakannya.

Adanya surat edaran Nomor 2460/Un.10.0/R/PP.06/06/2020 tentang Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) atas Dampak Bencana Wabah Covid-19. Tuntutan pengurangan UKT sebesar 50% menjadi hal yang keras disuarakan. Mahasiswa keberatan membayar UKT sesuai dengan yang semestinya mengingat keadaan ekonomi di tengah pandemi covid-19 ini sedang tidak baik-baik saja. Kampus sudah menawarkan penurunan UKT berdasarkan surat keputusan tersebut, namun dengan prosedur yang dirasa sangat ribet bagi mahasiswa. Tidak heran, dengan memakai maskerpun mahasiwa tetap turun ke jalan untuk melakukan aksi.

Dalam surat, tertulis pengurangan maksimal 10% serta dengan prosedur yang panjang. Beberapa tuntutan yang disuarakan ketika aksi di depan Gedung Rektorat, diantaranya: pertama, pengurangan UKT untuk semua mahasiswa sebesar 50%.

Kedua, dispensasi UKT berupa pembayaran dengan cara dicicil bagi yang mengajukan, dengan syarat (Surat permohonan sesuai template, KTM, KTP orang tua, Kartu Keluarga (KK), surat pernyataan tidak menerima beasiswa, surat rekomendasi Ormawa.

Ketiga, Bagi yang sudah menyelesaikan pembayaran UKT sebanyak 8 kali, maka hanya membayar SPP. Keempat, bagi yang sudah mengerjakan skripsi hingga bab 4, maka UKT gratis. Dibuktikan dengan ACC dosen pembimbing. Kelima, kejelasan pemenuhan UKT golongan 1 sebanyak 5% dan UKT golongan 2 sebanyak 20%.

Poin tambahan yang disuarakan dalam kesempatan yaitu terkait kejelasan kegiatan PPL dan KKL serta mekanisme kegiatan pengganti. Terakhir yaitu menuntut kejelasan pembelajaran untuk semester depan. Nabilla_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa KKN Kelompok 17 UIN Walisongo Salurkan 300 Face Shields ke TPQ

    Mahasiswa KKN Kelompok 17 UIN Walisongo Salurkan 300 Face Shields ke TPQ

    • calendar_month Ming, 18 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 376
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Bagi mahasiswa KKN yang ada program kerja berbagi face shield ataupun masker, bisa menghubungi pihak Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo untuk proses pengambilan,” ungkap Ratna Muthia selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok KKN Reguler dari Rumah Angkatan 75. “Anggota kelompok 17 tersebar di enam kabupaten yaitu Kabupaten Semarang, Pati, Blora, Kudus, […]

  • LKS BMh : Gen Z Membatik? Why Not

    LKS BMh : Gen Z Membatik? Why Not

    • calendar_month Ming, 20 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 437
    • 0Komentar

    lpmInvest.com-Lembaga Kesejahteraan Sosial Berbasis Mahasiswa ( LKS BMh) Provinsi Jawa Tengah gelar Pelantikan dan Pengukuhan Kepengurusan Anggota periode 2022-2024 sekaligus pelatihan membatik pada Ahad ( 20/11/2022) di Balai Kota Semarang. Pembukaan acara dimulai pada pukul 09.06 WIB, acara kali ini dibuka dengan tarian dari anak-anak berkebutuhan khusus, dilanjutkan dengan sambutan oleh Iswar Aminudin selaku Sekretaris […]

  • Puisi Untuk Ibu

    Puisi Untuk Ibu

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Oleh: Dyah Naf’ul Ummah Ibu, aku tak sepenuhnya mengerti tentangmu Tak sepenuhnya ingat akan kasihmu Bahkan aku tak pernah memahami Semua perjuangan untuk aku, anakmu Ibu, kutuliskan beberapa bait puisi ini untukmu Hanya rangkaian kata sederhana Dengan harapan penggugur rindu Di kala senja Dan penenang hati di kala lara Ibu, aku tahu Takdir telah memisahkan […]

  • Atlet Silat FEBI Terpaksa Dilarikan ke Rumah Sakit Karena Insiden Ini

    Atlet Silat FEBI Terpaksa Dilarikan ke Rumah Sakit Karena Insiden Ini

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 348
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Cabang olahraga (cabor) pencak silat putra berlangsung alot antar peserta. Cabor yang dipertandingkan di hari kedua Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) 2019 itu bahkan sempat menimbulkan kegaduhan antara pihak suporter dan panitia. Kamis, (20/9/2019). Kegaduhan bermula saat atlet pencak silat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Movico Eka Candra berlaga melawan atlet […]

  • Said Raih Predikat Penulis Artikel Terbaik FEBI di PBAK 2018

    Said Raih Predikat Penulis Artikel Terbaik FEBI di PBAK 2018

    • calendar_month Kam, 30 Agu 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 396
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Tidak hanya melibatkan mahasiswa baru (Maba) dalam mengkreasikan MoB dan Pompom saat Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), panitia PBAK juga memberi ruang bagi maba untuk unjuk gigi dalam hal menulis. Di puncak acara PBAK, panitia mengumumkan artikel terbaik dari masing-masing jurusan. Sebelumnya, panitia mewajibkan mahasiswa baru untuk membuat artikel sebagai salah satu tugas […]

  • Politik Pemerataan Ekonomi Ala Muhammad

    Politik Pemerataan Ekonomi Ala Muhammad

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Hasil rekapitulasi Badan Pusat Statistik (BPS) tentang pendapatan perkapita rakyat Indonesia telah mencapai rata-rata 4.000 dolar AS per tahun. Sementara hasil survei Bank Pembangunan Asia cukup mencengangkan dengan mengungkapkan bahwa gap tingkat kesejahteraan antara orang kaya dan miskin di negeri ini semakin kentara. Hal ini ditunjukan dengan catatan Bank Pembangunan Asia yang menyatakan bahwa jumlah […]

expand_less